Home / Plus

Kamis, 12 Agustus 2021 - 23:42 WIB

Pantau Pasien Isoman, Muhammad Alive Ciptakan Gelang ‘Laron’

(Ilustrasi: agoes jumianto)

(Ilustrasi: agoes jumianto)

NYATANYA.COM, Karanganyar – Siswa SMAN 1 Karanganyar, Muhammad Alive Muflih menyabet juara harapan III lomba kreativitas dan inovasi (Krenova) Kabupaten Karanganyar tahun 2021. Ia membuat gelang labelling quick response code name (Laron) yang bisa dipakai memantau pergerakan pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi.

Ditemui di acara penyerahan hadiah lomba di kantor Baperlitbang Karanganyar, Kamis (12/8/2021) pelajar kelas XI IPA-6 ini mengatakan programnya mengadopsi sistem presensi daring yang aplikasinya dapat diunduh di internet.

“Intinya memudahkan petugas Dinas Kesehatan memastikan keberadaan (pasien) isoman di lokasi isolasi. Petugas enggak perlu cek ke rumah (pasien) isoman. Cukup mengawasinya dari aplikasi ponsel atau komputer. (Untuk memantau) saat ini di mana (pasien) isoman berada. Apakah masih di fasilitas tempat isolasi atau malah bepergian,” katanya.

Baca juga   Racik Sewu, Inovasi Jamu Gendongan yang Dikemas Kekinian

Sistem ini tergantung itikad baik pasien isoman melakukan pemindaian secara berkala tiap hari. Ia menganjurkan pasien melakukan pindai QR Code tiga kali sehari, yakni pagi,siang, dan malam hari.

Aplikasi tersebut akan memberi sinyal ke petugas serta menyebutkan lokasi serta real time pasien melakukan pemindaian.

Baca juga   Susi Sukses Olah Mijel Menjadi Sabun Cuci

Muflih mengatakan mulai mengembangkan gelang Laron pada Mei 2021. Kemudian menyeriusinya sebulan kemudian dengan membuat sendiri gelang yang tertempel QR code.

“Sejauh ini kendalanya adalah mengandalkan aplikasi dari pihak ketiga. Saya sendiri belum mampu menyediakan aplikasi itu,” katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, inovasi dari Muflih memudahkan pemantauan Dinas Kesehatan terhadap pasien isoman Covid-19.

“Gelang Laron jika benar-benar diterapkan, efektif memantau (pasien) isoman. Tujuannya mencegah mereka ke mana-mana. Harus selesai isoman dan sembuh dulu, baru boleh beraktivitas,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Sebanyak 30 siswa SMA Negeri 2 Temanggung disiapkan menjadi agen perubahan antiperundungan. (Foto:Diskominfo Jateng)

Plus

SMAN 2 Temanggung Siapkan Agen Anti Bullying
(Foto:kratonjogja.id)

Plus

Yuk, Kenali Macam Wadah Sesaji Daun Pisang dalam Upacara Tradisi Keraton
Anak-anak di Desa Nglobo mengekspresikan dukungannya pada atlet Jateng yang berlaga di PON XX Papua dengan menggambar. (Foto: Dokumentasi Sedulur Art Blora)

Plus

Begini Anak-anak Desa Nglobo Dukung Atlet Jateng Berlaga di PON XX Papua
Mulyana, di luar aktivitasnya sebagai guru SD, suskes menjalankan usaha beternak bebek petelur. (Foto: zainuri arifin)

Plus

Mantab! Guru SD Ini Raup Rp14 Juta/ Bulan dari Beternak Bebek
Siapa sangka jika minyak jelantah alias mijel bisa diolah menjadi sabun cuci, Susi sudah membuktikannya. (Foto: Diskominfo Klaten)

Plus

Susi Sukses Olah Mijel Menjadi Sabun Cuci
Anggota kelompok Lilin Kecil Club foto bersama ibu-ibu usai pelatihan. (Foto: Agoes Jumianto)

Plus

Begini Cara ‘Lilin Kecil Club’ Berbagi di Tengah Pandemi
Miftahudin Nur Ihsan dan batik bertema Covid-19 produksinya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Plus

Miftahudin Ciptakan Batik Bertema Vaksin Covid-19
Kreativitas warga Balirejo tak berhenti disitu, mereka juga berinovasi dengan hasil panen strawberry. Strawberry tersebut diolah oleh ibu-ibu PKK kampung Muja muju menjadi berbagai camilan. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Plus

Warga Balirejo Sulap Gang Gersang Jadi Kebun Strawberry