Home / News

Senin, 30 Agustus 2021 - 15:31 WIB

Pemkot Siapkan Skema Intervensi Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan skema untuk melakukan intervensi anak yatim, piatu, dan yatim piatu akibat orang tua meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

Intervensi akan melibatkan korporasi dan lembaga sosial untuk membantu dan mendampingi para anak yatim, piatu dan yatim piatu akibat Covid-19. Pendampingan psikologis terhadap para anak-anak tersebut juga sudah dilakukan melalui dinas terkait.

“Selama ini kami sudah mengantisipasi terhadap anak yatim, piatu dan yatim maupun piatu yang orangtuanya meninggal karena terpapar Covid-19. Kami siapkan beberapa skema,” kata Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Senin (30/8/2021).

Heroe menyatakan sejak Juli 2021 sudah melakukan pemantauan untuk antisipasi anak-anak yatim, piatu dan yatim piatu karena orang tua meninggal dunia terpapar Covid-19. Dicontohkan pada kasus Covid-19 Juli lalu ada suami istri meninggal dunia, maupun istri atau suami yang meninggal dunia.

“Sejak itu kami mencoba untuk intervensi anak-anak yang kehilangan orangtuanya karena terpapar Covid-19,” ujar Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta itu.

Pihaknya menyampaikan sejak beberapa minggu lalu dilakukan identifikasi kasus anak yatim, piatu, yatim piatu karena orang tua meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Baca juga   Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Ratusan ASN Pemkot Yogya Dites Urine, Ini Hasilnya

Skema pendampingan maupun bentuk bantuan kepada anak-anak tersebut tengah dirumuskan. Rencana akan melibatkan korporasi dan lembaga sosial akan dilibatkan untuk mendampingi anak-anak tersebut.

“Bentuk bantuan sedang dirumuskan dan melibatkan banyak pihak. Kami tekankan agar ini berkesinambungan. Sudah ada beberapa korporasi yang bersedia dan memberikan bantuan,” tambah Heroe.

Selain itu pemetaan terhadap kondisi kesejahteraan keluarga anak yang ditinggalkan orangtua karena terpapar Covid-19. Heroe mencontohkan sebelum orangtua atau tulang punggung meninggal dunia tidak masuk kategori keluarga miskin tapi bisa menjadi kategori miskin. Termasuk menyiapkan program beasiswa dan segala macam untuk membantu anak-anak itu.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta Edy Muhammad menyebut dari data yang masuk, total ada 248 anak yang kehilangan orangtua karena meninggal terpapar Covid-19.

Sekitar 22 anak di antaranya harus kehilangan ayah ibunya dan menjadi yatim piatu. Sedangkan sisanya kehilangan salah satu orangtua misal ayah (piatu) atau ibu(yatim).

Baca juga   Awali Tugas, Danrem 072/ Pamungkas Berikan Jam Komandan

“Kami lakukan pendampingan psikologis lewat puspaga secara proaktif ke wilayah. Terutama prioritas yang yatim piatu karena sebagian syok kehilangan orang tua lantaran tidak mengira orang tua meninggal, sehingga butuh pendampingan untuk memberikan penguatan,” terang Edy.

Dia menyatakan masih akan melakukan pencermatan dan pemilahan data ratusan anak yang kehilangan orangtua karena meninggal terpapar Covid-19. Pemilihan terkait anak itu masuk dalam data keluarga program Keluarga Menuju Sejahtera (KMS) maupun Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial.

Hal itu untuk penanganan berkelanjutan yang akan dikoordinasikan dengan instansi lain seperti Dinas Sosial dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta.

Di samping itu pemilihan data sampai pada usia anak di bawah 5 tahun( balita) dan di bawah 2 tahun (baduta).

“Kami akan pilah mana yatim, piatu dan yatim piatu yang baduta dan balita. Ini terkait penanganan lebih spesifik seperti permasalah pemberian ASI. Untuk pengasuhan dimulai dari saudara terdekat atau kerabat dulu. Jika tidak ada, kami akan tindaklanjuti dan jangkau agar anak bisa tumbuh dengan baik,” ucapnya. (*)

Share :

Baca Juga

Vaksinasi di Kantor Kemantren Umbulharjo, Rabu (6/10/2021). Dalam kegiatan ini 1.500 orang dari Kelurahan Tahunan, Warungboto dan Sorosutan jadi sasaran vaksinasi yang digelar Pemkot Yogya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Sasar Kemantren Umbulharjo, Pemkot Yogya Tuntaskan Vaksinasi Wilayah
Ditjen Hubud Kemenhub memastikan operasional penerbangan di Bandar Udara Abdulrachman Saleh di Malang dan Bandar Udara Internasional Juanda di Surabaya tetap beroperasi normal, pasca-erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu (4/12/2021) yang terjadi sekitar pukul 15.32 WIB. (Foto: Istimewa)

News

Gunung Semeru Erupsi, AirNav Indonesia Antisipasi Operasional Penerbangan
H. Mochtar Thayf merupakan buronan dalam perkara pengadaan mesin genset untuk kelistrikan pada Kabupaten Nabire, Papua periode 2007-2008. (Foto: dok. Puspenkum)

News

Kejagung Tangkap Buronan Kasus Korupsi Genset, Mochtar Thayf
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Kasus Positif Lebih Tinggi dari Delta, Kemenkes: Layanan RS Harus Kondusif
Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta akan menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas satu arah di Jalan Gambiran sisi selatan mulai 30 Agustus 2022.

News

Satu Arah Jalan Gambiran Mulai 30 Agustus 2022, Berlaku untuk Semua Kendaraan
Sri Sultan HB X. (Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

News

Kasus Corona Melonjak, Sri Sultan: Jangan Anggap Enteng
Penyerahan hasil pekerjaan proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun Anggaran 2021 Kabupaten Wonogiri. (Foto:Kominfo Wng)

News

38 Proyek Irigasi Selesai, Wonogiri Siap Sambut Swasembada Pangan
Presiden Jokowi menanam bibit pohon kelapa genjah di Desa Giriroto, Boyolali, Kamis (11/8/2022). Foto: Humas Jateng

News

Dibantu Bibit Kelapa Genjah, Warga Giriroto: Terima Kasih Pak Jokowi dan Ganjar Pranowo