Home / Peristiwa

Rabu, 14 Juli 2021 - 12:03 WIB

Optimalisasi PPKM Darurat di Kulon Progo, Kemenag Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Doa bersama lintas agama digelar di Kulonprogo. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Kulonprogo)

Doa bersama lintas agama digelar di Kulonprogo. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Kulonprogo)

NYATANYA.COM, Kulonprogo – Dalam rangka optimalisasi Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kulon Progo, perlu adanya keterlibatan, kerjasama dan peran serta dari seluruh komponen masyarakat termasuk didalamnya tokoh lintas agama.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo menggelar Doa bersama lintas agama secara daring melalui zoom dan disiarkan langsung di kanal Youtube Kulon Progo TV, pada Selasa (12/7/2021) di Aula Adikarta, kompleks Pemkab Kulon Progo.

Dengan turut mengundang Bupati Kulon Progo beserta Wakil Bupati, seluruh jajaran Forkopimda, OPD Kabupaten Kulon Progo dan perwakilan dari masing-masing tokoh pemuka agama Hindu, Budha, Kristen, Khatolik, dan Islam.

Doa bersama ini diselenggarakan sebagai wujud ikhtiar dan upaya spiritual pemerintah dan masyarakat guna pengendalian penyebaran Covid-19, dengan memanjatkan permohonan dan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar Kabupaten Kulon Progo diberi keselamatan dan keamanan atas wabah pandemi Covid-19 yang hingga kini masih merebak dan semakin menunjukan peningkatan penularan yang tinggi.

Baca juga   BRI Peduli Serahkan Bantuan CSR Rp250 Juta Tangani Covid-19

“Pada kesempatan kali ini perlu dilakukkan berbagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga maksud dan tujuan dilakukkan doa bersama lintas agama ini adalah sebagai bentuk ikhtiar serta upaya spiritual, yang dilaksanakkan oleh pemerintah bersama dengan tokoh lintas agama masyarakat Kulon Progo agar diberikan kesehatan dan dibebaskan dari pandemi Covid-19 sekaligus musibah ini segera berlalu” ujar H. M. Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd kepala kantor kementerian agama Kabupaten Kulon Progo.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Drs. H. Sutedjo memberikan imbauan kepada masyarakat apabila dalam lingkungannya terdapat warga yang sedang menjalani isoman agar tidak dikucilkan melainkan harus saling memberi dukungan yang dapat berupa bantuan makanan, vitamin, dukungan moral, dan berbagai hal lain yang dapat mendukung percepatan proses memulihan baik secara psikis maupun fisik.

Berdasarkan data pemberitaan kenaikan angka kasus Covid-19 di Kulon Progo mengalami peningkatan cukup tinggi dalam 30 hari terakhir hingga mencapai angka 10.234 penderita, pada (8/7/2021). Kasus baru pada pertengahan bulan Juni masih berkisar 40-50 penderita, namun angka tersebut mengalami peningkatan antara 102 hingga 295 penderita pada akhir juni dan awal juli 2021. Kasus penderita Covid-19 di Kulon Progo diperkirakan masih terus mengalami kenaikan pada bulan Juli 2021.

Baca juga   Bersaing di Pasar Global, IKM Didorong Miliki Perizinan dan Legalitas Industri

“Kenaikan angka terkonfirmasi positif Covid-19 juga ber imbas kepada kondisi penuhnya rumah sakit di Kulon Progo dan juga Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain kenaikan penderita, jumlah kematian akibat Covid-19 di Kulon Progo juga terus meningkat pada minggu-minggu terakhir. Tercatat bahwa pada minggu ke 27 terdapat 38 kasus kematian,” jelasnya

Sutedjo menambahkan, pemerintah terus memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Kulon Progo untuk taat pada aturan 5M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas. Selain mentaati aturan tersebut diharapkan masyarakat juga mengikuti program vaksinasi, sehingga kekebalan tubuh mengalami peningkatan di masa pandemi. (*)

Share :

Baca Juga

Wawali Heroe Poerwadi memberikan Penganugerahan Tanda Kecakapan dan Penghargaan Pramuka Garuda dalam Apel besar Hari Pramuka Ke-60 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Apel Besar Hari Pramuka, Wawali: Teruslah Menjadi Obor di Tengah Masyarakat
Ganjar Pranowo ikut hadir untuk menyerahkan secara simbolis bantuan sosial tunai yang diselenggarakan Dinas Sosial Provinsi Jateng, di Kantor Pos Semarang. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Serahkan BST, Ganjar: Gunakan Model Gotong Royong Insyaallah Semua Dapat
Masyarakat antusias mengikuti Vaksinasi Massal Merdeka Candi. (Foto: Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

Ribuan Orang Ikuti Vaksinasi Massal Merdeka Candi
Bupati Sleman bersama Kabinda DIY melihat langsung vaksinasi di SMP N 4 Pakem (Foto: nyatanya.com/ahmad zain)

Peristiwa

Kabinda DIY dan Bupati Sleman Tinjau Langsung Vaksinasi Pelajar
Ganjar Pranowo mendampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jendral Listyo Sigit, Menteri Kesehatan RI Budi G Sadikin, Kepala BNPB Ganip Warsito, dalam kunjungannya ke Kudus. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Dipuji Panglima TNI, Jogo Tonggo Kudus Bakal Jadi Contoh di Bangkalan Madura
Wakil walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Pemkot Jamin Ketersediaan Vaksin untuk Warga Yogya
Ganjar Pranowo mendampingi kunjungan kerja Menteri Kesehatan RI, Panglima TNI, dan Kapolri, di Asrama Haji Donohudan, Sabtu (17/7/2021). (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

RS Darurat Covid-19 Donohudan Ditarget Rampung Dua Pekan
Warga Wadas, Bener, Purworejo menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Jateng meminta perlindungan atas terancam keselamatannya karena mendukung pembangunan proyek Bendungan Bener. (Foto : nyatanya.com/ahmad zain

Peristiwa

Nyawa Terancam Karena Dukung Pembangunan Bendungan Bener, Warga Wadas Wadul Gubernur Ganjar