Home / Peristiwa

Kamis, 2 Juni 2022 - 10:37 WIB

Pawai Obor Semarakkan Kirab Budaya Peringatan Satu Abad PSHT

Pawai obor menyemarakkan peringatan Satu Abad Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) atau yang lebih dikenal dengan Terate Emas, Rabu (1/6/2022) malam. Foto: MC Batang

Pawai obor menyemarakkan peringatan Satu Abad Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) atau yang lebih dikenal dengan Terate Emas, Rabu (1/6/2022) malam. Foto: MC Batang

NYATANYA.COM, Batang – Pawai obor menyemarakkan peringatan Satu Abad Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) atau yang lebih dikenal dengan Terate Emas, Rabu (1/6/2022) malam.

Tidak kurang dari 700 orang warga dan siswa PSHT Cabang Batang Pusat Madiun melaksanakan pawai obor dalam rangka menyambut Seabad Terate emas tersebut.

Titik pertama dimulai dari Lapangan Desa Sidomulyo Limpung terdiri dari 11 kecamatan yaitu Kecamatan Batang, Tulis, Kandeman, Warungasem, Wonotunggal, Subah, Pecalungan, Limpung, Tersono, Gringsing dan Banyuputih sedangkan titik kedua dari Lapangan Sojomerto Reban meliputi Kecamatan Reban, Bandar, Bawang dan Blado.

Ketua Cabang PSHT Bambang Heryanto mengatakan, kegiatan pawai obor merupakan rangkaian kirab budaya yang sudah sesuai program dari kegiatan Pusat Madiun.

“Acara ini sudah menjadi program nasional yang harus kami tindak lanjuti pada tingkat cabang. Peserta kegiatan adalah warga dan siswa tingkat putih yang berasal dari perwakilan seluruh ranting se-Kabupaten Batang,” katanya saat ditemui di Lapangan Desa Sidomulyo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.

Baca juga   Jaga Keutuhan NKRI, Dema UIN Suka Deklarasi Tolak Radikalisme dan Terorisme di Kampus

Ia juga menjelaskan maksud kegiatan ini sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa.

“Kita semua mensyukuri bahwa PSHT sudah 100 tahun, sebagai simbul perwakilan Ranting membawa Tanah dan Air ke padepokan kepada ketua Cabang dan ketua Dewan Cabang untuk di teruskan Ke Pusat Madiun sebagai simbol kecintaan terhadap negeri,” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Dewan Musbihin bahwa penyerahan tanah dan air sebagai lambang kecintaan terhadap Tanah air Indonesia.

“Semua mempunyai makna pengumpulan tanah dan air se-Nusantara melambangkan kebhinekaan, melestarikan budaya, bela negara untuk menjaga keutuhan NKRI,” ungkapnya.

Ia juga sangat mengapresiasi dukungan pihak Kepolisian dari Polres Batang, Polsek Limpung dan Reban yang turut mengamankan jalannya kegiatan.

“Terima kasih Pak Kapolres Batang, Kapolsek Limpung dan Reban atas pengamanannya sehingga berjalan dengan aman dan lancer,” tuturnya.

Baca juga   Koarmada II Turunkan Kapal Perang dan Personel, Bantu Korban Kapal Tenggelam di Selat Makassar

Sementara Ketua Ranting Tersono Muarifin mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai upaya penanaman rasa patriotisme kebangsaan bagi seluruh anggota PSHT.

“Rasa nasionalisme dan patriotisme sudah ditanamkan oleh pendiri organisasi yaitu Ki Hajar Harjo Utomo yang juga sebagai Pahlawan Perintis Kemerdekaan sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk meneruskan perjuangan beliau,” terangnya.

Kepala Kepolisian Sektor Limpung AKP Prisandi Tiar menyampaikan, sesuai perintah Bapak Kapolres Batang AKBP M Irwan Susanto dalam kegiatan rangkaian kirab budaya ini jajaran kepolisian menyiapkan pengamanan di tempat kegiatan, dan di sepanjang jalur yang dilalui.

“Pawai yang dimulai dari Desa Sidomulyo sampai padepokan kurang lebih 1 Km kami tempatkan anggota untuk mengatur arus lalu lintas, sementara yang dari Desa Sojomerto diamankan oleh Polsek Reban, semua untuk menjamin rasa aman dan lancarnya acara,” ujar dia.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus PSHT yang selalu berkomunikasi dan berkoordinasi selama ini.

(Hr/Jmd/N1)

Share :

Baca Juga

Di Kabupaten Semarang, total anak yang diusulkan mendapat bantuan sebanyak 1.365 orang anak. Dan pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada 630 orang anak. Sisanya, masih menunggu proses verifikasi dari pusat. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Ratusan Anak Terdampak Covid-19 di Kabupaten Semarang Terima Bantuan Kemensos
Banjir di Tegal terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi serta meluapnya sungai Cacaban, Sungai Rambut, Sungai Kemiri, Sungai Pekijing dan Sungai Siwarak pada Senin (22/11/2021) pukul 23.30 WIB. Sebanyak 12.518 jiwa terdampak atas kejadian ini, dari jumlah tersebut terdapat 25 KK terpaksa mengungsi di Masjid Baitutaqwa di Kelurahan Dampyak. (Foto: BNPB Kabupaten Tegal)

Peristiwa

Banjir di Kabupaten Tegal, 12.518 Jiwa Terdampak
Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslim menghadiri acara pembukaan bimbingan teknis tata laksana jenazah infeksius Covid-19 di Srimulyo. (Foto:nyatanya.com/Humas Bantul)

Peristiwa

Bimtek Tata Laksana Jenazah Infeksius Covid-19 di Srimulyo
Sri Sultan Hamengku Buwono X, usai melantik sepuluh pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemda DIY. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Ini 10 Pejabat Baru Pemda DIY yang Dilantik Gubernur
(Foto: Kemlu.go.id)

Peristiwa

Ekspor Mie Instan Indonesia Tembus Pasar Non-Tradisional
Bantuan diserahkan secara langsung oleh Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek Nurtjahjo Walujo Wibowo kepada Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Kimia Farma Bantu Multivitamin untuk Nakes Solo
Danramil Tegalrejo Mayor Asil memberikan ucapan HUT ke-75 kepada Kapolsek. (Foto: nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Geruduk Polsek, Prajurit Koramil Tegalrejo Beri Ucapan HUT ke-75 Bhayangkara
Pemkab Sragen fasilitasi penjemputan Vino dari Kutai Kalimantan Timur. (Foto: Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Kedua Ortunya Meninggal Akibat Covid-19 di Kutai, Pemkab Sragen Jemput Vino Pulang Kampung