Home / News

Sabtu, 10 Juli 2021 - 18:00 WIB

Pemerintah Revisi Aturan PPKM Darurat: Tempat Ibadah Tak Lagi Ditutup, Resepsi Dilarang!

(Ilustrasi:nyatanya.com)

(Ilustrasi:nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Jakarta – Pemerintah merevisi aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Tertuang dalam instruksi Mendagri Tito Karnavian Nomor 19 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Kementerian Dalam Negeri mengubah aturan tempat ibadah semua agama yang semula ditutup selama berlangsungnya PPKM Darurat menjadi hanya meniadakan kegiatan keagamaan.

Dalam aturan itu disebutkan bahwa tempat ibadah baik Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara, dan Klenteng serta tempat ibadah lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah tidak mengadakan kegiatan peribadatan atau keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM Darurat. Dan mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah.

Baca juga   Menteri Nadiem: Sekolah Harus Menyenangkan dan Relevan dengan Zaman

Dalam aturan sebelumnya yakni Inmendagri nomor 15 tahun 2001 disebutkan bahwa Tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah) ditutup sementara.

Dalam aturan yang baru juga melarang sama sekali resepsi pernikahan selama PPKM Darurat dilaksanakan.

Pelaksanaan resepsi pernikahan ditiadakan selama penerapan PPKM Darurat,” demikian bunyi aturan baru tersebut.

Sebelumnya dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2021 justru disebutkan bahwa, Resepsi pernikahan dihadiri maksimal 30 (tiga puluh) orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dan tidak menerapkan makan ditempat resepsi, penyediaan makanan hanya diperbolehkan dalam tempat tertutup dan untuk dibawa pulang.

Baca juga   Jarak Luncur Guguran Gunung Merapi Semakin Jauh

Juru bicara Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, Jodi Mahardi, membenarkan instruksi Mendagri itu. Jodi meminta warga tetap mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah.

“Tetap mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di rumah. Karena imbauan ini untuk kebaikan kita sendiri, keluarga dan masyarakat secara luas,” jelas Jodi, Sabtu (10/7/2021). (*)

Share :

Baca Juga

Pasar Triwindu Solo. (Foto:nyatanya.com/Dinas Pariwisata Solo)

News

Ini 12 Pasar Tradisional di Solo yang Ditutup Selama PPKM Darurat
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Meroket Lagi, Hari Ini 638 Positif Covid-19 di DIY
Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

News

Ditegur Mendagri, Pemda DIY Realisasikan Insentif bagi Nakes
Gerai Vaksin Presisi Mapolres Magelang telah melayani sebanyak 43.605 orang. (Foto: humas/beritamagelang)

News

Vaksinasi Covid-19 Polres Magelang Tembus 43 Ribu Orang
Akses menuju Jalan Margo Utomo Yogyakarta kembali ditutup selama PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021. (Foto: agoes jumianto)

News

Ini Kabupaten/Kota di Jawa-Bali yang Masuk PPKM Level 4 dan 3 Terbaru
Gubernur Ganjar Pranowo saat memantau hari perttama PTM di SMP 13 Semarang. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Laksanakan PTM, Pemprov Jateng Usul Aplikasi Skrining Pribadi Siswa
Stasiun Yogyakarta dan kawasan Malioboro sebagai kawasan wajib memakai Masker dan wajib vaksin. (Foto: agoes jumianto)

News

PPKM Darurat, 269 Tempat Usaha Non-esensial Ditutup Paksa
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Hari ini 16 warga Kecamatan Secang Magelang Meninggal Covid-19