Home / News

Sabtu, 17 Juli 2021 - 12:39 WIB

Pemerintah Resmi Melarang Mudik di Hari Raya Idul Adha

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto:nyatanya.com/@Kemenag_RI)

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto:nyatanya.com/@Kemenag_RI)

NYATANYA.COM, Jakarta – Pemerintah resmi melarang masyarakat mudik saat Hari Raya Idul Adha. Hal ini disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam siaran persnya di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (16/7/2021).

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang masih berjalan dan tren kasud Covid-19 yang masih sangat mencemaskan menjadi alasan larangan mudik Idul Adha.

“Kemenag akan segera berkoordinasi dengan ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, MUI, dan ormas Islam lain untuk bersama-sama mengimbau masyarakat tidak melakukan mudik Idul Adha, karena kita tahu mudik ini akan memicu penyebaran Covid-19,” terang Yaqut.

Baca juga   DIY Siapkan Pembukaan Sektor Non Esensial

Kemenag juga telah mengeluarkan Surat Edaran Menag Nomor 17 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Idul Adha. Dimana dalam edaran tersebut, kegiatan ibadah di masjid ditiadakan sementara selama masa PPKM Darurat berlaku.

“Artinya rumah-rumah ibadah untuk sementara waktu tidak dilakukan, ada jemaahnya misalnya. Tidak diperbolehkan di masa PPKM Darurat,” kata Yaqut.

Baca juga   27 Warga Mertoyudan Positif Covid-19

Yaqut juga melarang adanya kegiatan takbiran keliling. Dia mengimbau agar masyarakat melakukan takbiran di rumah.

Yaqut juga menyampaikan aturanmengenai penyembelihan hewan kurban dan pembagiannya. Kegiatan penyembelihan hewan kurban hanya boleh dilakukan di rumah pemotongan hewan.

“Soal pembagian tidak boleh ada lagi kerumunan seperti tahun-tahun sebelum ada pandemik, dengan bagi kupon dan masyarakat datang. Tapi kita mengatur supaya hewan kurban diantar langsung kepada yang berhak,” imbuh Yaqut. (*)

Share :

Baca Juga

Rekaman awan panas guguran Merapi tanggal 5 Agustus 2021 pukul 08.05 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi 5 Kali Semburkan Awan Panas ke Arah Barat Daya
Cara Pemkot Solo melakukan percepatan vaksinasi menggunakan layanan bus keliling. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Bisa Ditiru Nih, Vaksinasi dengan Bus Keliling di Solo
Kecelakaan roda dua dan truk tronton mengakibatkan korban mengalami luka serius. Foto: nyatanya.com/ahmad zain

News

Motor Tabrak Tronton, Satu Korban Luka Parah
Arif Jamali Muis. (Foto: nyatanya.com/istimewa)

News

Kasus Corona Makin Mengkhawatirkan, MCCC DIY: Tarik Rem Darurat
Dinas Kominfo Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Dinas Kominfo Magelang Klarifikasi Isu Peretasan LPSE Kudus
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Diklat Jateng dan Asrama Haji Donohudan Jadi RS Darurat Covid-19
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Kepala Daerah Tak Laksanakan PPKM Mikro Darurat Terancam Sanksi
(ilustrasi: nyatanya.com)

News

Belasan Karyawan Bandara YIA Positif Corona, Aktivitas Tak Terdampak