Home / News

Kamis, 7 April 2022 - 17:33 WIB

Pemkot Yogya Gencarkan Operasi Pasar Minyak Goreng Curah

Operasi pasar minyak goreng curah yang diadakan di kompleks Balai Kota Yogyakarta pada Kamis (7/4/2022). Foto: Humas Pemkot Yogya

Operasi pasar minyak goreng curah yang diadakan di kompleks Balai Kota Yogyakarta pada Kamis (7/4/2022). Foto: Humas Pemkot Yogya

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menggencarkan operasi pasar minyak goreng curah selama bulan Ramadan.

Operasi pasar digelar agar masyarakat mendapatkan minyak goreng curah dengan harga normal atau wajar. Mengingat harga minyak goreng curah di pasaran cukup tinggi karena pasokan berkurang.

Salah satunya operasi pasar minyak goreng curah yang diadakan di kompleks Balai Kota Yogyakarta pada Kamis (7/4/2022).

Dalam operasi pasar yang bekerja sama dengan distributor itu minyak goreng curah dijual dengan harga Rp14.000/liter.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan operasi pasar itu diperuntukkan bagi warga Kemantren Umbulharjo dengan alokasi sebanyak 1.200 liter minyak goreng curah.

“Ini untuk warga kurang mampu dan pelaku UMKM supaya dalam usahanya mereka juga bisa menjual dengan harga yang tidak mahal,” kata Heroe, di sela meninjau operasi pasar minyak goreng curah di Balai Kota Yogyakarta.

Heroe menyampaikan operasi pasar minyak goreng curah juga sudah dilakukan melalui pasar di antaranya Pasar Sentul.

Baca juga   Kasus Corona Melonjak, Magelang Tambah Kamar Isolasi

Untuk operasi pasar minyak goreng curah melalui pasar-pasar sudah teragendakan dengan alokasi total sekitar 5.100 liter.

Sedangkan operasi pasar minyak goreng curah sudah terlaksana di 3 kemantren dengan alokasi masing-masing 1.200 liter.

Kota Yogyakarta juga akan mendapat kiriman minyak goreng curah sekitar 16 ton pada Kamis (7/4/2022).

“Operasi pasar disasar melalui kemantren-kemantren dan pasar-pasar. Kami mencoba selama Ramadan, begitu ada kiriman minyak goreng curah bekerja sama dengan distributor kami bisa melakukan operasi pasar agar masyarakat bisa mendapatkan harga minyak goreng yang normal atau wajar,” terangnya.

Menurutnya minyak goreng di pasaran di Kota Yogyakarta tidak langka. Dicontohkan minyak goreng kemasan di pasaran dalam kondisi jumlah berlebih. Hanya saja minyak goreng curah tidak bisa maksimal karena pasokan berkurang.

Heroe menjelaskan, sejak Januari 2022 Kota Yogyakarta hanya mendapatkan pengiriman minyak goreng curah sekitar 50 persen dari pasokan yang biasa didapatkan.

Untuk itu pihaknya berharap kepada kementerian terkait yaitu perdagangan dan perindustrian dapat memastikan agar kiriman minyak goreng curah ke Kota Yogyakarta bisa pulih.

Baca juga   PWI DIY Audiensi dengan Pemkot Yogyakarta Terkait Peringatan HPN 2024

“Kita selalu berharap agar pengiriman untuk jatah di kota-kota termasuk Yogyakarta dipulihkan kembali. Tidak hanya 50 persen dari jumlah biasanya yang kita dapatkan,” tambah Heroe.

Salah seorang pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Krisnowo Hertanto terbantu dengan adanya operasi pasar minyak goreng curah itu. Sebagai penjual gorengan warga Semaki Kulon itu membutuhkan banyak minyak goreng.

“Ini bagus sekali untuk kebutuhan orang kecil pemerintah memperhatikan,” ujar Krisnowo.

Hal senada disampaikan oleh Sulami usai membeli minyak goreng curah dalam operasi pasar di Balai Kota.

Dia menyebut harga minyak goreng curah di pasaran bisa mencapai Rp21.000/liter dan minyak goreng kemasan sekitar Rp25.000/ liter.

“Bagi saya ini menguntungkan karena saya jualan penyetan tiap hari butuh minyak goreng. Kalau minyak mahal, saya cuma pedagang kecil untungnya berkurang,” imbuh Sulami warga Tahunan.

(Tri/N1)

Share :

Baca Juga

Secara nasional, tren perawatan pasien (Bed Occupancy Ratio/BOR) di Indonesia masih berada pada ambang batas yang aman. Per 4 Februari 2022, baru 20 persen (16.712) pasien yang dirawat dari 80.344 tempat tidur yang tersedia untuk penanganan Covid-19. (Foto: Kemenkes)

News

Pasien Konfirmasi Positif Covid-19 yang Dirawat di RS Masih Rendah
GPFI menggelar Bincang Pagi: Kembalinya Obat Sirup yang Hilang, Jangan Ada EG/DEG di Antara Kita di Jakarta. Foto: Dok GDFI

News

Kembalinya Obat Sirup yang Hilang, GP Farmasi Optimis Aman Dikonsumsi Kembali
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Waspada! Penambahan Kasus Positif Covid-19 Sudah Melebihi Puncak Gelombang Pertama
Sri Sultan Hamengku Buwono X. Foto: Humas Pemda DIY

News

Sultan HB X Tengarai Kasus Suap Haryadi Suyuti Pintu Masuk KPK Mengusut Lainnya
Foto: selalu.id

News

Ini Identitas Dua Polisi yang Tewas saat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang
Penertiban spanduk oleh Satpol PP Pemprov Bali menjelang KTT G20. ANTARA/HO-Pemprov Bali

News

Tanpa Kecuali, Satpol PP Bali Bersihkan Baliho dan Spanduk di Jalur yang Dilewati Peserta KTT G20
Foto: Kominfo1pku/Rd2/Eyv/InfoPublik/Istimewa

News

Kecam Keras KKB, KSP: Konektivitas Pilar Penting Membangun Papua
Foto: BPMI Setpres

News

Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Tjahjo Kumolo