Home / News

Jumat, 29 Oktober 2021 - 11:18 WIB

Pasca Banjir Bandang di Cilacap, Warga Mulai Bersihkan Lumpur dan Sampah

Kondisi terkini banjir yang telah surut di Kabupaten Cilacap. (Foto: BPBD Cilacap/istimewa).

Kondisi terkini banjir yang telah surut di Kabupaten Cilacap. (Foto: BPBD Cilacap/istimewa).

NYATANYA.COM, Cilacap – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap menginformasikan banjir bandang yang sempat menerjang Kecamatan Wanareja dan Majenang telah surut. Hal tersebut terpantau pada hari ini, Kamis (28/10/2021), pukul 05.30 WIB.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan, BPBD Kabupaten Cilacap melaporkan bahwa warganya telah melakukan pembersihan lumpur maupun material sampah di rumah masing-masing.

“Di samping itu, petugas gabungan daerah juga telah mengangkut sampah yang ada ruang publik. BPBD bersama organisasi perangkat daerah lain mencatat dampak banjir yang melanda tiga desa yang tersebar di dua kecamatan ini,” kata dia dalam keterangan yang diterima InfoPublik, Kamis (28/10/2021).

Desa terdampak yaitu Desa Wanareja dan Limbangan di Kecamatan Wanareja dan Desa Salebu di Majenang.

Berdasarkan informasi BPBD setempat, banjir ini dipicu salah satunya hujan dengan intensitas tinggi yang disertai petir pada Rabu lalu (27/10). Peristiwa yang terjadi pada sore hari, sekitar 17.45 WIB, diawali meluapnya debit air Sungai Cigeugeumah dan Sungai Cilacap. Tercatat tinggi muka air saat banjir terjadi sekitar 15 – 100 cm. Selain banjir, hujan juga memicu terjadinya longsor di beberapa titik.

Baca juga   Angin Kencang Porak Porandakan 10 Rumah Warga di Sumbawa

Dampak yang tercatat oleh BPBD Kabupaten Cilacap yaitu 260 KK terdampak banjir, sedangkan 4 KK atau 17 jiwa terdampak longsor.

Kerugian material menyasar 260 unit rumah terdampak, kios pasar rusak berat 1 unit dan 10 lainnya masih dalam pendataan tingkat kerusakan.

Selain itu, infrastruktur berupa jembatan rusak ringan 1 unit, jalan di kompleks pasar Karanggendot rusak sepanjang 100 m dan saluran irigasi di wilayah itu sebagian jebol.

Menyikapi kejadian ini, BPBD Kabupaten Cilacap mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang.

BPBD merekomendasikan apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, warga segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kesiapsiagaan Hadapi La Nina

Intensitas bencana hidrometeorologi basah yang cenderung meningkat, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siap siaga.

Menghadapi potensi tersebut, khususnya kesiapsiagaan menghadapi La Nina, BNPB telah meminta BPBD provinsi di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Baca juga   Klaten Salurkan Bantuan untuk Warga Kabupaten Lebak yang Terdampak Bencana

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi La Nina dapat terjadi pada periode Oktober 2021 sampai dengan Februari 2022. Fenomena ini merupakan anomali iklim global yang dapat memicu peningkatan curah hujan. Puncak musim hujan juga diprediksi akan dominan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2022.

Catatan historis menunjukkan bahwa La Nina pada 2020 lalu menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi curah hujan bulanan di Indonesia hingga 20 persen sampai dengan 70 persen dari kondisi normalnya.

Peningkatan curah hujan ini berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang.

Pada 22 Oktober 2021 lalu, Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi telah meminta BPBD provinsi untuk menyikapi potensi ancaman terkait dengan fenomena La Nina tersebut.

Beberapa langkah kesiapsiagaan direkomendasikan untuk ditindaklanjuti hingga ke tingkat kabupaten dan kota sehingga masyarakat dapat selamat dari ancaman bahaya. (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Pemkot Yogya Siapkan Gedung SD untuk Tempat Isolasi
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Kasus Covid-19 DIY Hari Ini: Sembuh 1079 Orang, Meninggal 18, Kasus Baru 353
Menteri Dalam Negeri, M.Tito Karnavian. (Foto: kemendagri.go.id)

News

Berikut Isi Lengkap Inmendagri Pencegahan Covid-19 Saat Libur Nataru
Logo Pemerintah Kabupaten Kebumen. (Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Sebelum PPKM Darurat Diterapkan, Kebumen Sudah Tancap Gas
Awan panas guguran Gunung Merapi yang terjadi Senin (26/7/2021) pukul 22.30. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas
Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan bahwa Pemkot telah membuka 4 sentra vaksinasi, yakni di PDAM Tirtamarta, XT Square, SMAN 7, dan BPD DIY demi menekan kasus Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

News

Terus Gencarkan Vaksinasi, Upaya Pemkot Yogya Tekan Kasus Covid-19
Di Grobogan ditemukan apotek yang menjual obat jenis azithromycin dihydrate 500 miligram diatas HET. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Grobogan)

News

Parah! Apotik Ini Jual Azithromycin Dihydrate Rp100 Ribu Per Strip, Padahal HET Rp17 Ribu
Gala Sky Akhirnya Bertemu Pengasuhnya. (Foto: Instagram Tom Liwafa)

News

Putra Mendiang Vanessa Angel, Gala Sky Akhirnya Bertemu Pengasuhnya