Home / Peristiwa

Sabtu, 12 Maret 2022 - 14:46 WIB

Pemkab Temanggung Anggarkan Rp1,8 Miliar untuk Sertifikasi Aset Tanah

Foto ilustrasi. Pemerintah Kabupaten Temanggung menganggarkan dana Rp1,8 miliar pada APBD tahun 2022, untuk penyelesaian sertifikasi aset tanah sebanyak 1.485 bidang. (MC Kab.TMG)

Foto ilustrasi. Pemerintah Kabupaten Temanggung menganggarkan dana Rp1,8 miliar pada APBD tahun 2022, untuk penyelesaian sertifikasi aset tanah sebanyak 1.485 bidang. (MC Kab.TMG)

NYATANYA.COM, Temanggung – Pemerintah Kabupaten Temanggung menganggarkan dana Rp1,8 miliar pada APBD tahun 2022, untuk penyelesaian sertifikasi aset tanah sebanyak 1.485 bidang.

Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Temanggung Tri Winarno mengatakan, sertifikasi tanah aset pemkab terus dikebut. Ditargetkan pada 2022 semua aset telah memiliki sertifikat.

Untuk itu, pihaknya intensif menjalin komunikasi dengan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Temanggung, untuk sertifikasi tanah aset pemkab.

“Kami target sebelum akhir tahun 2022 seluruh aset tanah Pemkab Temanggung sudah bersertifikat,” kata Tri Winarno, Jumat (10/3/2022).

Dikatakannya, berdasar catatan, pada 2020 tanah milik Pemkab Temanggung yang belum bersertifikat sebanyak 2.885 bidang. Dari hasil konsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tanah itu harus segera bersertifikat.

Baca juga   Desa Pandemulyo Jadi Pilot Project Kampung Restorasi Justice di Temanggung

“Capaian sampai 2021, sudah ada sekitar 52 persen yang sudah bersertifikat. Sisanya atau sekitar 1.485 bidang tanah ditarget selesai pada 2022,” ujarnya.

Ditambahkan, Pemkab Temanggung menganggarkan dana Rp1,8 miliar pada APBD 2022, untuk program sertifikasi tanah aset Pemkab. Dana itu mulai untuk pengukuran tanah hingga terbitnya sertifikat.

Dikemukakan, aset tanah pemkab yang belum disertifikasi, seperti jalan lingkungan perumahan, jalan kampung, jalan kabupaten, tanah irigasi dan lambaian sungai. Contoh jalan yang belum bersertifikat adalah Jalan Pahlawan, Kota Temanggung.

Baca juga   Tokoh Budaya Solo Beri Ganjar Sebilah Keris Luk 9 Buatan Tahun 1480, Gratifikasi?

“Untuk bidang tanah lapang dan yang di atasnya sudah berdiri bangunan, semua sudah bersertifikat,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Kantor ATR/BPN Temanggung Retno Kustiah mengatakan, diperlukan sinergitas antara Pemkab dan BPN dalam merealisasikan program sertifikasi tanah.

Sebab program strategis nasional seperti Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Temanggung tidak akan berjalan tanpa dukungan pemkab.

Dikatakannya, sertifikat tanah diperlukan untuk kepastian hukum dan kepemilikan yang memadai. Sehingga tidak menjadi konflik pertanahan.

“Kami sangat mendukung sertifikasi tanah aset Pemkab Temanggung,” tandasnya.

(N1)

Share :

Baca Juga

Kantor ATR/BPN Temanggung melaksanakan kegiatan penyerahan sertipikat tanah untuk program PTSL tahun 2021 untuk Desa Mudal sebanyak 366 sertipikat dari 49.833 sertipikat seluruh Kabupaten Temanggung. (Foto:MC.TMG)

Peristiwa

Sebanyak 366 Sertipikat Tanah Program PTSL Diserahkan di Desa Mudal
Ilustrasi. Foto: Ist

Peristiwa

Polda Aceh Sita Uang Fee Pengadaan Wastafel dari Dana Refocusing Covid-19
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi inisiatif Polres Pemalang yang menyiapkan gerai vaksinasi di Pos Lalu Lintas Pemalang. Di gerai ini, warga bisa datang malam hari untuk menerima vaksin. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar Apresiasi Si Sambeng, Layani Vaksinasi Sampai Malam dan Sediakan Hadiah Undian
Ilustrasi: nyatanya.com

Peristiwa

Wisatawan Asal Pasuruan Terseret Ombak Pantai Parangtritis
Seperti halnya kopi, Temanggung dongkrak komoditas cabai. Salah satunya melalui pelatihan pengolahan dan pemasaran olahan cabai. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Termotivasi Kopi, Temanggung Siap Jadi Sentra Cabai
Para pelaku kopi mulai dari petani, barista, roaster kopi hadir di Balkondes Borobudur guna membahas branding kopi di Magelang, Sabtu (20/11/2021). (Foto: humas/beritamagelang)

Peristiwa

Bangun Sinergi Industri Kopi, Magelang Bentuk Klaster dan Siapkan Brand Khusus
Sebanyak 40 wartawan di DIY mengikuti KLW yang diselenggarakan oleh PWI DIY. (Foto: Dok.PWI DIY)

Peristiwa

Perkuat Marwah Pers Profesional dan Independen, 40 Wartawan Ikuti KLW PWI DIY
Masyarakat dan OPD terkait di Rembang mengadakan kerja bakti membersihkan sangkrah dapuran bambu. Foto: MC Kab.Rembang

Peristiwa

Antisipasi Banjir, Pemkab Rembang Kerahkan Warga Bersihkan Sangkrah Bambu di Bawah Jembatan