Home / Peristiwa

Selasa, 10 Agustus 2021 - 20:02 WIB

Pemkot Jamin Ketersediaan Vaksin untuk Warga Yogya

Wakil walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Wakil walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memastikan ketersediaan vaksin Covid-19 untuk melaksanakan program vaksinasi guna mencegah penularan virus corona. Berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat, akan ada distribusi vaksin Covid-19 di bulan Agustus ini. Diharapkan vaksin segera terdistribusi untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 di Kota Yogyakarta.

Menurut Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Menteri Kesehatan mengatakan ada 72 juta dosis vaksin yang akan turun bulan Agustus. Pihaknya sudah berkoordinasi terkait hal tersebut dengan pemerintah pusat. Distribusi vaksin melalui Pemda DIY dalu baru didistribusikan ke kota.

“Artinya vaksin ada, bukan tidak ada. Cuma distribusi belum sampai ke kami. Ini bukan terhambat karena distribusi vaksin perlu waktu,” kata Heroe, Selasa (10/8/2021).

Pihaknya menyebut, ketersediaan vaksin Covid-19 di Kota Yogyakarta per Jumat (6/8/2021) sekitar 24.000 dosis. Kota Yogyakarta juga memiliki ketersediaan vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca sekitar 9.800 dosis untuk penyuntikan dosis kedua.

Baca juga   Srikandi Karang Taruna Jogja Bantu Pemulasaran Jenazah Wanita

“Sesuai petunjuk Kemenkes vaksin yang ada, prioritas untuk vaksinasi dosis kedua dulu. Jangan sampai dosis yang kedua terlambat,” tambahnya.

Pemkot Yogyakarta terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 lewat program Jogja Merdeka Vaksin. Heroe menjelaskan kecepatan vaksinasi Covid-19 di Kota Yogyakarta berkisar 5.000 sampai 6.000 dosis.

Jumlah itu dari kegiatan vaksinasi regular di 18 puskesmas, 13 rumah sakit, 2 klinik serta kegiatan vaksinasi massal seminggu 5 kali dan vaksinasi di sekolah- sekolah.

“Kami mempercepat proses vaksinasi bagi warga Kota dengan program Merdeka Vaksin melibatkan berbagai organisasi dan kelompok masyarakat. Tentu disesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang ada. Harapan kami secepatnya ada distribusi, agar vaksinasi di Yogya bisa lebih cepat,” tutur Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta itu.

Baca juga   Dandim Yogya Beri Pembekalan Bela Negara kepada Mahasiswa Baru UNY

Heroe menjelaskan dari sekitar 330.000 penerima vaksin yang dilayani Pemkot Yogyakarta, sekitar 59 persen adalah warga luar kota, tapi beraktivitas di Kota Yogyakarta.

Misalnya petugas pelayanan publik, pelaku wisata dan pedagang pasar. Sedangkan warga Kota Yogyakarta sudah divaksin sekitar 41 persen dari total sekitar 352.000 warga kota yang berusia 12 tahun ke atas.

“Itu artinya vaksinasi yang dilakukan Pemkot Yogyakarta juga untuk seluruh warga di DIY. Maka harapan kami memang segera ada pasokan vaksin agar bisa terpenuhi,” tandas Heroe. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat sidak ke Pasar Darurat dan Pasar Baru Kedungwuni.(Foto:nyatanya.com/Dinkominfo Pekalongan)

Peristiwa

Hari Ke-3 PPKM Darurat, Warga Semakin Tertib
Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM didampingi Wakil Bupati, Drs H Agus Santosa kembali menyerahkan bantuan paket sembako untuk masyarakat. (Foto:Humas Sukoharjo)

Peristiwa

Bupati Sukoharjo Kembali Serahkan Bantuan 5.494 Paket Sembako
Serma Hartono mendistribusikan beras bantuan Kemenhan RI kepada masyarakat wilayah Kricak. (Foto: dokumentasi Koramil Tegalrejo)

Peristiwa

Serma Hartono Salurkan Beras Bantuan Kemenhan Kepada Warga Kricak
Logo Kabupaten Sukoharjo. (ilustrasi:nyatanya.com)

Peristiwa

Gerakan ASN Peduli Dampak Corona, ASN Sukoharjo Donasi Sembako Senilai Rp200 Ribu
Ganjar Pranowo meninjau pelaksanaan vaksinasi di Surakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Minat Warga Tinggi, Vaksin di Jateng Akan Ditambah
Jumlah sasaran vaksinasi ibu hamil pada tahap ini sebanyak 2.674 dari total sasaran 4.756 orang. Sejak minggu lalu sudah tercapai 30 persen lebih. Vaksinasi terhadap ibu hamil ditargetkan selesai pekan depan. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Ibu Hamil dan Difabel Magelang Divaksin Covid-19
Akses Jalan Bandongan Kaliangkrik kini diperlebar dari 4 meter menjadi 7 meter. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Jalan Bandongan Kaliangkrik Kini Lebar dan Mulus
Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat mengikuti rakor bersama Marinves RI, Luhut Binsar Panjaitan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Sragen Terapkan PPKM Level 3, Pembatasan Tetap Dilakukan