Home / Olga

Jumat, 17 September 2021 - 12:45 WIB

Optimis Raih Medali, Bupati Sragen Dukung Atletnya di PON Papua

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melepas dua atlet dan dua pelatih dari Kabupaten Sragen, yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah PON XX Papua. (Foto: Diskominfo Sragen)

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melepas dua atlet dan dua pelatih dari Kabupaten Sragen, yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah PON XX Papua. (Foto: Diskominfo Sragen)

NYATANYA.COM, Sragen – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melepas dua atlet dan dua pelatih dari Kabupaten Sragen, yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, di Ruang Transit Setda Kabupaten Sragen, Kamis (16/9/2021).

Kedua atlet tersebut adalah Fauziyyah Rahma Pratista (19) dari cabang olahraga renang, dan Yufita Bunga Arofani (20) dari cabang bola voli indoor. Mereka tergabung dalam Kontingen Provinsi Jawa Tengah yang akan bertanding di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, pada 2-15 Oktober 2021.

Yuni optimistis kedua atlet akan pulang dengan membawa medali. Ia berjanji akan memberikan apreasiasi bagi keduanya, karena telah mengharumkan nama Kabupaten Sragen.

Baca juga   BMKG Komitmen Kawal Informasi Cuaca Seluruh Klaster Pertandingan PON XX

“Tentu yang namanya reward itu pasti ada. Kalau toh memang tidak dianggarkan oleh pemerintah karena keterbatasan dana, reward itu kan bisa diberikan dalam wujud apapun. Yang pasti akan ada reward dari pemerintah, atas kerja keras mereka,” ujarnya.

Dikatakan bupati, selama pandemi Covid-19, anggaran KONI yang diperuntukkan bagi pembinaan atlet-atlet Sragen mengalami pemangkasan. Namun, ia berharap segera bisa mengembalikan anggaran untuk KONI seperti dulu, sesuai dengan proposal yang telah diajukan.

“Seperti yang kita ketahui semua fokus pada Covid-19, anggaran dari pusat dikurangi, sehingga kita harus bisa meningkatkan PAD kita, barangkali bisa mengembalikan proporsi untuk KONI seperti dulu,” terangnya.

Baca juga   Pemkot Yogya Beri Tambahan Uang Saku Atlet dan Pelatih PON Papua

Sementara Fauziyyah Rahma Pratista, atlet cabang olahraga renang, saat ditemui mengaku ini merupakan kali kedua dirinya mengikuti PON. Sebelumnya, Fauziyyah mendapatkan medali perunggu di nomor estafet.

Menurutnya, lawan terberatnya adalah atlet dari Jawa Timur dan DKI Jakarta. Meski demikian, dia optimistis bisa mendapat medali. Ia juga meminta dukungan dan doa, agar bisa memberikan yang terbaik untuk Sragen.

“Minta doa dan dukungan, khususnya warga Sragen dan Jawa Tengah, biar diberikan yang terbaik nanti di PON,” ujarnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pembalap motor cross Papua-A Lantian (kanan) dan Pembalap motor cross Papua-B Mario Salontahe (tengah) serta Pembalap motor cross Jawa Timur Raffi Ade (kiri) memacu kecepatan motornya saat berlomba pada balapan Motor Cross kelas 250 cc Beregu PON Papua di Arena Balap Motor Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (9/10/2021). Tim balap motor cross Papua berhasil meraih medali medali emas dan tim balap motor cross DKI Jakarta meraih medali perak sedangkan tim balap motor cross Papua Barat meraih medali perunggu. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU)

Olga

Klasemen Sementara – Jatim dan DKI Bersaing Sengit, DIY Posisi 13
Petinju Jawa Barat Bram Hendra Betaubuni meluapkan kegembiraanya usai menang atas petinju Sulawesi Utara Christian Toar J. Sompota pada babak final tinju kelas berat ringan 75-81 kilogram putra PON Papua di GOR Cendrawasih, Kota Jayapura, Papua, Rabu (13/10/2021). Petinju Jawa Barat Bram Hendra Betaubuni meraih medali emas usai menang atas petinju Sulawesi Utara Christian Toar J. Sompota. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj)

Olga

Jabar Semakin Kokoh di Urutan Pertama Klasemen Medali PON Papua
Sejarah besar menanti diciptakan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Mereka berpotensi membawa pulang medali emas Olimpiade 2020 Tokyo setelah memastikan tiket final di Mushashino Forest Plaza pada Sabtu (31/7/2021). (Foto: Kemenpora/ nocindonesia)

Olga

Medali Emas di Depan Mata, Greysia/Apriyani Tembus Final Olimpiade Tokyo
Bentuk obor PON XX Papua sebagai perwujudan dari kebudayaan khas Papua yang bermakna kesetaraan, kemurnian dan kekuatan.(Foto: MC PON Klaster Mimika)

Olga

Dikirab di 5 Wilayah Adat, Obor Api PON Usung Kebudayaan Papua
Menpora Zainudin Amali (tengah bawah) berfoto bersama dengan pebulu tangkis tunggal putri Jawa Barat Saifi Riska Nurhidayah (kedua kiri atas), tunggal putri Bali Komang Ayu Cahya Dewi (kiri atas), tunggal putri Papua Gabriela Meilani Moningka (kedua kanan atas) dan tunggal putri Jawa Timur Sri Fatmawati (kanan atas) usai Upacara Penghormatan Pemenang final Bulu Tangkis Tunggal Putri PON Papua di GOR Waringin Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Rabu (13/10/2021). Saifi Riska Nurhidayah menyabet medali emas, sementara medali perak diraih Komang Ayu Cahya Dewi dan Gabriela Meilani Moningka dan Sri Fatmawati masing-masing meraih medali perunggu. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj)

Olga

PON Papua XX, Selain Sukses Juga Mencatatkan 90 Rekor Baru
Menpora Amali dalam Sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang diselenggarakan bersama PWI dan SIWO PWI secara daring. (Foto:egan/kemenpora.go.id)

Olga

Menpora Amali: Pabrik Prestasi Olahraga Itu Bernama DBON
Menpora Zainudin Amali secara resmi mengukuhkan dan melepas Kontingen Indonesia untuk mengikuti Paralimpiade Tokyo 2020. (Foto:putra/kemenpora.go.id)

Olga

Menpora Amali Resmi Kukuhkan dan Melepas Kontingen Paralimpiade Tokyo 2020
Danrem 072/ Pamungkas olahraga bersama anggotanya. (Foto: Penrem 072/Pmk)

Olga

Danrem 072/ Pamungkas Olahraga Bersama Anggota