Home / Peristiwa

Senin, 2 Agustus 2021 - 10:18 WIB

Pemda DIY Terus Upayakan Tambah TT Rawat Pasien Covid-19

Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan PPKM Level 3 dan 4 Jawa-Bali bersama Menkomarves RI, Luhut Binsar Panjaitan yang digelar daring. (Foto: Humas Pemda DIY)

Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan PPKM Level 3 dan 4 Jawa-Bali bersama Menkomarves RI, Luhut Binsar Panjaitan yang digelar daring. (Foto: Humas Pemda DIY)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan PPKM Level 3 dan 4 Jawa-Bali bersama Menkomarves RI, Luhut Binsar Panjaitan, melaporkan upaya DIY untuk terus menambah jumlah tempat tidur (TT) guna perawatan pasien Covid-19.

Salah satu upaya yang ditempuh ialah strategi menambah jumlah rumah sakit darurat yang kini tengah dikoordinasikan dengan Kementerian PUPR RI.

“Kami sedang berusaha untuk menaikkan persentase dari masing-masing rumah sakit rujukan Covid-19 di DIY berdasarkan SK Gubernur. Tapi kami mohon juga ada kenaikan persentase bagi tempat tidur pasien Covid-19 di empat rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk Kementerian Kesehatan RI lewat SK Menkes. Karena riilnya, persentase tempat tidur yang untuk pasien Covid-19 masih rendah yaitu 32,3%,” ungkap Sri Sultan, Sabtu (31/7/2021).

Sri Sultan menjelaskan, dengan dinaikkannya persentase tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan yang ditetapkan Kemenkes RI, diharapkan pasien yang menjalankan isolasi mandiri dengan keadaan sedang dan berat bisa segera dirujuk ke rumah sakit.

Guna menambah jumlah tempat tidur bagi pasien Covid-19 yang butuh perawatan, Pemda DIY bersama Kementerian PUPR RI berencana menggunakan eks Hotel Mutiara I dan II untuk dijadikan rumah sakit darurat.

Baca juga   Nekat Terobos Palang Sepur, Truk Disambar KA Mataram di Gamping Sleman

“Ini ada bangunan, yang kami harapkan juga bisa segera diselesaikan oleh (Kementerian) PUPR dan hari ini juga sudah dilakukan peninjauan. Semoga bisa segera diselesaikan,” imbuh Sri Sultan.

Terkait upaya menekan angka kematian pasien isolasi mandiri, Sri Sultan mengatakan, sudah dimulai upaya penjemputan pasien isolasi mandiri untuk dipindahkan ke shelter terpadu. Meskipun memang upaya ini belum dilakukan di seluruh kabupaten/kota di DIY.

Dalam rapat kali ini, Sri Sultan juga melaporkan upaya yang dilakukan Pemda DIY agar kondisi sosial-ekonomi masyarakat tetap stabil. Salah satu upaya yang akan segera terealisasi ialah pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL). Bantuan yang diambil langsung dari APBD DIY ini akan diberikan melalui koperasi-koperasi yang menaungi para PKL.

“Sudah kami rekap, ada 116 koperasi yang nantinya akan menyalurkan bantuan ini. Bantuan ini besarannya Rp250.000 perbulan. Kalau memang nantinya berupa pinjaman oleh koperasi, bunganya harus sangat kecil, sekitar 0,5% saja pertahun. Ini juga bertujuan untuk memberikan manfaat bagi koperasi,” papar Sri Sultan.

Sementara itu, Luhut Binsar Panjaitan memyambut baik berbagai upaya yang dilakukan Pemda DIY dalam upaya penanggulangan Covid-19 maupun dampaknya. Ia berharap, angka kematian di DOY akibat Covid-19 bisa terus ditekan. Luhut pun mengungkapkan, target nasional saat ini adalah pengendalian pandemi Covid-19, bukan lagi herd immunity.

Baca juga   Bupati Kustini Deklarasikan Sleman Menuju Remaja Kreatif

“Herd immunity sudah tidak bisa lagi dicapai. Jadi kita ubah strategi penanggulangan dengan menekan angka penularan Covid-19 atau angka reproduksi Covid-19,” katanya.

Dipaparkan Luhut, cara yang dilakukan untuk menekan angka reproduksi Covid-19 yakni mengurangi proporsi populasi yang rentan terhadap infeksi dengan melakukan 5M dan 3T. Cara selanjutnya, mengurangi durasi kontak dengan restriksi pergerakan penduduk, serta meningkatkan proporai populasi yang kebal/imun dengan vaksinasi.

Luhut juga menyimpulkan, dari hasil evaluasi pelaksanaan PPKM Level 3 dan 4 di Jawa-Bali, diketahui jika tingkat mobilitas telah mengalami peningkatan dalam minggu terakhir. Untuk itu, langkah penyekatan dan penebalan PPKM tetap perlu dilakukan. Penyaluran bansos, baik dari pusat maupun daerah juga harus semakin digencarkan untuk membantu masyarakat miskin, pekerja harian dan PKL yang terdampak PPKM.

“Ke depan, kita akan melakukan pengendalian pandemi ini dengan intensitas tinggi di 7 aglomerasi dan di provinsi Bali. Untuk itu saya meminta pemerintah daerah, bersama pemerintah pusat dan TNI/Polri bekerja keras mewujudkan strategi itu agar dapat dicapai dengan cepat,” imbuhnya. (*)

Share :

Baca Juga

Agus Sujarwo, Kepala Disdikpora Kabupaten Temanggung. (Foto:MC TMG)

Peristiwa

Wujudkan Sekolah Penggerak, Disdikpora Temanggung Gelar Coaching Clinic
Bupati Klaten instruksikan para ASN untuk mengkonsumsi beras rojolele Srinar dan Srinuk. (Foto: nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Rojolele, Beras Wajib bagi ASN Klaten
Sri Sultan HB X pada Sosialisasi Keppres RI tentang Hari Penegakan Kedaulatan Negara yang dilakukan secara daring, Senin (7/3/2022). (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Sri Sultan HB X: Nilai Kejuangan Jadi Bekal Tapaki Masa Depan
Inilah tiga mahasiswa FH UMY yang moncer (meraih juara) dalam kompetisi tingkat nasional, KDHN 2023 di UNNES. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Mahasiswa FH UMY Raih Juara I KDHN 2023
Atikoh Ganjar Pranowo saat menjadi pembicara pada kursus busana daring, yang diselenggarakan Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM Dinkop Jateng. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Atikoh Dorong Perajin Wastra Adaptif Tren Fesyen
Bupati Kulon Progo Sutedjo saat memantau vaksinasi anak di wilayahnya. (Foto: MC. Kab Kulon Progo)

Peristiwa

Ribuan Anak di Kulon Progo Sudah Divaksin Covid-19
Wakil Walikota Yogyakarta meninjau kegiatan vaksinasi yang dikhususkan untuk warga disabilitas Kota Yogyakarta yang digelar di Taman Pintar. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Penyandang Disabilitas Ikuti Vaksinasi di Taman Pintar
Sosialisasi perizinan dan legalitas produk industri bagi pelaku IKM di Kota Surakarta. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Bersaing di Pasar Global, IKM Didorong Miliki Perizinan dan Legalitas Industri