Home / News

Jumat, 8 Oktober 2021 - 10:37 WIB

Pemkab Temanggung Ngoyak-oyak Pabrikan Habiskan Tembakau Petani

Ketua Tim Gugus Pertembakauan Kabupaten Temanggung, Sri Hariyanto mengatakan, dari pantauan hingga Oktober 2021 ini, di gudang-gudang, proses pembelian masih berlangsung, seperti di PT Gudang Garam. (Foto:MC.TMG)

Ketua Tim Gugus Pertembakauan Kabupaten Temanggung, Sri Hariyanto mengatakan, dari pantauan hingga Oktober 2021 ini, di gudang-gudang, proses pembelian masih berlangsung, seperti di PT Gudang Garam. (Foto:MC.TMG)

NYATANYA.COM, Temanggung – Pemkab Temanggung terus meminta (ngoyak-oyak) pabrikan untuk membeli tembakau petani sampai habis. Oleh karena itu, Tim Gugus Pertembakauan terus melakukan komunikasi dan pemantauan di lapangan.

Ketua Tim Gugus Pertembakauan Kabupaten Temanggung, Sri Hariyanto mengatakan, dari pantauan hingga Oktober 2021 ini, di gudang-gudang, proses pembelian masih berlangsung, seperti di PT Gudang Garam.

Ia pun secara langsung menemui para grader dan meminta agar terus melakukan pembelian tembakau Temanggung sampai habis tidak tersisa.

Pemerintah Kabupaten Temanggung, meminta kepada pihak pabrikan untuk menghabiskan tembakau petani. Tadi hasil pembicaraan dengan Gudang Garam mereka berkomitmen akan membeli tembakau petani sampai habis, sesuai kualitas atau standar pabrik.

Baca juga   World Cleanup Day, Siswa di Temanggung Pilah Sampah

“Intinya beli tembakau yang masih ada di petani sampai habis, kasihan petani kalau tidak terbeli,” ujarnya saat melakukan pemantauan di gudang, PT Gudang Garam, Kamis (7/10/2021).

Grader PT Gudang Garam, Tjhong They alias Hartanto mengatakan, pada prinsipnya sampai saat ini masih melakukan pembelian tembakau petani. Akan tetapi dalam prosesnya menerapkan protokol kesehatan secara ketat, karena masih masa pandemi Covid-19.

“Sampai sekarang masih melakukan pembelian. Tapi patokannya tetap kualitas, sesuai standar yang telah ditentukan oleh pabrik. Kalau pabrik suruh beli terus, kita juga malah senang,” ujarnya Kamis (7/10/2021).

Baca juga   TMMD Sengkuyung di Desa Kaloran Targetkan Betonisasi Jalan 1.050 Meter

Grader lainnya Candra Purnama yang akrab di panggil Koh Sin, menuturkan, pihaknya saat ini sudah membeli tembakau hingga grade F. Hanya saja harga di lapangan memang bervariasi.

“Ini sudah ada grade F, tembakau Sumbing, tapi memang belum banyak ada 35 keranjang. Harga itu sesuai kualitas, seperti yang grade F ini bagus, dari aroma dan warnanya sudah kelihatan,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Jumpa pers ketersediaan dan terpenuhinya ikan dan daging di Merauke menjelang pelaksanaan PON, di Media Center Kominfo PON Papua Klaster Merauke. (Foto:MCKominfo)

News

Jelang PON, Stok Ikan dan Daging di Klaster Merauke Mencukupi
Menkes Budi Gunadi Sadikin, mengatakan setiap orang berhak mendapatkan vaksin Covid-19 termasuk masyarakat yang tinggal di daerah dengan distribusi serta akses vaksinasi yang sulit. (Foto: Kemenkes)

News

Pemerintah Upayakan Vaksinasi bagi Masyarakat Adat dan Pedalaman
Konferensi pers dan pemusnahan barang bukti 19 kg ganja kering dari tersangka ATC yang ditangkap di wilayah Secang, Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

BNN Magelang Musnahkan Barang Bukti 19 Kilogram Ganja Kering
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan, pemerintah akan mulai melakukan uji coba PPKM level satu (new normal) di Kota Blitar, Jawa Timur. (Foto: Humas Kemenko Marves/Istimewa)

News

Pemerintah akan Uji Coba PPKM Level Satu di Blitar
Foto: Nyatanya.com/istimewa

News

Banten Diguncang Gempa 2 Kali, Pesisir Selatan Jawa Berpotensi Tsunami
Info Grafis: nyatanya.com/Twitter @kominfodiy

News

Diskominfo Keluarkan Jadwal Migrasi TV Biasa ke Digital
Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

News

Ganjar Kecolongan, Brebes Kembali ke PPKM Level 4
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X saat mengikuti Rakor Sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bersama Kemenkomarivest Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

PPKM Level 4 Diperpanjang! Ini Alasanya