Home / Panggung

Sabtu, 20 November 2021 - 19:51 WIB

Ngayogjazz 2021, Kemeriahan di Tengah Kewaspadaan

Penampilan Noto dan Swingayogya di Panggung Bregas Ngayogjazz 2021 “Tetep Ngejazz Lan Waspada”. (Foto: Agoes Jumianto)

Penampilan Noto dan Swingayogya di Panggung Bregas Ngayogjazz 2021 “Tetep Ngejazz Lan Waspada”. (Foto: Agoes Jumianto)

NYATANYA.COM, Sleman – Pentas musik jazz berbaju Ngayogjazz senantiasa dinantikan oleh masyarakat musik bukan saja di Yogyakarta tetapi juga dari berbagai kota di Tanah Air.

Demikian pula yang digelar tahun ini di dusun Karang Tanjung, Desa Pandowoharjo, Ngaglik Sleman. Bukan saja menampilkan band dan kelompok musik lokal tetapi juga sederet musisi dari berbagai kota, dan tetap menyajikan suguhan menarik.

Sebagaimana gelaran yang mengusung tajuk “Tetep Ngejazz Lan Waspada” dalam tiga panggung pertunjukan bernama Panggung Bregas, Panggung Waras, dan Panggung Saras.

Nama yang sengaja diambil untuk menyikapi kondisi pandemi Covid-19, sebagaimana tajuk gelaran Ngayogjazz 2021. Dan karena alasan pandemi itu jugalah, acara yang awalnya disiapkan secara hybrid, alias bisa ditonton terbatas dan juga secara online pun akhirnya digelar luring.

Pengumuman pembatalan bahwa Ngayogjazz 2021 bisa ditonton secara fisik memang terkesan mendadak. H-1 atau Jumat (19/11/2021) malam melalui pernyataan resminya, panitia mengumumkan pembatalan itu.

Potret kemeriahan Ngayogjazz 2021 di tengah kewaspadaan. (Foto: Agoes Jumianto)

“Melalui pernyataan resmi ini kami ingin memberitahukan kabar terbaru kepada sedulur jazz, bahwa Ngayogjazz 2021 dengan berat hati tidak memungkinkan untuk dikunjungi langsung secara fisik oleh penonton,” demikian bunyi pernyataan resmi penyelenggara yang dikirim ke media.

Baca juga   Kampung Rejowinangun Masuk 50 Desa Wisata Terbaik ADWI 2021

Namun demikian Ngayogjazz 2021 tetap terselenggara secara daring melalui website ngayogjazz.com. Keputusan ini diambil oleh panitia penyelenggara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terkait dengan kesehatan masyarakat, khususnya pengunjung dan warga desa di masa pandemi ini.

Ngayogjazz 2021 memang kemudian memilih ‘waspada’, sehingga pertunjukan di tengah dusun Karang Tanjung itu pun akhirnya hanya bisa ditonton secara langsung dan terbatas hanya untuk undangan khusus dan media.

Seperti dipantau nyatanya.com, Sabtu (20/11/2021) sore tadi, meski ditonton terbatas, atmosfir kemeriahannya tetap terasa. Dusun Karang Tanjung yang biasanya lengang, berubah hingar bingar dan meriah.

Penampilan Jogja Blues Forum di Panggung Saras Ngayogjazz 2021 “Tetep Ngejazz Lan Waspada”. (Foto: Agoes Jumianto)

Pertunjukan di panggung Bregas, menandai dibukanya gelaran Ngayogjazz 2021 dengan penampilan Noto dan Swingayogya, disusul Watyujago Kwartet (TreJazzCom Trenggalek) dan YK Samarinda.

Di panggung yang sama penampilan dilanjutkan oleh Fjazzc-Saxunity (Fusion Jazz Community Surabaya), Nita Arrtsen & Jogja Team, serta Kua Enika dan Peni Candra Rini, pun Krakatau Ethno.

Lusy Laksita, Hendro Plered, Bambang Gundul, dan Gepenk Kesana Kemari menjadi pranata adicara alias MC di panggung ini.

Sementara di Panggung Waras, yang dipandu Alit Jabang Bayi,Putri Manjo, Fira Sasmita, dan Diwa Hutomo dibuka penampilan Cokekan, Satria Quartett (Jes Udu Purwokerto), Seconda Volta (Komunitas Jazz Jogja), Aditya Ong Quartet, Java Five (Komunitas Jazz Ngisoringin Semarang), MLDJazzProject, Mario Zwinkle and Joyosudarmos, The Aliansi Skajazz Ansamble, serta Balawan & Brayat Endah Laras.

Baca juga   Penyandang Disabilitas Ikuti Vaksinasi di Taman Pintar

Tak kalah meriah Panggung Saras yang menampilkan aksi panggung Palembang Jazz Community, Devano Gabriel (Balikpapan Jazz Lovers), Magelang Jazz Community, Blue Batik Replica New Generations (Pekalongan Jazz Society), 3&4 Mrs Holdingsky (Komunitas Jazz Ponorogo “Jazztilan”), Frau, Alfado Jacob Trio (Solo Jazz Society, Titisari Tahu Isi (Komunitas Jazz Jogja), Seterusunyi, Peemaï (Prancis), Jogja Blues Forum, dan Papua Original.

Laju pertunjukan di Panggung Saras yang dipandu MC GundhiSsos, Santi Zaidan, dan Anggian Hida ini juga diwarnai launching hasil workshop dan Reriungan Komintas Jazz Nusantara, yang menambah warna kemeriahan panggung ini.

Sampai berita ini diturunkan, Ngayogjazz 2021 “Tetep Ngejazz Lan Waspada” masih berlangsung dengan kemeriahan di tengah kewaspadaan (Covid-19) itu masih berlangsung.

Jika menilik susunan acara yang diterima media, pertunjukan Ngayogjazz 2021 “Tetep Ngejazz Lan Waspada” akan ditutup pada pukul 22.00 WIB, dimana seremonial penutupannya dilakukan di panggung utama, Panggung Bregas.

(Aja)

Share :

Baca Juga

Pengunjung pameran seni rupa “Roots < > Routes” Biennale Jogja XVI Equator #6 2021. (Foto: Dokumentasi Yayasan Biennale Yogyakarta)

Panggung

Ragam Tema Pameran Seni Rupa Biennale Jogja XVI Equator #6 2021
Pameran seni rupa wayang bertajuk "Kita adalah Wayang" diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Wayang Nasional yang jatuh pada 7 November. (Foto: Angkasa Pura 1)

Panggung

Pameran Seni Rupa “Kita Adalah Wayang” Digelar di Bandara YIA
(Ilustrasi: nyatanya.com)

Panggung

Kundha Kabudayan Gelar Lomba Penulisan Naskah Drama Sejarah
Angklung Mendunia 2021 yang dilaksanakan secara online dan offline mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai Pagelaran Angklung secara Hybrid Dengan Peserta Terbanyak Dari Manca Negara. (Foto: Puspen TNI)

Panggung

Angklung Mendunia 2021 Pecahkan Rekor MURI
Nurbaya diperankan oleh Arawinda Kirana. (Foto: nyatanya.com/Instagram Indonesia Kaya)

Panggung

Indonesia Kaya Garap Serial Musikal Siti Nurbaya
The Dance Company. (nyatanya.com/nagaswara)

Panggung

The Dance Company Rilis Single ‘Ayo Kawin!’
Kantor Badan Penghubung Daerah DIY menggelar Drama Menak dengan lakon Putri Kaelani di anjungan DIY Taman Mini Indonesia Indah. (Foto: Humas Pemda DIY)

Panggung

Gandeng Sanggar Surya Kirana, Kantor Badan Penghubung Daerah DIY Gelar Drama Menak di TMII
Pawai pembukaan gelaran Ngayogjazz 2021 "Tetep Ngejazz Lan Waspada". (Foto: Dokumentasi Ngayogjazz 2021)

Panggung

Semangat Ngayogjazz yang Diwariskan Djaduk Ferianto Harus Terus Dihidupi