Home / Peristiwa

Jumat, 3 September 2021 - 16:54 WIB

Pemkot Yogya Gelar Prosesi Jamasan Pusaka Tombak Kyai Wijoyo

Heroe Poerwadi memimpin jamasan Pusaka Tombak Kyai Wijoyo Mukti. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Heroe Poerwadi memimpin jamasan Pusaka Tombak Kyai Wijoyo Mukti. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Yogyakarta menggelar kembali prosesi Jamasan Pusaka Tombak Kyai Wijoyo Mukti 2019 di Balaikota Yogyakarta, Jumat (3/9/2021).

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi dan seluruh karyawan Pemerintahan Kota Yogyakarta, Pamerti Wiji dan Abdi Keprajan di Kota Yogyakarta.

“Jamasan ini seperti halnya membersihkan barang yang kita miliki. Bahan-bahan yang memang dipakai ini untuk menjaga keawetan dari pusaka. Jika tidak selalu kita bersihkan maka pusaka tadi atau tombak akan cepat rusak, korosif dan cepat karatan. Kita harus senantiasa merawat ini agar awet,” ungkap Heroe Poerwadi.

Heroe Poerwadi selaku pimpinan jamasan mengungkapkan, Pusaka Tombak Kyai Wijoyo Mukti adalah lambang sekaligus harapan Gubernur DIY kepada Pemkot Yogyakarta agar bisa membawa masyarakat lebih sejahtera.

Baca juga   Pelaku UMKM di Kebumen Divaksin Moderna

“Ibaratnya ini adalah kepercayaan raja atau ngarso dalem kepada kami yang mengemban tugas demi kemajuan Kota Yogyakarta agar membawa kesejahteraan bagi warga Kota Yogyakarta. Pusaka tersebut sudah berumur lebih dari 100 tahun dan terlihat masih utuh, ini menunjukkan bahwa Pemkot Yogyakarta merawatnya dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti mengatakan, jamasan ini sebagai bentuk penghormatan dan merawat pusaka yang sudah diamanahkan kepada Pemkot Yogya. Setiap tahunnya dibersihkan untuk menjaga keawetannya.

“Jamasan pusaka memang kita yang diamanahkan untuk kemudian dirawat dan dilestarikan sebagai bagian dari budaya dan untuk saat ini memang jamasan tetap dilaksanakan, tentu dengan protokol kesehatan yang tertib dan sangat ketat, sehingga kita tidak mengundang banyak orang,” ungkapnya.

Baca juga   Vaksinasi Booster untuk Nakes di Jateng Sudah Dimulai

Yetti menambahkan, saat pelaksanaan jamasan peserta sangat terbatas, artinya jika biasanya banyak dari pusakawan yang datang, demi mengurangi kerumunan hanya beberapa saja yang hadir dalam acara tersebut.

“Saat ini hanya satu pusaka karena memang dalam kondisi pandemi kita harus terbatas sehingga ini yang harus kita lakukan. Tetap kita lakukan kegiatan yang terkait dengan apa yang disampaikan Wakil Walikota Yogya sebagai bagian dari pelestarian budaya dilakukan dengan tertib dan memenuhi prokes dengan baik,” jelasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Tim Kuasa Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum Nyi Ageng Serang Wates Kulonprogo menunjukkan bukti surat laporan yang dilayangkan Jamil Rozi kepada Polres Purworejo. (Foto: nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Diancam Dibunuh dan Dipenggal Lehernya, Warga Pendukung Proyek Bendungan Bener Minta Perlindungan Kapolres Purworejo
Panen perdana porang di Kabupaten Semarang. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Petani Porang Desa Tukang Raup Ratusan Juta Rupiah Sekali Panen
Babinsa Koramil Tegalrejo distribusikan obat dan vitamin kepada warga. (Foto: dokumentasi Koramil Tegalrejo)

Peristiwa

Babinsa Koramil Tegalrejo Bagikan Obat dan Vitamin Gratis
Pemerintah Kota Surakarta meluncurkan inovasi Strategi Pemanfaatan dan Aksesibilitas Cagar Budaya dengan digitalisasi, Teman Gardagita. (Foto: HUmas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Teman Gardagita, Aplikasi Online Akses Benda Cagar Budaya
Akses ke objek wisata Rowo Jombor ditutup. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Akses Jalan Masuk Objek Wisata Rawa Jombor Ditutup
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, saat meninjau vaksinasi di XT Square. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Kejar Target ‘Yogya Merdeka Vaksin’, Pemkot Gencarkan Vaksinasi
Sri Sultan saat meresmikan Balai Budaya Panggungharjo, Bantul pada Senin 20 September 2021. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Dibiayai Danais, Balai Budaya Panggungharjo Diresmikan Sri Sultan
Atikoh menyempatkan diri membeli gitar batik di ajang UKM Virtual Expo. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Kunjungi UVO 2021, Atikoh Beli Gitar Batik untuk Anak Lanang