Home / Peristiwa

Jumat, 30 Juli 2021 - 08:46 WIB

Naik Satu Peringkat, Sragen Raih Predikat KLA Kategori Madya

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (Foto: Diskominfo Sragen)

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (Foto: Diskominfo Sragen)

NYATANYA.COM, Sragen – Setelah lima kali berturut-turut meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, tahun ini Kabupaten Sragen kembali mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak dan berhasil naik satu peringkat menjadi kategori Madya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, usai hadiri acara penerimaan penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak yang diselenggarakan secara virtual di Ruang Command Center Kabupaten Sragen, Kamis (29/7/2021).

“Kita naik satu peringkat jadi Madya. Ini semua berkat teman-teman yang sudah berupaya memenuhi kebutuhan mulai dari administrasi sampai dengan perlengkapan. Penilaiannya rinci sekali. Terima kasih selakali untuk teman-teman,” ujar bupati dalam keterangan resminya.

Baca juga   Kodim 0726/Sukoharjo Kembali Lakukan Serbuan Vaksinasi

Sementara Ketua Gugus Tugas KLA Kabupaten Sragen, Zubaidi, menjelaskan kenaikan peringkat ini merupakan indikator bahwa Sragen sudah melakukan upaya agar hak-hak anak terpenuhi.

“Penilaian dari pusat bahwa apa yang kita lakukan selama ini terhadap pelayanan anak, hak-hak anak, Sragen sudah masuk ke strata yang lebih baik,” terangnya.

Ditambahkan, untuk saat ini semua kecamatan di Sragen sudah masuk dalam kategori layak anak, kemudian untuk desa dan kelurahan terdata baru 83 yang sudah layak anak. Meski demikian, pihaknya tetap bersyukur dan mengapresiasi kerja keras dari semua OPD yang terlibat.

Baca juga   Pasien Covid-19 Isoman di Desa Sabrang Rutin Dipantau Bidan Desa

“Alhamdulillah. Saya mengapresiasi kerja keras untuk semua OPD. Ini juga tidak luput dari kesadaran masyarakat. Sekarang kita sudah tidak ada iklan rokok, jadi hak anak kan juga terpenuhi. Lebih ditingkatkan lagi untuk semua OPD yang ada di desa dan juga kecamatan,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemkab Temanggung meminta pada pedagang dan pengunjung pasar tradisional agar ketat dalam menerapkan prokes dengan ketat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Ingat! Jangan ke Pasar Jika Sedang Sakit
(Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

Pemkot Yogya Buka Lowongan 930 Formasi CPNS dan PPPK
Tim Damkar Kota Yogyakarta membantu evakuasi mobil BPBD Kota Yogya yang terlibat kecelakaan. (Foto:nyatanya.com/@damkarjogja113)

Peristiwa

Iringi Ambulans Covid-19, Mobil BPBD Yogya Kecelakaan di Simpang Galeria
Pemulasaran jenazah mulai libatkan tim KTB. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

KTB Mulai Dilibatkan dalam Pemulasaran Jenazah
Gubernur DIY dan Wakil Gubernur melaksanakan syawalan secara virtual. Foto: nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

Gubernur DIY Gelar Halal-bihalal Secara Virtual
Heroe Poerwadi memimpin jamasan Pusaka Tombak Kyai Wijoyo Mukti. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Pemkot Yogya Gelar Prosesi Jamasan Pusaka Tombak Kyai Wijoyo
SMAN 1 Yogyakarta bersama Ikatan Dokter Keluarga Alumni Teladan Yogyakarta (KATY) menyelenggarakan kegiatan vaksinasi. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

SMA Teladan dan Ikatan Dokter Alumni Gelar Vaksinasi
PMI Kabupaten Semarang menerapkan model scan QR code saat pelaksanaan bulan dana PMI 2021. (Foto:Diskominfo Kab.Semarang)

Peristiwa

Bulan Dana PMI Terapkan Pembayaran Digital