Home / News

Senin, 12 Juli 2021 - 22:15 WIB

Naikkan Harga Obat Tak Wajar, Distributor Diburu Polisi

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Semarang)

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Semarang)

NYATANYA.COM, Semarang – Pemerintah Kota Semarang telah mengecek laporan naiknya harga obat-obatan di sejumlah apotek di Kota Lumpia ini. Dari pemantauan yang dilakukan di lapangan, naiknya harga berasal dari distributor yang mematok harga tinggi.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengungkapkan, temuan itu diungkapkan setelah mengonfirmasi para pelaku usaha apotek. Dimana diakui, para distributor obat sudah lebih dulu mematok dengan harga yang relatif tinggi dari biasanya.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat Kota Semarang yang terbuka memberikan informasi terkait kesulitan dalam mendapatkan obat dengan harga yang terjangkau dan sesuai. Dan kami telah mendatangi apotek-apotek untuk mengumpulkan data untuk Kepolisian dan Kejaksaan dapat melakukan penindakan,” tuturnya disela meninjau sentra vaksinasi di Kantor Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Kamis (8/7/2021).

Baca juga   Jazz Syuhada “Sayuk Rukun”, Bebarengan Merajut Kebersamaan Tanpa Perbedaan

Pemkot Semarang, lanjutnya, berkoordinasi dengan Kepala Polrestabes Semarang, Irwan Anwar dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Transiswara Adhi untuk memburu distributor obat nakal. Tindakan yang mengambil keuntungan semena-mena akan ditindak secara hukum.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota, menerangkan tim penertiban harga obat di Kota Semarang bergerak untuk menormalkan kembali harga obat.

“Tim hari ini sudah bergerak melakukan pemantauan sekaligus pembinaan, baik di tingkat Apotek maupun distributor. Pada intinya upaya penertiban harga obat sekarang sedang berproses,” kata dia.

Baca juga   Presiden Dorong Koruptor Dijerat Dua Aturan Ini

Dia juga tegas menyatakan, akan menindak pihak-pihak yang terbukti melanggar ketentuan harga eceran tertinggi (HET) dalam menjual obat-obatan. Ancamannya ditindak sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku. Untuk itu Pemerintah Kota Semarang menyerahkan sepenuhnya pada Kepolisian dan Kejaksaan.

“Kita sudah ingatkan melalui upaya pembinaan, tapi kalau masih ada yang membandel ya ini ada di ranah hukum ya, karena pasalnya ada itu. Jadi ini menjadi kewenangan kawan – kawan di Kepolisian dan Kejaksaan,” bebernya. (*)

Share :

Baca Juga

Presiden Jokowi. Foto: BPMI Setpres

News

Soal Kasus Brigadir J, Presiden: Usut Tuntas Tanpa Keraguan
Ganjar Pranowo saat rapat penanganan Covid-19 dengan Kabupaten/ Kota se-Jawa Tengah secara daring. (Foto: Humas Jateng)

News

Tren Covid-19 Membaik, Ganjar Sampaikan Apresiasi kepada Kabupaten/ Kota
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menghentikan aksi satu kapal ikan asing pencuri ikan berbendera Malaysia, yang beroperasi di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 571 Selat Malaka. (Foto: Humas KKP)

News

KKP Gagalkan Aksi Kapal Ikan Ilegal Berbendera Malaysia di Selat Malaka
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Kasus Posititif Covid-19 DIY Tambah 1.862, Sembuh 1.125 Kasus
Sejak 30 Agustus 2022, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta memberlakukan arus lalu lintas satu arah ke selatan di Jalan Gambiran. Mulai dari simpang SPBU Gambiran sampai ujung tembus di simpang tiga Jalan Pramuka. Foto: Humas Pemkot Yogya

News

Jadi Satu Arah, Jalan Gambiran Tidak Boleh untuk Parkir On Street
Ilustrasi pergerakan kendaraan di jalan tol. Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan ada kemungkinan waktu penerapan sistem satu arah (one way) di ruas jalan tol diperpanjang guna mencegah kepadatan arus lalu lintas pada puncak arus balik mudik Lebaran 2022. (Foto: Agoes Jumianto)

News

Arus Balik Melonjak, One Way Jalan Tol Diperpanjang
Ririek Adriansyah. Foto: Ist

News

Dinilai Cacat Hukum, Pengangkatan Ririek Adriansyah Jadi Presdir PT Telkom Digugat
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/YU

News

Foto: Istiqlal Kembali Gelar Buka Puasa Bersama