Home / News

Kamis, 28 April 2022 - 09:03 WIB

Pemkot Dorong Perlindungan Jaminan Ketenagakerjaan Bagi Pekerja di Kota Yogya

Haryadi Suyuti dalam forum kepatuhan jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan di Hotel Grand Ina Indonesia, Rabu (27/4/2022). Foto: Humas Pemkot Yogya

Haryadi Suyuti dalam forum kepatuhan jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan di Hotel Grand Ina Indonesia, Rabu (27/4/2022). Foto: Humas Pemkot Yogya

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan terus berusaha medorong adanya perlindungan jaminan ketenagakerjaan bagi pekerja di Kota Yogyakarta.

Upaya tersebut tak main main, hal ini dibuktikan dengan di terbitkannya Peraturan Walikota (Perwal) nomor 120 tentang optimalisasi pelaksanaan prrogram jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Yogyakarta pada tanggal 6 Desember 2021.

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti menjelaskan Perwal tersebut bertujuan untuk menegakkan regulasi kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Selain itu juga memberikan perlindungan bagi pekerja dalam melaksanakan ketugasannya, dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pekerja serta mengurangi angka kemiskinan baru,” katanya saat membuka forum kepatuhan jaminan sosial ketenagakerjaan di Hotel Grand Ina Indonesia, Rabu (27/4/2022).

Baca juga   Pisah Sambut Penjabat Wali Kota, Komitmen Bersama untuk Kemajuan Kota Yogyakarta

Haryadi menjelaskan di samping dukungan terhadap penyelenggaraan jaminan perlindungan ketenagakerjaan, Pemkot Yogya juga berupaya menggerakkan roda perekonomian dengan melakukan berbagai terobosan dalam mengembangkan UMKM dan dunia usaha di Kota Yogya.

“Pemkot Yogya memiliki program Gandeng Gendong, salah satu pengimplementasiannya, yakni dengan menggandeng para pelaku UMKM dalam kemitraan,” bebernya.

Dalam program tersebut, lanjutnya, para, UMKM diupayakan untuk dapat meningkatkan mutu kualitas produknya dan dapat dilakukan transaksi jual-beli langsung dengan konsumen melalui platform penjualan online maupun luring.

“Program Gandeng Gendong juga dilaksanakan dengan pembinaan ketahanan pangan dan ekonomi, pengembangan kampung wisata, serta penciptaan paket-paket wisata baru untuk berkunjung dan berbelanja ke kampung wisata tersebut,” jelasnya.

Dengan dukungan penuh terhadap para pelaku UMKM tersebut, diharapkan kelompok masyarakat yang terkena dampak dari kelesuan ekonomi akan memiliki kesempatan untuk memecahkan masalah ekonominya secara mandiri dan mengurangi ketergantungan akan bantuan sosial dari pemerintah.

Baca juga   Dekatkan Diri Kepada Masyarakat Yogyakarta, Daihatsu Gelar Urban Fest di Ambarukmo Plaza

Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta, Asri Basir, sangat mengapresiasi upaya Pemkot Yogya dalam medorong adanya perlindungan jaminan ketenagakerjaan bagi pekerja di Kota Yogyakarta.

Pihaknya menjelaskan berdasarkan data dari BPJS Ketenagakerjaan per tanggal 23 April 2022 jumlah peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Yogya baru mencapai 36,6% dari total potensi tenaga kerja sebanyak 186.502 pekerja.

“Sehingga, kita perlu mengerahkan usaha lebih untuk meningkatkan jumlah tersebut,” jelasnya.

Asri Basir berharap di tahun 2022 pencapaian coverage perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Yogyakarta bisa mencapai 45%.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng

News

Satgas Jogo Tonggo Diminta Dorong Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma Konvalesen
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari (ketiga dari kanan) dalam kegiatan Rekapitulasi Nasional Hasil Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2024 di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (14/12/2022). Foto: ANTARA/ Aditya Pradana Putra

News

Tok! Ini 17 Parpol yang Berhak Ikut Pemilu 2024, Partai Ummat Tak Lolos Verifikasi
Pembangunan hunian sementara resmi dimulai. Dimulainya pembangunan ditandai dengan 'pencangkulan pertama' oleh Menkopolhukam RI Mahfud MD, dan ditutup oleh doa yang dipimpin oleh Gus Miftah, di Lahan Relokasi Desa Sumbermujur Kabupaten Lumajang, Jumat (17/12/2021). (Foto:MC Kab. Lumajang)

News

Pembangunan Huntara untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru Resmi Dimulai
(Foto: Diskominfo Jateng)

News

Banyak Hewan Terpapar PMK, Hindari Konsumsi Daging Setengah Matang

News

Pasien Sembuh Covid-19 di DIY Bertambah 1.508 Orang
Bupati Sukoharjo Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santosa melakukan pantauan di Pasar Sapi Bekonang, Mojolaban. (Foto: MC Kab Sukoharjo)

News

Antisipasi Wabah PMK, Setiap Ternak Wajib Kantongi Surat Sehat
Buntut dari protes bupati/wali kota di Jateng, Ganjar Pranowo mengecek langsung data vaksinani ke lapangan. (Foto: Humas Jateng)

News

Sejumlah Bupati/Wali Kota di Jateng Protes Ketersediaan Vaksin
Foto: Dok.AP I

News

AP I Lengkapi Fasilitas Vaksinasi di 15 Bandaranya, Ini Daftarnya