Home / Peristiwa

Kamis, 1 Juli 2021 - 10:49 WIB

Nyawa Terancam Karena Dukung Pembangunan Bendungan Bener, Warga Wadas Wadul Gubernur Ganjar

Warga Wadas, Bener, Purworejo menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Jateng meminta perlindungan atas terancam keselamatannya karena mendukung pembangunan proyek Bendungan Bener.   (Foto : nyatanya.com/ahmad zain

Warga Wadas, Bener, Purworejo menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Jateng meminta perlindungan atas terancam keselamatannya karena mendukung pembangunan proyek Bendungan Bener. (Foto : nyatanya.com/ahmad zain

NYATANYA.COM, Semarang – Lebih dari 40 warga masyarakat Desa Wadas, Bener, Purworejo, Rabu (30/6/2021) menggelar aksi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) dengan tujuan ingin bertemu sekaligus menyampaikan keluh kesah terkait pembangunan proyek nasional Bendungan Bener yang berada di wilayah mereka.

Menurut sejumlah warga yang turut serta dalam aksi tersebut, aksi yang dilakukannya dengan membentangkan spanduk maupun poster-poster dengan tulisan bernada harapan serta sambatan kepada pemerintah melalui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo adalah ingin meminta perlindungan atas banyaknya peristiwa maupun kejadian kekerasan yang menimpa warga, utamanya mereka yang mendukung dilaksanakannya proyek Bendungan Bener tersebut.

“Kami warga Desa Wadas, bener, Purworejo secara mayoritas mendukung penuh atas program pembangunan Bendungan Bener. Menurut kami bendungan itu memberikan banyak manfaat positif bagi masyarakat Wadas di masa datang. Namun, dukungan yang kami berikan justru mendapat beragam intervensi, tekanan, intimidasi dan ancaman yang membahayakan bagi keselamatan warga. Untuk itu, kami ingin bertemu Gubernur Bapak Ganjar untuk menyampaikan uneg-uneg, keluh kesah serta mohon perlindungan,” terang Slamet salah satu warga yang turut juga menerima ancaman dari kelompok-kelompok orang tak dikenal.

Ditambahkannya pula, bahwa melalui aksi damai di depan Kantor Gebernur Jateng itu warga yang telah menyetujui  dibangunnya proyek Bendungan Bener dan telah pula menyetujui pembebasan tanah berharap kepada pemerintah untuk segera melakukan pematokan tanah, sehingga proses pembayaran ganti untung cepat pula diselesaikan.

Baca juga   Pagi Ini Gunung Merapi 2 Kali Luncurkan Awan Panas

“Kami ingin pemerintah cepat melakukan pengukuran disertai pematokan tanah kami. Dengan demikian segera dilakukan proses pembebasan tanah secara menyeluruh. Terpenting lagi warga yang sudah menyetujui tidak lagi mendapat ancaman dan tekanan dari kelompok-kelompok yang kontra (tidak setuju) atas pembangunan proyek bendungan,” sambung Slamet.

Aksi yang digelar selama 1 jam itu mendapat perhatian sejumlah kalangan, khususnya masyarakat Semarang yang kebetulan melintas di depan Kantor Gubernur Jateng di Jalan Pahlawan Semarang.  Mereka kemudian menghadap Gubernur Jawa Tengah melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Sekda Dra Peni Rahayu M.Si yang menerima audensi perwakilan warga Wadas tersebut.

Sebanyak 4 orang perwakilan warga didampingi Pusat Lembaga Bantuan Hukum Nyi Ageng Serang, masing-masing Danang SH dan Krisna SH, warga ditemui Sekda Jateng menyampaikan seluruh permasalahan yang dihadapi sekaligus menyerahkan Petisi dari masyarakat Wadas yang menyatakan persetujuannya atas program proyek pembangunan Bendungan Wadas.

“Warga Wadas dan sekitarnya masyoritas mendukung pembangunan bendungan itu, dan Petisi yang ditandangani warga sebagai fakta dan bukti nyata atas bentuk dukungan itu kami serahkan kepada Gubernur Jateng melalui Sekda Propinsi Jateng dengan tujuan agar proses pembangunan bendungan segera dilaksanaknan dengan dilakukannya pengukuran diserta pematokan tanah untuk pembebasan tanah,” terang Krisna.

Baca juga   Buka Pameran “Living in Heritage”, Gibran: Batik Harus Berkembang

Sementara, Sekda Propinsi Jateng Prasetyo Aribowo usai menerima audensi warga Wadas menyampaikan kepada awak media, bahwa Pemda Jateng akan segera menindaklanjuti atas problem dan konflik yang terjadi di wilayah Wadas serta beberapa desa lainnya di wilayah Bener, Purworejo. Dirinya menyampaikan rasa prihatinnya atas adanya tindakan sekelompok orang yang melakukan tekanan, inimidasi disertai ancaman kepada masyarakat yang menyetujui program pemerintah tersebut.

“Sesuai saran dari Gubernur Jateng, kami akan segera menindaklanjuti aduan warga Wadas ini dengan cepat berkoordinasi dengan sejumlah intansi untuk segera tutun ke lapangan. Demikian halnya berkoordinasi dengan apar penegak hukum, khususnya Polda Jateng dan Polres Purworejo terkait adanya tindak kriminal yang menimpa warga Wadas yang mendukung pemerintah,” urai Prasetyo.

Menurutnya, tindakan-tindakan sekelompok orang yang mengancam warga Wadas karena telah mendukung dan menyetujui program pemerintah  sangat tidak dibenarkan dan  merupakan tindak pelanggaran hukum dan dapat diberikan sanksi hukum pula.   (N2)

Share :

Baca Juga

Azka Yahdiyani Putri, pemuda pelopor bidang agama, sosial, budaya menerima tim fact finding dari Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) RI di Kantor Kemantren Tegalrejo. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Pemuda Pelopor Kota Yogyakarta Ikuti Fact Finding Tingkat Nasional
Ilustrasi Pemprov terus dorong siswa di Jateng lakukan vaksin. Gubernur Ganjar Pranowo dalam sebuah kesempatan meninjau pelaksanaan vaksin untuk anak sekolah. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Pemprov Jateng Dorong Siswa Jalani Vaksinasi
Desa Sendang Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri berhasil menyabet peringkat terbaik pertama Nasional dalam Anugerah Apresiasi Implementasi Pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik di Desa. (Foto:Diskominfo Wonogiri)

Peristiwa

Desa Sendang Terbaik Nasional Keterbukaan Informasi Publik Desa
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo secara simbolis menyerahkan bantuan kepada anak yatim piatu korban Covid-19. (Foto:Humas Sleman)

Peristiwa

Kemensos Serahkan Bantuan Nutrisi untuk Anak Korban Covid-19 di Sleman
Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

Peristiwa

DIY Raih 3 Kategori Penghargaan BKN Award 2021
Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun menyerahkan bantuan ponsel tersebut kepada anak-anak di Mako Polres Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Polres Magelang Salurkan Bantuan Ponsel untuk Anak Yatim Piatu Covid-19
Ketua Dekranasda Wonosobo, Dyah Afif Nurhidayat, menjelaskan, hak kekayaan intelektual. (Foto: Diskominfo Wonosobo)

Peristiwa

Perajin Batik Didorong Patenkan Merek Dagang Lewat HKI
Ganjar Pranowo cek ketersediaan oksigen. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Sidak Depo Oksigen di Demak, Ganjar Pastikan Stok Aman dan Harga Tidak Naik