Home / Peristiwa

Rabu, 27 Juli 2022 - 14:25 WIB

Ombak Tinggi, BPBD Jateng Imbau Nelayan Pesisir Pantai Selatan Tak Melaut

Foto: Diskominfo Jateng

Foto: Diskominfo Jateng

NYATANYA.COM, Semarang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mengimbau nelayan, terutama di pesisir pantai selatan, agar tidak melaut. Pasalnya, diperkirakan gelombang tinggi terjadi hingga beberapa hari ke depan.

Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Darurat BPBD Jawa Tengah Diki Rulli Perkasa mengatakan, menurut informasi peringatan dini oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gelombang laut sangat tinggi berkisar antara empat sampai enam meter berpotensi terjadi di pesisir selatan Pulau Jawa bagian tengah, barat, dan timur, terhitung sejak Selasa (26/7/2022) hingga Rabu (27/7/2022).

Baca juga   Banjir Terjang Jember, 200 Warga di Empat Kecamatan Mengungsi

Wilayah perairan yang berpotensi terjadi gelombang tinggi itu meliputi perairan pesisir selatan. Di Jawa Tengah yaitu Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya mengimbau agar nelayan tidak melaut, mengingat tingginya gelombang laut.

“Karena gelombang laut tinggi, ya (sebaiknya) tidak melaut. Tapi hendaknya, nasib nelayan bisa diperhatikan,” kata Diki, Selasa (26/7/2022).

Menurutnya, BPBD Jateng juga mengharapkan peran Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) daerah masing-masing, untuk menyikapi nelayan yang tidak melaut. Terutama, ikut memikirkan nasib mereka.

Baca juga   PT BPR Syariah BDW jadi Lembaga Keuangan Penerima Wakaf Tunai

“Masing-masing daerah punya kearifan lokal, punya kebiasaan bagaimana mereka menyikapi nelayan yang sedang tidak melaut,” imbuh dia.

Mengingat nelayan yang tidak melaut akan berdampak pada nihilnya pemasukan, lanjut Diki, maka idealnya CSR perusahaan hingga OPD yang menangani nasib nelayan, dapat memberikan kegiatan padat karya.

“Saat ada paceklik, hendaknya ada perhatian dalam bentuk kegiatan, seperti halnya, padat karya berupa pemberian ketrampilan. Sehingga mereka bisa memiliki kegiatan, dan nantinya bisa menjadi pemasukan mereka,” ujarnya.

(Ak/Ul/N1)

Share :

Baca Juga

Sekda Jawa Tengah, Sumarno. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Wujudkan Generasi Emas 2045, Pemprov Jateng Gencarkan Program Cegah Stunting
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen kembali donor darah plasma konvalesen. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Gus Yasin Apresiasi, Pendonor Plasma Konvalesen Meningkat
Cakupan vaksinasi Covid-19 di Pekalongan telah mencapai 105.664 orang. Jumlah tersebut setara dengan 44,44 persen populasi sasaran. (Foto:Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

Vaksinasi di Pekalongan Lampaui 40 Persen
Tersangka dan barangbukti ganja sebanyak 200 kg. Foto: Ist/tribratanews

Peristiwa

Polda Sumut Gagalkan Peredaran Ganja 200 Kg, Pelaku Dijanjikan Upah Rp20 Juta
Ketua Umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla melantik jajaran pengurus PMI DIY untuk masa bakti tahun 2021-2026 di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Jumat (8/10/2021) malam. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

JK Lantik Pengurus PMI DIY 2021-2026
Wakil Walikota Surakarta, Teguh Prakosa meninjau screening donor plasma konvalesen. (Foto:Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Aksi Gotong Royong Skrining Donor Plasma Konvalesen
Alumni 86 SMPN Cicurug dan perwakilan anak yatim dan guru pendidik berfoto bersama usai acara. (Foto: Dokumentasi 86)

Peristiwa

Angkatan 86 SMPN Cicurug Sukabumi Berbagi untuk Guru dan Anak Yatim
Antusiasme warga Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, begitu besar ikut vaksinasi Covid-19 door to door yang digelar tenaga kesehatan dari Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Jateng. (Foto: humas/beritamagelang)

Peristiwa

Warga Antusias Ikuti Vaksinasi Covid-19 Door to Door