Home / News

Sabtu, 13 November 2021 - 07:26 WIB

Pemerintah Apresiasi Donasi Vaksin AstraZeneca dari Australia

Vaksin Covid-19 AstraZeneca donasi pemerintah Australia kembali tiba di tanah air Kamis (11/11/2021) dalam kedatangan tahap ke-120 berjumlah 1,2 juta dosis vaksin jadi. (Foto: InfoPublik)

Vaksin Covid-19 AstraZeneca donasi pemerintah Australia kembali tiba di tanah air Kamis (11/11/2021) dalam kedatangan tahap ke-120 berjumlah 1,2 juta dosis vaksin jadi. (Foto: InfoPublik)

NYATANYA.COM, Jakarta – Vaksin Covid-19 AstraZeneca donasi pemerintah Australia kembali tiba di tanah air Kamis (11/11/2021) dalam kedatangan tahap ke-120 berjumlah 1,2 juta dosis vaksin jadi.

“Pemerintah Indonesia sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Australia atas kedatangan vaksin ini,” ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, dalam keterangan resmi yang diterima InfoPublik Jumat (12/11/2021).

Sebelumnya Indonesia juga telah menerima donasi vaksin AstraZeneca dari pemerintah Australia. Di antaranya pada Rabu, 20 Oktober 2021 lalu juga dalam jumlah 1,2 juta dosis.

Baca juga   AirNav Pastikan Kesiapan Layanan Penerbangan Internasional di Bali

“Ini sekaligus menunjukkan dekat dan eratnya hubungan kedua negara tetangga ini, termasuk dalam upaya penanganan pandemi,” katanya.

Menurut Usman, kerja sama antarnegara-negara di dunia sangatlah penting dalam upaya penanganan Covid-19 yang telah memakan sangat banyak korban jiwa. Indonesia juga berpartisipasi dalam upaya pengembangan dan transfer pengetahuan vaksin Covid-19 untuk kawasan Asia Pasifik.

“Indonesia berperan aktif dalam upaya memperjuangkan kesetaraan akses vaksin bagi negara-negara di dunia,” ujarnya.

Selain itu, Usman menyebut, di dalam negeri, Indonesia terus melakukan percepatan danperluasan vaksinasi. Dengan kondisi geografis dan banyaknya jumlah penduduk, merupakan tantangan tersendiri untuk bisa segera mencapai terbangunnya herd immunity atau kekebalan kelompok.

Baca juga   Setelah Pfizer, Vaksin Moderna Juga Tiba di Tanah Air Sore Tadi

Usman memastikan, jelang akhir tahun, Pemerintah Indonesia akan makin meningkatkan upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi, sehingga target yang telah dicanangkan bisa tercapai.

Usman berpendapat, dibutuhkan kerja sama dan peran serta semua elemen agar program vaksinasi nasional ini bisa semakin cepat dan luas. Dan yang terpenting adalah peran serta dan partisipasi masyarakat.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Warga rela antre demi mendapatkan oksigen untuk pasien Covid-19. Pemandangan seperti ini masih terjadi di Yogyakarta. (Foto: Zainuri Arifin)

News

Jaga Stok, DIY Rencanakan Bangun Sentra Oksigen
Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan bahwa Pemkot telah membuka 4 sentra vaksinasi, yakni di PDAM Tirtamarta, XT Square, SMAN 7, dan BPD DIY demi menekan kasus Covid-19. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

News

Terus Gencarkan Vaksinasi, Upaya Pemkot Yogya Tekan Kasus Covid-19
Jadwal penerbangan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021/2022 tidak mengalami penambahan. Sejumlah ketentuan diterapkan selama penyelenggaraan angkutan Nataru sebagaimana Surat Edaran No.111 Tahun 2021 yang berlaku mulai 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022. (Foto: Angkasa Pura II)

News

Kemenhub: Tidak Ada Extra Flight Selama Nataru 2021/2022
Ganjar Pranowo dalam kunjungannya ke Rembang. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Kasus Turun Hingga 40 Persen, Ganjar Pranowo Apresiasi Penanganan Covid-19 di Rembang
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief. (Foto: Furqon/Humas Kemenag)

News

Kemenag Minta Operator Umrah Patuhi Prosedur One Gate Policy
Pemkot Yogya siagakan mobile laboratorium untuk test antigen di wilayah yang memiliki tingkat aktivitas tinggi saat libur Nataru. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Pemkot Yogya Siagakan Mobile Laboratorium Tes Acak di Tempat Wisata
(nyatanya.com/@unpad)

News

Ketua Uji Klinis Vaksin Sinovac Bio Farma Dr Novilia Sjafri Meninggal Dunia
Pelaku dengan barang bukti 4 paruh burung rangkong yang akan dijual Rp2-3 juta. (Foto:Mediacenter Riau)

News

Ditangkap Polda Riau, Pengepul Ngaku Jual 1 Paruh Burung Rangkong Rp3 Juta