Home / Peristiwa

Selasa, 13 Juli 2021 - 12:17 WIB

Pemkab Bantul Buka Pendaftaran Online Vaksinasi Covid-19 di Seluruh Puskesmas

Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Pedagang Pasar Pleret. (Foto:nyatanya.com/Humas Bantul)

Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Pedagang Pasar Pleret. (Foto:nyatanya.com/Humas Bantul)

NYATANYA.COM, Bantul – Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Pedagang Pasar Pleret di Pendopo Kapanewon Pleret, Selasa (13/7/2021). Kegiatan yang diinisiasi Dinas Perdagangan Bantul ini dilaksanakan di dua tempat yakni di Pasar Pleret dan Pasar Sorobayan Sanden dengan sasaran sebanyak 500 pedagang.

Kepala Dinas Perdagangan Bantul Sukrisna mengatakan, nantinya seluruh pedagang di Bantul akan divaksinasi, ada lebih kurang 7000 pedagang. Dan pada hari ini ada sekitar 1700 yang sudah divaksin, Pasar yang sudah mendapatkan Vaksinasi Tahap I ini ada 5 yakni: Pasar Bantul, Pasar Jejeran Pleret, Pasar Sorobayan, Pasar Pijenan Pandak dan Pasar Hewan Pandak.

“Untuk pasar-pasar lainnya menyusul, dikarenakan keterbatasan SDM dan lingkungan pasar yang belum kondusif, di mana ada pedagang yang terpapar Virus Covid-19 di Pasar Niten sebelah utara, untuk Pasar Imogiri nantinya juga akan kami laksanakan vaksinasi selama 3 hari karena banyaknya pedagang yang ikut vaksninasi,“ terang Sukrisna.

Baca juga   Nyawa Terancam Karena Dukung Pembangunan Bendungan Bener, Warga Wadas Wadul Gubernur Ganjar

Sementara itu Bupati Bantul Abdul Halim Muslih usai tinjauan mengatakan bahwa untuk mempermudah masyarakat mengikuti vaksinasi, Pemkab Bantul barus saja telah melaunching aplikasi berbasis web www.ikutvaksin.bantulkab.go.id.

“Jadi pendaftaran secara offline (luring) dan online (daring) ini kita lakukan untuk mengakselerasi/mempercepat capaian vaksinasi, dari sekitar 700.000 sasaran ini kita sudah, mencapai kira-kira 30%nya, “ kata Bupati Bantul.

Dengan demikian maka, tahun ini kita targetkan semua selesai termasuk anak-anak usia 12 tahun keatas, anak-anak sudah bisa mendaftarkan secara daring melalui aplikasi yang sudah kita launching tersebut.

Tapi sementara baru di Sentra Vaksinasi, yang menerima layanan vaksin melalui aplikasi itu, nantinya dalam waktu 2 – 3 hari ini setelah semua admin di Puskesmas itu sudah dilatih, maka kita buka ke 27 puskesmas di Bantul.

Baca juga   PMI Purbalingga Terima Bantuan Konsentrator Oksigen

Terkait penuhnya kuota di hari pertama launching aplikasi itu, karena baru satu Fasilitas Kesehatan di Sentra Vaksinasi yang ada di aplikasi itu, Bupati mengatakan masyarakat untuk menunggu 2 – 3 hari ini semua 27 puskesmas sudah ready (siap) kita on semuanya.

“Per puskesmas nantinya akan melayani 100 orang per hari, jadi setelah nanti ada pendaftaran online ini kita targetkan per harinya itu 6000 orang tervaksinasi, SDM dah siap, OPD juga siap membantu kapanewon, dan itu sudah kita SK kan,” kata Bupati Bupati. (*)

Share :

Baca Juga

ilustrasi:nyatanya.com

Peristiwa

Pelamar CASN di Magelang Tembus Tujuh Ribu Orang, Formasi Kesehatan Minim Peminat
Vaksinasi bagi pelaku seni budaya yang digelar Kundha Kabudayan Kulonprogo. (Foto: Humas Kulonprogo)

Peristiwa

Gencarkan Vaksinasi, Bangkitkan Sektor Seni dan Budaya di Kulonprogo
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Perusahaan Diminta Tegakkan Aturan WFH Karyawan
Polres Temanggung melanjutkan penyekatan di beberapa ruas jalan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

PPKM Darurat Dilanjutkan, Temanggung Teruskan Penyekatan Jalan
Mumpung ketemu dengan Bupati, pedagang angkringan ini minta selfi. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Ditegur Tak Patuh PPKM Darurat, PKL ini Malah Minta Selfi dengan Bupati
Sasaran vaksinasi ibu hamil di Klaten sebanyak 4.200-an orang yang usia kandungannya diatas 12 minggu sampai sekitar 33 minggu. (Foto:Humas Klaten)

Peristiwa

Ibu Hamil di Klaten Mulai Divaksin Covid-19
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menyerahkan bantuan sosial kepada tokoh masyarakat dan warga Kricak. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Wawali Yogyakarta Serahkan Bansos untuk Warga Kricak
Rendang dalam kemasan kaleng 'Rendangmu' bisa awet dua tahun. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Terbanyak se-Indonesia, LazisMu Sragen Kumpulkan 11.000 Kaleng Rendang Daging Kurban