Home / News

Sabtu, 22 Mei 2021 - 21:35 WIB

Pembangunan JJLS Dikebut, Jalur Elok Penghubung Gunungkidul dan Wonogiri

Salah satu ruas JJLS di Kecamatan Girisubo Kabupaten Gunungkidul dengan pemandangan elok di sepanjang jalan. Foto: nyatanya.com/Anto

Salah satu ruas JJLS di Kecamatan Girisubo Kabupaten Gunungkidul dengan pemandangan elok di sepanjang jalan. Foto: nyatanya.com/Anto

NYATANYA.COM, Gunungkidul – Pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Kabupaten Gunungkidul sampai saat ini terus dikebut pengerjaannya. Nantinya jalan yang menghubungan dua wilayah di dua Provinsi yakni, Gunungkidul (DIY) dan Wonogiri (Jawa Tengah) bakal tersambung jalan mulus, lebar dan menakjubkan. Karena di beberapa titik pembangunan JJLS ini harus membelah pebukitan di pegunungan seribu.

Pemerintah akan melakukan pelebaran di ruas jalan Legundi (Panggang)-Planjan (Saptosari) sepanjang 19 kilometer. Saat ini lebar jalan mencapai 14 meter dan dari hasil kajian tim provinsi jalur tersebut masih kurang lebar. Sehingga akan dilebarkan lagi menjadi 30 meter dengan dibangun 4 lajur (kanalisasi).

”Pemerintah melakukan redesain atau desain ulang atas pembangunan JJLS di segmen tersebut dan nantinya dibuat menjadi 4 lajur,” terang Pendamping Lapangan Proyek JJLS Provinsi DIY Harno.

Baca juga   Donasikan Rp 60 Juta, Korpri Sleman Bantu Korban Bencana Alam NTT

Redesain terhadap pembangunan JJLS ini dimaksudkan agar jalan di sisi selatan Kabupaten Gunungkidul semakin lebar dan mempermudah akses lalu lintas masyarakat maupun wisatawan. Mengingat JJLS khususnya yang dibangun dari perbatasan Bantul hingga Wonogiri, Jawa Tengah sampai Jawa Timur ini harapannya dapat memperlancar arus lalu-lintas dan menumbuhkan sektor perekonomian masyarakat .

Pada segmen ruas jalan Legundi-Planjan panjang jalannya mencapai 19 km meter dan terkait dengan rencana pelebaran jalan akan dilakukan sosialisasi dengan sasaran warga sekitar yang terdampak pembebasan lahan.

Baca juga   Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Ngaglik, Andika Pandu Ajak Warga Menjaga Persatuan dan Kesatuan

”Sosialisasi yang berkaitan dengan persiapan dan kebutuhan lahan tengah dilakukan,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana (Dinas Pertanahan Dan Tata Ruang) Kabupaten Gunungkidul, Winaryo mengatakan pembebasan lahan untuk pelebaran jalan direncanakan dilakukan tahun 2022. Kemudian untuk desainnya jalur tersebut akan dibuat 4 lajur atau kanalisasi layaknya ringroad.

Sementara itu di beberapa ruas jalan sudah mulai diaspal. Meski belum dibuka untuk lalu lintas umum, namun hal ini membuat rasa penasaran masyarakat untuk sekadar melihat progres pembangunan JJLS di Kabupaten Gunungkidul. Disejumlah channel YouTube pun banyak bertebaran video jalan baru yang menakjubkan itu. (N1)

Share :

Baca Juga

Pelaku (tengah) diamankan bersama barang bukti diapit prajurit Kodim 0734/Yogyakarta. FOTO : nyatanya.com/Ahmad Zain

News

Minta Sumbangan Catut Institusi Korem 072/Pamungkas, Pensiunan ASN Ditangkap Intel Kodim Yogyakarta
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa saat pengukuhan kader Pancasila. Foto: nyatanya.com/Humas Sleman

News

30 Kader di Sleman Diharapkan Hidupkan Pancasila di Masyarakat
Warga Desa Wadas, Bener, Purworejo menyerahkan surat kuasa kepada tim Kuasa Hukum Nyi Ageng Serang. FOTO : nyatanya.com/ahmad zain

News

Kerap Dapat Ancaman dan Intimidasi, Warga Wadas Datangi LBH Minta Pendampingan Hukum
Ilustrasi:nyatanya.com

News

Makin Tingginya Kasus Covid-19, Tempat Keramaian di Yogya Tutup
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Ingat! Mulai 1 Juni 2021 Transaksi di ATM Link Tak Lagi Gratis
Andika Pandu Puragabaya Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra sosialisasikan 4 Pilar. FOTO : nyatanya.com/istimewa .

News

Gelar Sosialisasi 4 Pilar di Ngaglik, Andika Pandu Ajak Warga Menjaga Persatuan dan Kesatuan
Perayaan Waisak di Candi Borobudur. Foto: nyatanya.com/ Humas Pemprov Jateng

News

Masih Pandemi, Perayaan Waisak 2021 di Borobudur Ditiadakan
Foto:nyatanya.com/screenshot Twitter @BPPTKG

News

Pagi Tadi, Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas