Home / Peristiwa

Senin, 12 Juli 2021 - 11:19 WIB

Pedagang Kambing Kurban Kebanjiran Pembeli Via Online

(Ilustrasi:nyatanya.com/istimewa)

(Ilustrasi:nyatanya.com/istimewa)

NYATANYA.COM, Magelang – Menjelang perayaan Idul Adha peternak kambing di Kabupaten Magelang memilih cara berjualan secara online. Transaksi tersebut menjadi berkah tersendiri karena dirasa aman dari penularan Covid-19.

Perayaan Idul Adha jatuh pada 20 Juli 2021. Peternak kambing telah menyiapkan hewan dagangannya.

Salah satu peternak sekaligus penjual kambing kurban adalah Warung Wedus di wilayah Desa Tempursari Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang. Di kandang ini terdapat ribuan ekor kambing kurban untuk dijual ke masyarakat.

Pemilik Warung Wedus, Sochif Sulistyawan mengungkapkan meski masih di masa pandemi permintaan akan kambing kurban masih tinggi.

Baca juga   Unik, Inovasi Bibit Padi Gulung Sri Mulyo

“Sudah ribuan ekor kita jual. Pembelinya dari berbagai kalangan di Magelang dan luar daerah,” ungkap Sochif, Senin (12/7/2021).

Menurutnya, untuk mensiasati kondisi pandemi pihaknya menjual hewan kurban jenis kambing secara online yakni melalui media sosial.

Penawaran melalui media sosial sudah dilakukannya sejak awal pandemi. Bahkan melalui penawaran secara online itu, dirasa Sochif lebih efektif dan minat masyarakat membeli hewan kurban tetap tinggi.

“Cara online mengurangi mobilitas dan tatap muka langsung. Aman dan tentu saling percaya,” jelasnya.

Terkait harga, Sochif mengaku beragam, mulai Rp1,5 juta hingga Rp4 juta lebih. Tergantung besar kecil dan beratnya.

Baca juga   Langgar Aturan Selama PPKM Darurat Bakal Ditindak Tegas

Selain itu guna menambah daya tarik pembeli, Warung Wedus ini juga menyediakan jasa pemotongan kambing kurban secara aman dan sehat.

“Pembeli bisa menerima daging kurban bersih. Harga kita fleksibel saja,” jelasnya.

Dengan percaya diri melalui daring, usaha yang dirintis tahun 2014 ini omset penjualan setiap Hari Raya Idul Adha tetap tinggi. Menjaga kepercayaan konsumen dan kualitas menjadi kunci utamanya.

“Awal pandemi tahun 2020 lalu permintaan hewan kambing kurban kita sempat menjual 4.000 ekor lebih,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Ember berisi nyamuk Wolbachia ditempatkan dengan metode penyebaran berbasis grid dalam luasan 75 meter persegi. (Foto:nyatanya.com/media TWC)

Peristiwa

PT TWC Dukung Pengentasan Demam Berdarah di Sleman
Walikota Giran Rakabuming menyerahkan bantuan sembako kepada ASN yang pernah terpapar Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

ASN Surakarta yang Pernah Terpapar Covid-19 Dapat Bantuan Sembako
Selain ASN di lingkungan Provinsi Jateng, Peni juga mengatakan aksi borong cabai dari petani juga akan dilakukan oleh ASN di daerah. Hal ini dilakukan untuk membantu petani agar tidak merugi. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Bantu Petani, Ganjar Perintahkan ASN Jateng Borong Cabai
Warga Wadas, Bener, Purworejo menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Jateng meminta perlindungan atas terancam keselamatannya karena mendukung pembangunan proyek Bendungan Bener. (Foto : nyatanya.com/ahmad zain

Peristiwa

Nyawa Terancam Karena Dukung Pembangunan Bendungan Bener, Warga Wadas Wadul Gubernur Ganjar
Para pelaku UMKM di Kabupaten Batang diberi peluang untuk menjajakan produknya dengan cara berkeliling ke kantor instansi pemerintah. (Foto: Diskominfo Kab Batang)

Peristiwa

“Nglarisi Dodolan”, UMKM Bergiliran Jajakan Produk ke ASN
Aparat gabungan Kecamatan Gatak terus menerus tanpa kenal lelah mengimbau warga untuk melasanakan gerakan 5M. (Foto: Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Gugus Tugas Gatak Tak Lelah Imbau Warga Taati Prokes
Suasana praktik siswa kelas XI jurusan Tata Boga SMKN 3 Klaten. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Wulandari Lega Bisa Belajar Praktik di Sekolah Lagi
Pelaksanaan vaksinasi yang digelar Dekranasda Sleman. (Foto: Humas Sleman)

Peristiwa

Dekranasda Sleman Gelar Vaksinasi Bagi Pelaku IKM