Home / Wisata

Kamis, 23 September 2021 - 15:16 WIB

Pemkot Yogya Bagikan Gelang Vaksin bagi Pelaku Usaha Wisata

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti membagikan gelang vaksin bagi pelaku usaha wisata di Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti membagikan gelang vaksin bagi pelaku usaha wisata di Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemkot Yogya mulai mendistribusikan gelang vaksin kepada usaha jasa pariwisata yang ada di wilayah Kota Yogya. Penyerahan gelang tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, Kamis (23/9/2021).

Dalam kesempatan tersebut diserahkan 1.000 gelang vaksin kepada 10 hotel yang hadir pada acara tersebut, dan 1.000 gelang vaksin ke PHRI untuk dapat dikoordinasikan penggunaannya.

Dengan dibagikannya gelang vaksin tersebut, diharapkan perhotelan dan usaha jasa pariwisata dapat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan berperan aktif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.

Usai menyerahkan, Walikota mengungkap gelang vaksin tersebut merupakan salah satu ikhtiar dalam upaya bersama untuk menciptakan pariwisata Kota Yogya yang aman, nyaman dan berbudaya.

“Selain memudahkan identifikasi warga yang sudah menerima vaksin baik dosis satu maupun dosis dua, juga sebagai souvenir atau kenang-kenangan khas bagi wisatawan saat mengunjungi, Kota Yogya, mengingat hal ini baru pertama kali dilakukan di Indonesia, belum pernah dilakukan di kota-kota lainnya,” jelasnya di Cavinton Hotel, Kamis (23/9/2021).

Baca juga   Apa Itu Taman Pintar Virtual Guide dan 360 Derajat yang Baru Diluncurkan?

Tak sampai disitu, lanjutnya, gelang vaksin tersebut juga akan memudahkan warga atau penerima vaksin saat berkegiatan di lingkungan Kota Yogya.

“Warga tidak perlu lagi mengeluarkan sertifikat vaksin, cukup dengan mengenakan gelang maka warga masyarakat dapat berkegiatan dengan leluasa di situasi new normal,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan bahwa Pemkot Yogya juga terus melakukan berbagai upaya untuk memulihkan ekonomi warga Kota Yogya.

“Sebagai kota pariwisata, Kota Yogya juga terimbas efek pandemi, industri pariwisata kita harapkan agar terus dapat menggeliat beraktivitas,” katanya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membangkitkan berbagai kegiatan pariwisata.

“Untuk mendukung kegiatan tersebut, kita menjalankan berbagai macam kebijakan seperti sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Security and Environment), perluasan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di tempat wisata dan pusat perbelanjaan,” katanya.

Baca juga   Sandiaga Uno Canangkan Tebing Breksi sebagai 50 Besar Desa Wisata Terbaik ADWI 2021

Terkait pariwisata di Kota Yogya, tambahnya, Kota Yogya menyimpan potensi wisata yang tidak bisa dijumpai di wilayah lain.

“Kelurahan atau kampung-kampung di Kota Yogya begitu unik, baik dari segi budaya, kuliner, bahkan personalitas warga. Maka tidak heran wisatawan dari berbagai wilayah berbondong-bondong datang ke kota Yogya,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut orang nomor satu di Kota Yogya ini membeberkan bahwa capaian vaksinasi warga Kota Yogyakarta telah mencapai angka yang cukup tinggi.

“Baik vaksinasi untuk lansia, anak-anak, maupun warga usia produktif telah berada di angka lebih dari 70%. Pemkot Yogya akan terus berusaha menggencarkan program vaksinasi agar di akhir bulan September, kita telah mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok,” bebernya. (*)

Share :

Baca Juga

Sandiaga Uno melihat sentra kerajinan di wilayah Breksi. Foto: nyatanya.com/istimewa

Wisata

Pandemi Covid-19, Jumlah Wisatawan ke Tebing Breksi Turun Drastis
Obyek wisata tirta Umbul Ponggok masih menjadi daya tarik wisatawan. Sejak simulasi pembukaan wisata mulai digelar pada 3 September 2021, pengunjung harus bersabar menunggu antrean untuk bisa masuk ke lokasi. (Foto: umbulponggok.co.id)

Wisata

Dibatasi 25%, Pengunjung Umbul Ponggok Harus Rela Antre
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meresmikan lima bangunan seni instalasi di Dusun Tegal Loegood Girikerto Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (15/10/2021). (Foto: MC Kab Sleman)

Wisata

Bupati Sleman Resmikan 5 Bangunan Seni Instalasi Senilai Rp1,2 Miliar
Teh Talua, minuman khas Sumatera Barat. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

Wisata

Teh Talua, Rasanya Nendang Bikin Pria Tambah Garang
Pendataan situs di Candimulyo oleh Disdikbud Kabupaten Magelang. (Foto: HUmas/beritamagelang)

Wisata

Disdikbud Magelang Data Sejumlah Situs Kuno Candimulyo
Vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif digelar Dinas Pariwisata DIY di Kawasan Hutan Pinus Mangunan dan Geosite Ngingrong. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Wisata

Percepatan Vaksinasi Pelaku Wisata, Ikhtiar Bangkit Bersama Sektor Pariwisata
Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Karimunjawa, Jumat (10/9/2021). Dengan pengembangan Bandara Dewandaru Ganjar berharap paket wisata segera dibuka.(Foto: Diskominfo Jateng)

Wisata

Ganjar Minta Wisata Karimunjawa Diujicobakan Terbatas
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo, jajaran Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Tengah dan DIY mengikuti simulasi uji coba pembukaan Taman Wisata Candi Prambanan dengan aplikasi PeduliLindungi. (Foto: Instagram @media_twc)

Wisata

Hari Ini Candi Prambanan Dibuka untuk Wisatawan dengan Aplikasi PenduliLindungi