Home / News

Senin, 5 Juli 2021 - 12:42 WIB

Pemerintah Pasang Badan, Prioritaskan Oksigen untuk Kebutuhan Medis

Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Untuk menjaga ketersediaan oksigenbagi kebutuhan medis penanganan pasien Covid-19, pemerintah sudah mengimbau perusahaan penyuplai oksigen untuk memprioritaskan kebutuhan oksigen medis.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, DIY membutuhkan kebutuhan pasokan oksigen setidaknya 20 ton setiap harinya. Namun dengan adanya lonjakan kasus Covid-19 yang luar biasa maka disepakati kebutuhan oksigen sekitar 47,6 ton setiap harinya yang akan dialokasikan pemerintah.

“Pemerintah akan mengalokasikan kebutuhan oksigen sebanyak 47,6 ton per hari ditambah adanya persediaan cadangan 50 persen dari alokasi harian tersebut. Mudah-mudahan dengan adanya ketersediaan oksigen yang cukup maka kebutuhan oksigen di DIY dapat terpenuhi baik bagi RS Rujukan maupun RS lainnya akan tercukupi,” ungkap Baskoro Aji, Minggu (4/7/2021).

Baca juga   Pagi Ini Gunung Merapi 2 Kali Luncurkan Awan Panas

Di sisi lain, tambahan pasokan oksigen berasal dari Jawa Timur dan Jawa Barat serta bekerjasama dengan beberapa supplier besar di tanah air. Termasuk adanya arahan dari pemerintah pusat bahwa oksigen non medis bagi industri sementara bisa dialihkan 90 persen untuk mencukupi kebutuhan oksigen medis, namun dibutuhkan proses yang cukup memakan waktu.

Kadarmanta Baskara Aji. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Sementara itu, Ketua Satgas Oksigen Covid-19 DIY, Tri Saktiyana menegaskan Satgas Oksigen diberikan ketugasan untuk menjaga agar kebutuhan oksigen terpenuhi.

“Pemerintah pun sudah pasang badan agar perusahaan penyuplai oksigen memprioritaskan kebutuhan oksigen medis terlebih dahulu saat ini,” jelas Tri Saktiyana yang juga menjabat sebagai Asekda Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY ini.

Baca juga   Tekan Kematian Pasien Isoman, Pemda DIY Bentuk Satgas Pengawasan

Tugas Satgas Oksigen ini adalah mengawasi, memonitor, dan menjaga pasokan maupun ketersediaan oksigen bagi pasien Covid-19 di seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) khususnya RS Rujukan Covid-19 DIY.

“Dengan peningkatan kebutuhan oksigen yang sudah 5 kali lipat ini, kami berupaya sekuat tenaga kebutuhan oksigen bisa tercukupi meskipun tidak mencapai 80 persen seperti target ketersediaan reservoir oksigen sebelumnya. Pemerintah pusat juga tengah mengupayakan pasokan oksigen dari pabrik-pabrik yang ada di luar Jawa,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Perayaan Waisak di Candi Borobudur. Foto: nyatanya.com/ Humas Pemprov Jateng

News

Masih Pandemi, Perayaan Waisak 2021 di Borobudur Ditiadakan
Sebanyak 32.000 pelajar SMA sederajat di Wonogiri mulai disuntik vaksin Sinovac pekan ini. (Foto: Kominfo Wonogiri)

News

Siap PTM, 32.000 Pelajar di Wonogiri Mulai Divaksin
Laporan harian Covid-19 di DIY, Minggu (19/9/2021). (Humas Pemda DIY)

News

Pasien Sembuh Covid-19 di DIY Bertambah 331 Orang
(ilustrasi:nyatanya.com)

News

Positif Covid-19 DIY Tambah 2.282 Kasus, Sembuh 1.241 Kasus
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Cahyono Widodo. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

News

Anak–anak di Klaten Mulai Terpapar Covid-19, Ini Faktanya
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mendampingi Menkomarvest Luhut Binsar Pandjaitan, soft launching Kereta Bandara Yogyakarta International Airport. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Kereta Bandara YIA Beroperasi, Yogya-YIA Hanya 40 Menit
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pasar Gombong. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kebumen-jatengprov.go.id)

News

Covid-19 di Kebumen Naik Lima Kali Lipat, Masyarakat Jangan Takut Divaksin
Pelepasan ekspor komoditas pertanian Provinsi Jawa Tengah, di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. (Foto:Humas Jateng)

News

Gubernur Ganjar Gagas Pelabuhan Hortikultura Semarang