Home / Gayahidup

Selasa, 14 Desember 2021 - 11:44 WIB

Nikmatnya Wedangan Sambil Kunyah Gula Jawa di Gubug Kopi Borobudur

Agus mempraktekkan cara memasak gula Jawa. Kearifan lokal yang mengandung nilai-nilai luhur peradaban sudah selayaknya dijaga konsistensinya sebagai ciri khas suatu daerah. Salah satunya adalah cara minum kopi maupun teh dengan mengunyah gula Jawa. (Foto: humas/beritamagelang)

Agus mempraktekkan cara memasak gula Jawa. Kearifan lokal yang mengandung nilai-nilai luhur peradaban sudah selayaknya dijaga konsistensinya sebagai ciri khas suatu daerah. Salah satunya adalah cara minum kopi maupun teh dengan mengunyah gula Jawa. (Foto: humas/beritamagelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Kearifan lokal yang mengandung nilai-nilai luhur peradaban sudah selayaknya dijaga konsistensinya sebagai ciri khas suatu daerah.

Banyak sekali kegiatan tradisi maupun kebiasaan masyarakat yang dilakukan secara turun-temurun masih terus dilestarikan bahkan dikembangkan. Salah satunya adalah cara minum kopi maupun teh dengan mengunyah gula Jawa.

“Tradisi minum kopi maupun teh dengan cara mengunyah gula Jawa ini masih terus kami lestarikan dan kami lakukan hingga sekarang,” kata Agus, Pemilik Gubug Kopi Borobudur, Senin (13/12/2021).

Menurutnya tradisi itu sudah ia dapatkan dari keturunan keluarga sejak dulu. Sehingga kemudian dirinya membuat ide untuk mengemas tradisi tersebut sebagai paket wisata.

Karena dengan begitu, menurut Agus, akan dapat lebih mengenalkan tradisi tersebut kepada orang lain dan menambah pundi-pundi pemasukan untuk keluarganya bahkan masyarakat di sekitarnya.

“Untuk melestarikan salah satu caranya adalah dengan kita mengenalkan. Dengan banyak orang yang kenal dengan tradisi tersebut maka secara otomatis nilai pelestarian tersebut sudah kita lakukan,” lanjutnya.

Baca juga   Indosat Ooredoo Operasikan Jaringan 5 G Pertama di Kota Solo

Sehingga di tahun 2018 awal, dirinya membangun Gubug Kopi Borobudur bersama keluarganya di Dusun Sendaren 1 Desa Karangrejo Kecamatan Borobudur. Dengan cara itu, Agus mengaku dapat memberikan penghasilan tambahan untuk keluarga dan masyarakat sekitar.

“Banyak yang kemudian mendapatkan rezeki dari tempat ini. Mulai dari angkutan wisata seperti VW, dan masyarakat sekitar. Karena selain kami ajarkan cara minum kopi dan teh sesuai tradisi kami, pengunjung juga kami perlihatkan cara membuat gula Jawa murni, selain itu oleh-oleh juga ada di sini yang dibuat oleh masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Bahkan wisatawan mancanegara juga banyak yang sudah berkunjung ke tempatnya seperti dari Swiss, Belanda, Jepang, China. Agus mengatakan wisatawan tidak diharuskan membeli produk gula Jawa di tempatnya. Namun sebagian besar wisatawan pasti akan membeli oleh-oleh berupa gula Jawa.

Baca juga   Wali Kota Magelang Dorong Sektor Pariwisata Jadi Penyumbang Terbesar PAD

“Karena berawal dari niat melestarikan tradisi, maka wisatawan yang datang ke tempat kami tidak harus membeli produk di sini. Mereka datang dan tahu tradisi kami saja itu sudah membanggakan bagi kami,” ungkapnya.

Agus yang berprofesi awal sebagai Tour Guide, berharap di daerah lain juga dapat mengembangkan nilai-nilai tradisi sebagai kekayaan daerah menjadi potensi pariwisata. Sehingga masyarakat akan dengan senang dan semangat turut melestarikannya.

Millo, wisatawan asal Swiss yang kebetulan hari itu berkunjung ke Gubug Kopi Borobudur mengatakan minum kopi dengan mengunyah gula Jawa merupakan sesuatu yang luar biasa dan menarik.

“Ini sangat mengagumkan, baru kali ini saya minum kopi dengan cara seperti ini,” katanya.

Suasana di Gubug Kopi Borobudur, kata Millo, menjadikannya rindu dengan suasana pedesaan. Karena suasana seperti itu membuat nyaman dan ingin kembali datang.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

DAMRI kini menghadirkan layanan Royal Class bagi pelanggan. Hal tersebut dilakukan perusahaan sebagai upaya dalam peningkatan layanan, kemudahan, kenyamanan serta konektivitas transportasi darat bagi pelanggan. (Foto: DAMRI)

Gayahidup

Layani Jakarta – Surabaya, DAMRI Hadirkan Royal Class Bus
Samsung Galaxy M62. Foto:nyatanya.com/Dok.Samsung Electronics Indonesia

Gayahidup

Samsung Galaxy M62 Hadir dengan Baterai Super Besar
Xiaomi Mi 11 Lite super tipis. (Foto:nyatanya.com/Xiaomi Indonesia)

Gayahidup

Smartphone Anyar Super Tipis Xiaomi Mi 11 Lite
Samsung Galaxy A52 yang tahan air. (Foto:nyatanya.com/Samsung Electronics Indonesia)

Gayahidup

HP Tahan Air Samsung Galaxy A52
Vivo V21. Foto:nyatanya.com/Vivo Indonesia

Gayahidup

Vivo Indonesia Resmi Pasarkan Vivo V21

Gayahidup

Libra, Banyak Orang Akan Tertarik Karena Kecerdasanmu

Gayahidup

Aries, Hal-hal Kecil Akan Membuatmu Frustrasi Hari Ini

Gayahidup

Virgo, Perasaan Santaimu Akan Mempengaruhi Lingkungan Sekitar