Home / Peristiwa

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 05:47 WIB

Pemkot Yogya Dukung Inovasi Sekolah Penggerak

Acara audiensi diakhiri dengan penyerahan buku panduan pelaksanaan Sekolah Penggerak dari LPMP DIY dan BP PAUD pada Walikota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Acara audiensi diakhiri dengan penyerahan buku panduan pelaksanaan Sekolah Penggerak dari LPMP DIY dan BP PAUD pada Walikota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti menerima audiensi Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan/LPMP DIY dan Balai Pengembangan PAUD dan DIKMAS DIY Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Kamis (26/8/2021).

Hadir dalam audiensi di ruang Nakula, Kompleks Balaikota itu, Kepala LPMP DIY, Minhajul Ngabidin, Kepala BP PAUD dan Dikmas DIY, Eko Sumardi dan Kepala Dinas Pendidikan, pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori.

Dalam audiensi tersebut Haryadi menyampaikan bahwa perkembangan pendidikan dari tahun ke tahun memerlukan kreativitas dan inovasi dalam proses pembelajaran, hal tersebut seiring dengan dinamika pesatnya teknologi informasi dan transportasi.

“Saat ini di Kota Yogyakarta sudah siap untuk melakukan pembelajaran tatap muka dan menunggu persetujuan Gubernur DIY. Saat ini, tanpa pembelajaran tatap muka ada yang kurang dalam sistem pembelajaran di sekolah, yakni hilangnya komunikasi antar siswa, hilangnya interaksi siswa dengan sekolah baik pendidik, tenaga kependidikan maupun lingkungan sekolah,” kata Haryadi.

Baca juga   PPKM Mikro dan Percepatan Vaksinasi Kendalikan Penyebaran Covid-19

Selanjutnya Haryadi mengucapkan terima kasih pada LPMP DIY dan BP PAUD dan Dikmas DIY yang melaksanaan program pengembangan Sekolah Penggerak tingkat PAUD, SD, SMP, SMA di kota Yogyakarta yang akan dilakukan pada tahun 2022.

“Pemkot berkomitmen dalam bentuk regulasi dan dukungan anggaran untuk pelaksanakan kerjasama program Sekolah Penggerak yang merupakan program inovasi pendidikan,” imbuh Haryadi

Menurut Kepala LPMP DIY, Minhajul Ngabidin bahwa Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

Baca juga   Maksimalkan Potensi Kampung Wisata, Pemkot Yogya Bentuk Pokdarwis Kelurahan

“Pada tahun ini (2021) kami laksanakan di Kabupaten Gunungkidul dan untuk tahun 2022 akan kami laksanakan di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul,” ungkap Minhajul

Minhajul juga mengutarakan bahwa Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru) yang juga merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya.

“Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak,” pungkas Minhajul. (*)

Share :

Baca Juga

Korpri Peduli Kabupaten Temanggung. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Korpri Temanggung Bantu Korban Kebakaran Desa Bonjor
Bupati Kendal Dico M Ganinduto saat memantau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Apik Kaliwugu. (Foto: Diskominfo Kendal)

Peristiwa

1.000 Santri Apik Kaliwungu Divaksin
Pembangunan RSUD Tangen terus dikebut. Ditargetkan akhir tahun 2021 pembangunan selesai dan siap melayani kebutuhan kesehatan masyarakat. (Foto:Diskominfo Sragen)

Peristiwa

Pembangunan RSUD Tangen Ditarget Selesai Akhir Tahun
Petani di Pekalongan yang gagal panen mendapat bantuan beras dari Dinperpa. (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

Peristiwa

“Tamba Gela”, Petani Gagal Panen Dapat Bantuan Beras
Gedung Olahraga Gelarsena Klaten kini disiapkan sebagai tempat isolasi terpusat. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

Peristiwa

Klaten Tambah Tempat Isolasi Terpusat Covid-19
Logo Kota Magelang. (Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

Kota Magelang Raih Penghargaan Nindya Kota Layak Anak 2021
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada perwakilan warga Desa Polobogo, Getasan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Pemkab Semarang Salurkan 1.347 Ton Bantuan Beras PPKM
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa saat pengukuhan kader Pancasila. Foto: nyatanya.com/Humas Sleman

News

30 Kader di Sleman Diharapkan Hidupkan Pancasila di Masyarakat