Home / News

Selasa, 31 Agustus 2021 - 17:51 WIB

Pemkot Yogya Gelar Vaksinasi Rabies, Ini Tanggalnya

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Suyana saat jumpa pers vaksinasi rabies di Kantor Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Suyana saat jumpa pers vaksinasi rabies di Kantor Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pertanian dan Pangan kembali mengadakan vaksinasi rabies untuk anjing, kucing dan kera.

Vaksinasi rabies secara rutin diselenggarakan untuk mencegah penyakit rabies berkembang dan menjaga status bebas rabies di DIY. Vaksinasi rabies akan diadakan mulai 6 September sampai 30 Oktober 2021.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Suyana menyatakan wilayah DIY sudah bebas rabies berdasarkan sesuai SK Mentan Nomor 892/KPTS/TN.560/9/1997 tentang Pernyataan Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Tengah Bebas dari Penyakit Anjing Gila (Rabies).

DIY menjadi salah satu dari 8 Provinsi yang bebas dari rabies, sehingga artinya masih ada 26 provinsi di Indonesia belum bebas dari rabies.

“Yogyakarta sampai saat ini masih berstatus bebas rabies harus terus dijaga agar rabies tidak berkembang lagi. Untuk itu kami upayakan secara rutin melakukan vaksinasi rabies secara rutin pada hewan anjing, kucing dan kera,” kata Suyana saat jumpa pers vaksinasi rabies di Kantor Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Selasa (31/8/2021).

Pendaftaran vaksinasi rabies melalui wa melalui nomor 0811 5933 165 dan 0857 4759 7428 dengan format pemilik hewan spasi kelurahan spasi jenis hewan spasi jumlah hewan. Pendaftaran juga dapat diakses masyarakat melalui laman https: //bit.ly/vaksinrabiesjogja21.

Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta mencatat sampai Selasa (31/8/2021) sudah ada 150 pendaftar vaksinasi rabies dari kuota 2.300 vaksin. Pada tahun lalu ada sekitar 2.200 anjing, kucing dan kera yang divaksinasi rabies di Kota Yogyakarta.

Baca juga   Pagi Tadi, Awan Panas Gunung Merapi Meluncur ke Baratdaya

“Vaksinasi rabies ini untuk hewan yang tinggal di Kota Yogyakarta. Syarat hewan dalam kondisi sehat, diusahakan diberikan obat cacing seminggu sebelumnya, hewan tidak sedang bunting dan menyusui. Mumpung ini gratis karena dibiayai APBD masyarakat bisa memanfaatkan,” tuturnya.

Vaksinasi rabies akan dilaksanakan di 45 kelurahan di Kota Yogyakarta pada 6-24 September 2021 dengan jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan. Dia menuturkan lokasi vaksinasi Misalnya di ruang terbuka hijau publik, balai RW dan tempat yang memadai termasuk di Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta yang diampu Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta.

Vaksinasi rabies gratis juga dapat diakses di 10 tempat praktik dokter hewan di Kota Yogyakarta pada 6 September sampai 30 Oktober 2021 dengan menggandeng Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

Baca juga   Covid-19 DIY Hari Ini: Kasus Baru Tambah 398, Sembuh 737, Meninggal 22 Orang

“Istimewanya tahun ini kami tidak hanya di kelurahan-kelurahan untuk melakukan vaksinasi rabies. Tapi juga menggandeng PDHI untuk membantu vaksinasi rabies di sepuluh tempat praktik dokter hewan dengan vaksin dari kami. Waktunya lebih panjang dan memudahkan masyarakat untuk mengakses,” terang Suyana.

Menurutnya penyakit rabies cukup berbahaya karena sifatnya selulosa dari hewan bisa menularkan kepada manusia. Selama ini diakuinya di Kota Yogyakarta ada beberapa kali kasus gigitan anjing. Tapi setelah dicek bersama Balai Kesehatan Veteriner hasilnya tidak menunjukkan rabies.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sri Panggarti menambahkan saat pelaksanaan vaksinasi rabies pemilik hewan wajib membawa KTP. Bagi warga domisili kota yang akan mengakses vaksin wajib membawa surat keterangan domisili.

“Vaksinasi rabies harus dilakukan secara berkala setiap tahun. Kami juga bekerja sama dengan komunitas pecinta hewan yang memiliki shelter dan merawat anjing kucing liar kami juga akan berikan vaksinasi rabies,” pungkas Panggarti. (*)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid. (Foto: Diskominfo Pekalongan)

News

Turun Level 2, Pemulihan Ekonomi Jadi Fokus Pemkot Pekalongan
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Tambah 236 Orang
Di Pekalongan vaksinasi telah diberikan kepada 43 ribuan orang, sehingga masih ada sekitar 190 ribu orang yang belum divaksin. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

News

190 Ribu Orang Belum Divaksin, Pekalongan Kebut Vaksinasi
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Terkonfirmasi Covid-19 di Magelang Tinggal 98 Orang
Ganjar Pranowo, saat memantau vaksinasi pelajar di SMAN3 Surakarta. (Foto: Humas Jateng)

News

Vaksinasi Booster untuk Nakes di Jateng Sudah Dimulai
ilustrasi:nyatanya.com

News

Magelang Lanjutkan PPKM Level 3
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, bersama Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar BPJamsostek dan Grab di Terminal Tirtonadi. (Foto: Humas Surakarta)

News

Vaksinasi BPJamsostek di Solo Sasar 1.500 Peserta
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Tertinggi dalam Sepekan, Positif Covid-19 di DIY Tambah 1.809 Kasus