Home / Peristiwa

Selasa, 24 Agustus 2021 - 04:57 WIB

Pemkot Yogya Canangkan PKK Bangga Kencana Kesehatan

Pemkot Yogyakarta canangkan PKK Bangga Kencana Kesehatan. (Foto: Humas pemkot Yogyakarta)

Pemkot Yogyakarta canangkan PKK Bangga Kencana Kesehatan. (Foto: Humas pemkot Yogyakarta)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta mencanangkan gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Kesehatan.

Program dan kegiatan PKK Bangga Kencana Kesehatan Kota Yogyakarta diharapkan mampu mengatasi persoalan di masyarakat, terutama pandemi Covid-19.

“Dalam pencanangan kegiatan kesatuan gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan kami harap semuanya mengarah menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat,” kata Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat pencanangan Gerakan PKK Bangga Kencana Kesehatan secara daring, Senin (23/8/2021).

Menurutnya gerakkan PKK Bangga Kencana Kesehatan harus mampu melihat kondisi kesehatan masyarakat di masa pandemi dengan respon cepat. Termasuk dampak sosial dari pandemi Covid-19 di masyarakat. Mengingat masa selesai pandemi Covid-19 tidak dapat diprediksi.

Pihaknya memberikan apresiasi tinggi kepada PKK tingkat kota, kemantren, kelurahan hingga kampung RT/RW yang selalu terdepan dan menjadi pelopor kegiatan merespon kondisi pandemi Covid-19 di wilayah.

“Gerakan PKK kemarin sudah banyak merespon kondisi pandemi seperti dapur balita, dapur lansia, relawan, cantelan sayur dan lainnya,” imbuhnya.

Baca juga   Pasien Sembuh Covid-19 di DIY Tambah 2.089 Orang

Heroe juga meminta peran PKK untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 di Kota Yogyakarta. Heroe menyebut vaksinasi Covid-19 di Kota Yogyakarta sudah mencapai sekitar 400.000 lebih untuk dosis pertama. Tapi sekitar 61 persen vaksinasi itu bukan penduduk Kota Yogyakarta karena seperti menyasar pelayan publik, pelaku ekonomi dan pekerja setempat.

Jumlah penduduk Kota Yogyakarta yang sudah divaksin sekitar 40 persen. Sedangkan penduduk Kota Yogyakarta mencapai sekitar 414.000 jiwa.

“Masih ada PR sekitar 200.000 warga Kota Yogya yang harus divaksinasi. Kami mohon bantuan PKK agar ikut mensukseskan program vaksinasi. Kami dorong ibu-ibu PKK menggerakan di tingkat RT/RW kampung kelurahan mengadakan vaksinasi bekerja sama dengan puskesmas,” terang Heroe.

Di samping itu pihaknya juga menyoroti persoalan sosial seperti anak yang menjadi yatim piatu karena orangtua meninggal akibat Covid-19. Oleh sebab itu diharapkan ada respon misalnya dari PKK Bangga Kencana terhadap para anak yatim piatu agar didampingi sehingga bisa melanjutkan kehidupan.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta Edy Muhammad mengatakan gerakan PKK Bangga Kencana Kesehatan mensinergikan antara PKK tingkat kota hingga RT, dengan program KB dan kader kesehatan di masyarakat.

Baca juga   Dinkopdag Temanggung Fasilitasi UKM Jadi Mitra Grab

Program yang dijalankan di antaranya terkait protokol kesehatan di masyarakat, perilaku hidup bersih dan sehat, Posyandu, PKK Sapa Aruh untuk mengawal warga yang isolasi mandiri, pendataan warga terpapar Covid-19 yang meninggal.

“Ajakan vaksinasi juga sudah berjalan. Gerakan gandeng gendong dan pendataan keluarga anak yang ditinggal orangtua karena terpapar Covid-19. Ada pendampingan psikologis ke wilayah, terutama yang yatim piatu,” papar Edy.

Edy Muhammad menjelaskan dari data yang masuk total ada 248 anak yang kehilangan orangtua karena meninggal terpapar Covid-19. Sekitar 22 anak di antaranya yatim piatu.

Pencermatan dan pemilihan data akan dilakukan untuk penanganan lebih lanjut dan berkoordinasi dengan Badan Perencana Pembangunan Daerah dan Dinas Sosial. Terutama untuk memastikan anak- anak dapat tumbuh dengan baik. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Batang Wihaji melakukan sidak di PT Cheiljedang. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Pabrik Pakan Ternak Diminta Utamakan Bahan Lokal
Wali Kota Yuliyanto memberikan sumbangan beras secara simbolis kepada KPM. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Salatiga)

Peristiwa

Pemkot Salatiga Salurkan Bantuan 189.360 Kg Beras
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengunjungi pasar pagi Ir Soekarno, memantau pelaksanaan protokol kesehatan. (Foto: Humas Sukoharjo)

Peristiwa

Pasar Ir Soekarno Jadi Percontohan Prokes, Pasar Lain Menyusul
Pelaksanaan vaksinasi yang digelar Polres Temanggung. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Sampai Juli 2021, Polres Temanggung Sudah Vaksinasi 8.273 Orang
Keraton Yogyakarta menghadirkan Rubrik Tamanan sebagai bentuk Kepedulian Keraton Yogyakarta terhadap pendidikan anak. (Foto:nyatanya.com/kratonjogja.id)

Peristiwa

Tamanan, Rubrik Ramah Anak dari Keraton Yogyakarta
Mumpung ketemu dengan Bupati, pedagang angkringan ini minta selfi. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Ditegur Tak Patuh PPKM Darurat, PKL ini Malah Minta Selfi dengan Bupati
Empat pemuda ini dihukum push up setelah kedapatan mancing tengah malam di saat PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Mancing Tengah Malam Kena Operasi PPKM Darurat, Push Up Dehh…
Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat mengikuti rakor bersama Marinves RI, Luhut Binsar Panjaitan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Sragen Terapkan PPKM Level 3, Pembatasan Tetap Dilakukan