Home / Peristiwa

Rabu, 18 Agustus 2021 - 08:50 WIB

Pasar Ir Soekarno Jadi Percontohan Prokes, Pasar Lain Menyusul

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengunjungi pasar pagi Ir Soekarno, memantau pelaksanaan protokol kesehatan. (Foto: Humas Sukoharjo)

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengunjungi pasar pagi Ir Soekarno, memantau pelaksanaan protokol kesehatan. (Foto: Humas Sukoharjo)

NYATANYA.COM, Sukoharjo – Usai Subuh, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengunjungi pasar pagi Ir Soekarno, Senin (16/8/2021). Ia memantau pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) di Pasar Ir Soekarno yang jadi percontohan.

Ke depan, Etik Suryani meminta pasar tradisional yang ada di Sukoharjo juga melaksanaan prokes dengan baik. Ia juga menyempatkan diri untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari.

“Tadi pagi, subuh-subuh datang ke pasar pagi Ir Soekarno. Memantau bagaimana prokes di pasar tersebut dan ternyata memang sudah baik,” ujarnya.

Menurutnya, semua pedagang termasuk pembeli sudah memakai masker dan jaga jarak. Selain itu, pengelola pasar juga sudah menyiapkan tempat cuci tangan portable. Dengan penerapan prokes di pasar diharapkan tidak ada penyebaran virus corona di pasar tradisional.

Baca juga   DIY Kembali Raih Penghargaan Provinsi Layak Anak Provilia 2021

Saat ini, lanjut Bupati, Pasar Ir Soekarno jadi percontohhan pelaksanaan prokes. Hal yang sama diharapkan bisa dilakukan di pasar tradisional lain. Dengan disiplin memakai masker, jaga jarak, dan juga rajin cuci tangan dengan sabun diharapkan memiminalisasi penyebaran virus di lingkungan pasar.

“Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya pembeli dan pedagang. Interaksi dan transaksi yang terjadi di pasar tradisional harus diperhatikan terkait dengan penerapan prokes agar tidak terjadi penyebaran virus,” ujarnya.

Baca juga   Hari Ini 2.942 Warga DIY Sembuh Covid-19

Ia juga mengatakan, saat ini kasus positif corona di Sukoharjo mulai melandai meski masih ada kenaikan kasus setiap harinya. Di sisi lain, angka Bed Occupancy Rate (BOR) atau angka keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan juga sudah turun. Saat ini angka BOR di rumah sakit rujukan corona Sukoharjo sudah turun di angka 55%.

“Saya minta masyarakat terus disiplin prokes agar kasus corona di Sukoharjo terus turun termasuk tingkat level pandemi dari level 4 menjadi level 3 atau 2,” pungkas Etik. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat memantau jalannya vaksinasi. (Foto: Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Buruh Pabrik Jadi Sasaran Vaksin Pemkab Sragen
(nyatanya.com)

Peristiwa

Sejumlah Wartawan Terpapar Covid-19, PWI DIY Keluarkan Imbauan
Heroe Poerwadi saat peluncuran apliaksi vaksinasi JSS. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Yogya Buka Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Melalui Aplikasi Jogja Smart Service
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto. (Foto: Diskominfo Salatiga)

Peristiwa

Pemkot Salatiga Terima Bantuan 300 Paket Sembako dari TNI AU
Vaksinasi yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Klaten. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

PCNU Klaten Vaksinasi 1.000 Warganya
Pemkot Yogyakarta perpanjang pentupan pasar tradisional selama PPKM Level 4.(Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Yogyakarta Perpanjang Penutupan Pasar Tradisional
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Namanya Dicatut Akun FB Palsu, Gus Yasin Imbau Masyarakat Hati-hati
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menanam tanaman hias pucuk merah bersama pengurus Rotary Club Solo. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Gibran Ajak Masyarakat Hijaukan Solo