Home / Peristiwa

Rabu, 4 Agustus 2021 - 15:06 WIB

Nanas Benggolo, Jadi Andalan Komoditas Desa Kembanglimus

Nanas Benggolo sudah menjadi komoditas andalan Desa Kembanglimus Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Nanas Benggolo sudah menjadi komoditas andalan Desa Kembanglimus Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Candi Borobudur di Kabupaten Magelang tidak hanya sebagai wisata warisan dunia saja namun juga memiliki potensi alam indah nan subur yang bisa mensejahterakan masyarakatnya.

Salah satu yang kini jadi andalan adalah Nanas Benggolo. Buah nanas yang memiliki ukuran tak lazim sebesar bola alias jumbo. Rasanya manis dan lembut sehingga banyak diminati konsumen.

Nanas Benggolo adalah varietas lokal yang dikembangkan masyarakat di Dusun Bumen Desa Kembanglimus Kabupaten Magelang.

“Nanas lokal sini. Dahulu banyak tumbuh liar terus dibudidayakan,” kata salah satu petani nanas Benggolo, Wardi yang ditemui pekan ini.

Menurut Wardi, dahulu buah nanas ini hanya tumbuh seadanya di pekarangan warga. Kemudian pada 2016 tanaman tropis ini mulai intens dikembangkan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Makmur Desa Kembanglimus.

Diungkapkan Wardi, bentuk buah nanas Benggolo tidak berbeda dengan buah nanas pada umumnya, yakni memiliki bintik mata duri pada kulit serta kepala mahkota. Dari segi ukuran, jika nanas biasa berat maksimal hanya kisaran 1kg, maka nanas Benggolo dapat mencapai 4-7kg/ buahnya.

Baca juga   Antisipasi Varian Mu, Ganjar Beli "Whole Genome Sequencing"

Di samping unggul dalam berat, nanas Benggolo juga memiliki aroma wangi dengan rasa lebih manis.

“Ukurannya dibanding dengan nanas yang lain jauh. Berat per buah minimal 4 kg dan paling besar bisa mencapai bobot 7 kg. Itu dipanen dari per pohon,” ungkapnya.

Saat musim kemarau buah nanas Benggolo akan lebih terasa manis dan kandungan air lebih sedikit.

Untuk saat ini demplot nanas Benggolo tersebar di sejumlah lokasi di Desa Kembanglimus. Semua pohon nanas Benggolo mendapat perlakuan khusus dalam segi perawatan seperti pemupukan rutin, mengatur jarak tanam, serta yang paling penting adalah pemilihan bibit yang tepat.

Baca juga   Terkonfirmasi Covid-19 di Magelang Tinggal 98 Orang

Dengan harga jual Rp 12,500/kg permintaan pasar terhadap nanas Benggolo sangat tinggi hingga hasil panen saat ini tidak mencukupi.

Ditemui terpisah, Kepala Desa Kembanglimus Soetji Arimbi mengungkapkan, untuk saat ini pihaknya tengah fokus pengembangan Budi daya anakan nanas Benggolo untuk meningkatkan ekonomi masyarakat tingkat dusun. Terdapat 672 Kepala Keluarga (KK) yang nantinya terlibat dalam Budi daya utama nanas Benggolo.

“Selain memanfaatkan tanah kas desa, Gapoktan Sumber Makmur bersama perangkat desa jalankan program per KK menanam minimal 2 pohon nanas,” ucap Soetji.

Selain nanas Benggolo, pemerintah Desa Kembanglimus juga mengembangkan jeruk tanpa biji dari kerja sama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang dan Universitas Tidar Negeri Magelang.

Kedua buah itu menjadi komoditas andalan untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional dan meningkatkan ekonomi masyarakat Kembanglimus. (*)

Share :

Baca Juga

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta melakukan monitoring dalam memilah limbah medis. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Limbah Medis Covid-19 Jadi Perhatian Khusus DLH Kota Yogya
Sosialisasi Pemotongan dan Pengawasan Hewan Kurban Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Cegah Klaster Baru, Penyembelihan Hewan Kurban Harus Taat Prokes
(Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

Hari Keempat PPKM Darurat, Walikota Yogya Sidak ke Pasar Kranggan
Gubernur Ganjar Pranowo saat mengunjungi RS di Banjarnegara. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

BOR RS Banjarnegara Tinggi, Ini Pesan Ganjar
Bupati Magelang Zaenal Arifin sangat mengapresiasi kinerja AKBP Ronald Ardiyanto Purba saat menjabat sebagai Kapolres Magelang. (Foto:Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Bupati Apresiasi Kinerja Kapolres Ronald Selama Bertugas di Magelang
Wakil Bupati Bantul Joko B. Purnomo (kedua dari kanan) bersama Lurah Guwosari usai menerima penghargaan Juara I dalam Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Tahun 2021. (Foto: Humas Bantul)

Peristiwa

Kalurahan Guwosari Wakili DIY ke Lomba Desa Tingkat Nasional
Bakti sosial mewarnai peringatan HUT ke-52 Bank Bapas 69. (Foto:Humas/beritamagelang)

Peristiwa

HUT ke-52, Bank Bapas 69 Gelar Bakti Sosial
Ulang tahun di hari Kemerdekaan RI, Atlas mendapat berkah hadiah sepeda motor dari Ganjar Pranowo. (Foto:Humas Jateng)

Peristiwa

Ultah di Hari Kemerdekaan, Pasien Covid-19 Ini Dapat Motor dari Ganjar