Home / News

Kamis, 9 September 2021 - 15:22 WIB

Pemkot Magelang Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Magelang – Pemerintah Kota Magelang terus mendorong percepatan vaksinasi Covid-19, khususnya bagi lansia. Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz menyebut masih banyak lansia yang takut divaksin dengan berbagai alasan.

“Lansia masih banyak yang takut (divaksin), makanya sosialisasi dari Dinas Kesehatan, camat, lurah, betul-betul kita galakkan,” terang Aziz, usai meninjau vaksinasi Covid-19 lintas agama, bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma), Rabu (8/9/2021).

Aziz mengatakan, capaian vaksinasi gabungan warga Kota dan Kabupaten Magelang sudah mencapai 70 persen. Pihaknya optimistis Desember 2021 vaksinasi di wilayahnya sudah selesai.

“Kita masih kejar vaksinasi untuk warga Kota Magelang,” ucapnya.

Aziz bersyukur PPKM Kota Magelang turun ke level 3. Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes), supaya kasus Covid-19 tidak kembali melonjak. Tempat-tempat strategis yang berpotensi menimbulkan kerumunan akan dipantau.

Baca juga   BPBD Magelang Antisipasi Dampak Hujan Abu Vulkanik Merapi

“Seperti di Alun-alun kemarin sempat ramai. Kita akan pasang Satpol PP, dibantu Polri dan TNI untuk mengingatkan masyarakat secara persuasif, dan walaupun kita sudah PPKM level 3 kita harus tetap prokes,” paparnya.

Aziz mengatakan, dalam waktu dekat akan mengadakan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di beberapa sekolah yang ditunjuk, serta simulasi pembukaan objek wisata.

“Ke depan kita harus hidup menyesuaikan dengan pandemi Covid-19, dengan tiga hal penting yakni vaksinasi, prokes, dan imunitas,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi Unimma, Pemkot Magelang dan Pemkab Magelang yang telah berpartisipasi dalam percepatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat, khususnya bagi lansia yang berisiko tinggi.

Baca juga   BPPTKG Imbau Warga Tidak Beraktivitas di Alur Sungai Merapi

“Saya terima kasih dari kawan-kawan Unimma, dari Pemkot, Pemkab, ini ada TNI/Polri juga membantu. Saya ingin ada percepatan. Silakan di- manage yang baik. Tapi saya minta prioritas, tetap carilah lansia,” kata Ganjar.

Ganjar menuturkan, untuk mencari data lansia bisa bekerja sama dengan BPJS yang memiliki data lansia dengan penyakit penyerta agar dapat disuntik vaksin terlebih dahulu.

“Bisa juga bekerja sama dengan BPJS, mereka punya data anggota BPJS yang memang punya penyakit bawaan. Itu boleh disuntik dulu. Kita sudah coba kemarin di Semarang, terus Banyumas. Kalau itu bisa menjadi prioritas, InsyaAllah mereka yang risiko-risiko tinggi itu akan bisa kita amankan lebih dulu,” ujar Ganjar. (*)

Share :

Baca Juga

Penandatanganan sekaligus deklarasi komitmen kesepakatan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Penurunan Angka Stunting Butuh Sinergi Banyak Pihak
Bupati Klaten, Sri Mulyani meninjau langsung kegiatan PTM yang digelar di SMAN 2 Klaten dan SMKN 2 Klaten. (Foto: Humas Kab.Bantul)

News

Jangan Kendor Prokes, PTM di Klaten Dipantau Ketat
Sri Sultan Hamengku Buwono X saat rakor secara daring bersama Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Genjot Vaksinasi Covid-19, DIY Targetkan 20.000 Orang Per Hari
Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

News

Lainnya Turun Level, Purworejo dan Kota Magelang Masih Level 4
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Hari Ini DIY Mencatat Penambahan Kasus Covid-19 Sebanyak 1.431, Sembuh 976 Kasus
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Nadiem Makarim saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Surakarta, Senin (13/9/2021). (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

News

Menteri Nadiem Apresiasi Gibran dalam Pelaksanaan PTM
Kabar duka diunggah Menag Yaqut Cholil Qoumas di Instagramnya. (Foto:nyatanya.com/Instagram gusyaqut)

News

Pengasuh Ponpes Sunan Pandanaran KH Masykur dan Nyai Hj Wiwik Fasihah Wafat
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan keterangan pers usai gelar rapat tertutup terkait PPKM Darurat. (Foto: nyatanya.com/Prastyawan)

News

Tindaklanjuti PPKM Darurat Jawa-Bali, Sri Sultan HB X Gelar Rapat Tertutup