Home / News

Kamis, 14 Oktober 2021 - 21:57 WIB

Pelindo I – IV Akhirnya Merger, Presiden: Tingkatkan Daya Saing Indonesia

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo, di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/10/2021). (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo saat meresmikan Penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo, di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/10/2021). (Foto: BPMI)

NYATANYA.COM, Manggarai Barat – Presiden RI Joko Widodo menyampaikan, penggabungan empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo akan dapat meningkatkan daya saing Indonesia.

Hal itu disampaikannya saat meresmikan Penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo, di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/10/2021).

“Apa yang ingin kita harapkan dari sini? Yang pertama, sekali lagi, biaya logistik kita bisa bersaing dengan negara-negara lain. Artinya, daya saing kita, competitiveness kita akan menjadi lebih baik,” ujar Presiden seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet (Setkab).

Selain itu, Kepala Negara juga meminta agar holding Pelindo ini segera dicarikan mitra agar bisa terkoneksi dengan negara lainnya.

“Carikan partner yang memiliki networking, memiliki jaringan yang luas, sehingga nanti terkoneksi dengan negara-negara lain dengan baik. Artinya apa? Produk-produk kita, barang-barang kita, bisa menjelajah ke mana-mana, masuk ke supply chain global, golnya ke sana,” kata Kepala Negara.

Baca juga   SBY Hadiri Prosesi Pemakaman Ibu Mertua di Purworejo

Dalam sambutannya, Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian BUMN yang telah mewujudkan holding Pelindo yang sudah diperintahkannya sejak tujuh tahun silam.

“Tujuh tahun yang lalu sudah saya perintahkan saat itu ke Menteri BUMN, ke seluruh Direktur Utama Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III, Pelindo IV untuk segera meng-holding-kan Pelindo ini. Hari ini, alhamdulillah tadi sudah disampaikan oleh Dirut Pelindo, Pak Arif sudah terjadi Pelindo I, Pelindo II, Pelindo III, Pelindo IV menjadi PT Pelindo atau PT Pelabuhan Indonesia,” jelas Presiden.

Penggabungan ini dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 101 Tahun 2021 tentang Penggabungan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia I, Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia III, dan Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia IV ke Dalam Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pelabuhan Indonesia II, yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada tanggal 1 Oktober 2021.

Baca juga   Indonesia akan Memiliki Smelter Tembaga Terbesar di Dunia

“Ini adalah nanti akan menjadi sebuah kekuatan besar. Tadi sudah disampaikan bahwa akan masuk ke delapan besar dunia, yang inilah yang kita harapkan,” ungkap Presiden.

Lebih lanjut, Kepala Negara mengharapkan agar perusahaan-perusahaan BUMN lainnya dapat membentuk holding seperti Pelindo ini. “Jangan sampai kecil-kecil bertebaran sehingga kekuatannya menjadi minim, baik dari sisi keuangan, modal. Kalau bergabung seperti ini, kekuatannya akan menjadi gede,” tandas Presiden.

Dalam laporannya, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Arif Suhartono, menyebut bahwa penggabungan atau merger Pelindo akan meningkatkan posisi Pelindo menjadi operator terminal peti kemas terbesar ke-8 di dunia dengan total throughput peti kemas sebesar 16,7 juta TEUs.

“Penggabungan ini juga menyatukan sumber daya keuangan, peningkatan leverage, dan memperkuat permodalan perusahaan,” ujar Arif. (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih kembali melakukan monitoring kegiatan vaksinasi. (Foto: Humas Kab.Bantul)

News

Bupati Berharap Akhir Oktober 80% Warga Bantul Sudah Tervaksinasi
Penampakan Gunung Merapi pagi tadi pukul 06:46 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

News

BPPTKG Ubah Rekomendasi Daerah Bahaya Erupsi Gunung Merapi
Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

News

Lainnya Turun Level, Purworejo dan Kota Magelang Masih Level 4
Presiden Joko Widodo dan Ganjar Pranowo begitu saat mengecek vaksinasi door to door di Desa Sentolokawat Kabupaten Cilacap. (Foto: Humas Jateng)

News

Girangnya Warga Sentolokawat Sambut Jokowi dan Ganjar
Peserta antre meninggalkan area bandara untuk menuju ke hotel karantina saat kegiatan simulasi penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Sabtu (9/10/2021). Simulasi tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan petugas dan sarana prasarana serta menguji standar operasional prosedur dalam pelayanan penumpang penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai yang rencananya akan mulai dibuka pada 14 Oktober 2021 mendatang. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/nz)

News

Ini Penjelasan Kemenhub Terkait Inmendagri Naik Pesawat Wajib PCR
Presiden Jokowi menyapa warga Desa Segaran pada kunjungannya meninjau vaksinasi door to door. (Foto: Humas Jateng)

News

Senangnya Warga Segaran Didatangi Jokowi dan Ganjar
Pengamatan visual aktivitas Gunung Merapi pukul 07.20 WIB pagi tadi. (Foto:BPPTKG)

News

Gunung Merapi Kembali Semburkan Awan Panas
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi. (Foto: Humas Protokol Purbalingga)

News

Akhir 2021, Seluruh Kursi Perangkat Desa di Purbalingga Harus Terisi