Home / Peristiwa

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 11:13 WIB

Pemkab Bantul Berangkatkan Calon Transmigran ke Kabupaten Mamuju Tengah Sulawesi Barat

Sebanyak 5 KK asal Bantul mengikuti program transmigrasi ke Kabupaten Mamuju Tengah Sulawesi Barat. (Foto: Humas Pemkab Bantul)

Sebanyak 5 KK asal Bantul mengikuti program transmigrasi ke Kabupaten Mamuju Tengah Sulawesi Barat. (Foto: Humas Pemkab Bantul)

NYATANYA.COM, Bantul – Sebanyak 5 Kepala Keluarga (KK) dengan 16 Jiwa Calon Transmigran Bantul, dilepas oleh Sekretaris Kabupaten Bantul Drs. Helmi Jamharis, M.M., dari Penampungan Calon Transmigran Transito Bantul, Jumat (22/10/2021).

Menurut PLT. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul Istirul Widilastuti, S.I.P. MPA., di Tahun 2021 Bantul memberangkatkan sebanyak 5 KK calon transmigran yang sudah lulus seleksi dan sudah mengikuti pelatihan yang akan diberangkat dengan moda transportasi pesawat udara.

“Sebetulnya kalau tidak ada pandemi Covid-19, Kabupaten Bantul mendapat alokasi dari pemerintah pusat sebanyak 20 KK, dengan adanya refocusing Tahun 2021 hanya memberangkatkan 5 KK,” terang Istirul.

Sebelum pemberangkatan, calon transmigran dibekali aneka ketrampilan seperti bercocok tanam, dan wirausaha lainnya, sehingga di tempat yang baru nantinya bisa dikembangkan dan diharapkan mampu memajukan daerah di kawasan tempat transmigrasi.

“Setiap KK calon transmigran yang akan berangkat, Pemkab Bantul memberikan uang penghargaan sebanyak Rp10 juta yang nantinya digunakan untuk usaha baru, sesampai di lokasi nantinya transmigran mendapat bantuan sembako setahun untuk di lahan kering, dan satu setengah tahun untuk lahan basah,” terangnya.

Baca juga   Bahagianya Anak di Pengungsian Karanggintung, Dapat Hadiah dari Ganjar

Sekda Bantul Helmi Jamharis mewakili Bupati Bantul mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi yang tinggi kepada bapak/ibu calon transmigran yang telah mempunyai niat untuk memperbaiki kehidupannya di tanah seberang, yang berarti pula telah turut serta mensukseskan program pemerintah untuk pemerataan penduduk melalui program transmigrasi.

“Sebagaimana telah diketahui bersama, program transmigrasi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan transmigran dan masyarakat sekitarnya, peningkatan dan pemerataan pembangunan daerah serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” tutur Sekda.

Setiap KK calon transmigran yang akan berangkat, Pemkab Bantul memberikan uang penghargaan sebanyak Rp10 juta yang nantinya digunakan untuk usaha baru. (Foto: Humas Pemkab Bantul)

Berdasarkan kenyataan, sampai saat ini transmigrasi tetap dibutuhkan. Daerah tujuan memerlukan pionir pembuka daerah baru sekaligus para transmigran dapat memberikan contoh kepada masyarakat sekitar tentang bagaimana cara mengolah lahan secara lebih baik dan maju.

“Setiap KK calon transmigran akan diberikan lahan kurang lebih 2 hektar per kepala keluarga. Sebagai transmigran tentunya diperlukan SDM yang ulet, gigih, berjiwa pionir, karena dengan jiwa tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan mendukung daerah tujuan, serta diharapkan dapat menjadi contoh pekerja yang handal di tempat tujuan,” ucap Sekda.

Lebih lanjut Sekda Bantul, khususnya untuk ibu-ibu, dia berpesan, untuk mendampingi suami dan putra putri di lokasi transmigran, karena peran panjenengan sangat menentukan. Apabila sosok ibu sudah tidak kerasan di lokasi, biasanya akan diikuti oleh anak-anak dan suami.

Baca juga   Hendrar Prihadi: Jangan Timbulkan Kerumunan pada Penyembelihan Hewan Kurban

“Diharapkan dengan kebersamaan, kegotong royongan di lokasi dapat meraih kesuksesan yang dicita-citakan bersama. Kami Pemerintah Kabupaten Bantul akan selalu mendoakan mudah-mudahan bapak/ibu kerasan dan dapat sukses di lokasi yang baru nanti,” ucapnya.

Adapun Calon Transmigran, 5 KK terdiri dari 16 jiwa yakni Bapak N. Endin dari Trirenggo Bantul, Bapak Wijiono dari Ngestiharjo Kasihan, Bapak Suyitno dari Argodadi Sedayu, Bapak Budi Hartono dari Argomulyo Sedayu, dan Bapak Nurhadi Putro dari Trimurti Srandakan.

Sementara, Suyitno salah satu Calon Transmigran dari Sedayu mengatakan alasannya mengikuti transmigran ini yakni ingin meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus ikut memajukan daerah transmigrasi.

“Saya ingin mengubah image, bahwa transmigrasi itu tidak seperti orang-orang bayangkan, dengan bertansmigrasi kami ingin memajukan daerah transmigrasi dengan keahlian yang saya miliki dan tentunya membawa nama baik Kabupaten Bantul,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Gibran Rakabuming menerima bantuan CSR dari PT Jasa Raharja Cabang Jawa Tengah berupa 785 bibit tanaman. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemkot Solo)

Peristiwa

Jasa Raharja Serahkan 785 Bibit Tanaman untuk Hijaukan Solo
Yayasan Buddha Tzu Chie salurkan bantuan beras untuk masyarakat terdampak pandemi Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Yayasan Budha Tzu Chi Bantu 10.000 Karung Beras
Gus Yusuf menerima Bantuan Sosial Dalam Rangka PPKM Darurat dari Pemerintah melalui TNI/Polri. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Magelang)

Peristiwa

Polda Jateng Salurkan Bantuan Beras PPKM Darurat di Ponpes API Tegalrejo
Gibran Rakabuming Raka dan Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi usai menandatangani Nota Kesepahaman kerja sama untuk mendongkrak UMKM. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Solo Local Festival, Upaya Pemkot Solo dan Bank BJB Dongkrak UMKM
Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Mawar Hartopo menyerahan bantuan kepada lansia terdampak Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kudus)

Peristiwa

PKK Kudus Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Pandemi
Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menerima penghargaan Nirwasita Tantra 2020 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. (Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

Peristiwa

Sri Sultan HB X Terima Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2020
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Yogyakarta Kadri Renggono dalam jumpa pers Sekati YK ing Mall di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (12/10/2021). (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Yogya Gelar Pasar Industri Kreatif ‘Sekati YK Ing Mall’
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengapresiasi kegiatan merti kali warga Kampung Gendeng. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Peduli Kelestarian Sungai, Warga Gendeng Gelar Merti Kali