Home / News

Selasa, 17 Agustus 2021 - 23:46 WIB

Nyatakan Sikap Melawan Segala Tindak Intimidasi dan Teror, Warga Wadas Gelar Aksi Solidaritas

Warga Wadas, Bener, Purworejo pendukung proyek nasional Bendungan Bener gelar aksi bentuk perlawanan atas tindakan teror yang diterimanya.  (Foto: dokumentasi LBH Nyi Ageng Serang)

Warga Wadas, Bener, Purworejo pendukung proyek nasional Bendungan Bener gelar aksi bentuk perlawanan atas tindakan teror yang diterimanya. (Foto: dokumentasi LBH Nyi Ageng Serang)

NYATANYA.COM, Semarang – Sebanyak 96 warga Wadas, Bener, Purworejo pendukung  proyek Mega Nasional berupa pembangunan Bendungan Bener yang mendapatkan intimidasi, tekanan, teror disertai ancaman membahayakan keselamatan jiwanya yang dilakukan oleh warga penolak proyek tersebut, Senin (16/8/2021) pagi melakukan aksi damai di depan Kantor Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang.

Aksi turun ke jalan sembari membentangkan beragam poster dan spanduk bertuliskan kalimat-kalimat bernada imbauan dan permohonan perlindungan kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum atas berbagai tindak sewenang-wenang, arogan dan dholim yang diterima warga Wadas pendukung pemerintah yang dilakukan oleh warga penolak proyek bendungan.

Dijelaskan oleh Danang selaku koordinator aksi, bahwa aksi ini sebagai wujud dan bentuk nyata perlawanan warga Wadas pendukung proyek pemerintah akibat 2 tahun lebih menerima beragam tindak pelanggaran yang dinilainya sangat brutal.

Baca juga   Rp1,2 M Pagu Anggaran 9 Parpol di Purbalingga Diserahkan

“Hari ini bertepatan dengan digelarnya sidang gugatan yang dilayangkan kepada Gubernur Ganjar Pranowo oleh warga penolak proyek Bendungan Bener yang tergabung dalam wadah komunitas GEMPADEWA, kami melakukan aksi damai, aksi solidaritas untuk menyatakan sikap melawan segala bentuk penindasan dan perampasan hak terhadap warga Wadas yang mendukung pemerintah. Cukup lama warga Wadas diancam, diteror, diintimidasi dengan tujuan agar mengurungkan niat dan keputusannya mendukung proyek bendungan. Sekali lagi, hari ini kami akan bersatu untuk tidak akan tinggal diam dan akan melawan,” terang Danang.

Aksi yang digelar tersebut mampu menarik perhatian masyarakat Semarang yang secara kebetulan melintas di ruas jalan depan Kantor PTUN Semarang. Dalam orasi sejumlah warga peserta aksi menyuarakan dan menyampaikan kemirisan hatinya akibat banyak ragam tindakan kriminal yang diterimanya selama kurun waktu 2 tahun lebih.

Baca juga   Lapas di Jateng Bakal Jadi Kantong Plasma Konvalesen

“Rumah kami dilempari. Warga yang masih tetap mendukung proyek bendungan dan yang masih nekat mengukur tanah pekarangannya sendiri agar segera dilakukan pembebasan tanah diancam-ancam. Mulai hari ini kami bersatu untuk melawan,” kata salah satu peserta aksi dalam orasinya.

Sebelum aksi diakhiri, peserta aksi menyampaikan poin-poin tuntutan diantaranya meminta pemerintah melalui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk segera menyelesaikan proses pembangunan proyek Bendungan Bener.

Mereka juga meminta kepada aparat kepolisian dan TNI agar memberikan pendampingan kepada warga mengukur tanah pekarangannya sendiri. Kemudian memohon kepada pemerintah segera dilakukan pengukuran tanah disertai pembebasan tanahnya. Lalu meminta aparat penegak hukum untuk menangkap dan memberikan sanksi hukum terhadap pelaku pengancaman, intimidasi dan teror sebagai bentuk unsur jera.  (N2)

Share :

Baca Juga

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa saat pengukuhan kader Pancasila. Foto: nyatanya.com/Humas Sleman

News

30 Kader di Sleman Diharapkan Hidupkan Pancasila di Masyarakat
(ilustrasi: nyatanya.com)

News

Kasus Covid-19 di Magelang Tambah 410, Sembuh 266 Orang
Ilustrasi Tugu Yogyakarta. (Foto: Agoes Jumianto)

News

Percepat Vaksinasi, Sri Sultan Minta Jatah Vaksin Ditambah
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan jajarannya saat jumpa pers. (Foto: Diskominfo Pemalang)

News

Pemalang Level 2, Bupati Imbau Masyarakat Tetap Patuhi 3M
Terhitung Rabu (1/9/2021), pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas dan bertahap di Kabupaten Kebumen dimulai. (Foto: Diskominfo Kebumen)

News

Turun Level 3, PTM di Kebumen Dimulai secara Bertahap
(Ilustrasi/nyatanya.com)

News

Hari Ini 780 Orang Positif Covid-19 di DIY Sembuh
Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan Wakil Gubernur KGPAA Paku Alm X. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Jatah Oksigen DIY Ditambah 47,6 Ton Setiap Hari
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Duta Besar Denmark untuk Indonesia Lars Bo Larsen. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

News

Denmark Dukung Pemulihan Ekonomi Semarang Usai Kasus Covid-19 Turun