Home / Peristiwa

Senin, 21 Juni 2021 - 17:50 WIB

Pemkot Yogya Gencarkan Pengawasan Protokol Kesehatan

(Ilustrasi: nyatanya.com)

(Ilustrasi: nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggencarkan pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat umum dan wisata. Pengawasan protokol kesehatan itu menjadi salah satu upaya mencegah potensi sebaran Covid-19 di tengah dinamika kasus yang mengalami peningkatan.

“Kami lakukan pengawasan protokol kesehatan secara acak di tempat- tempat wisata dan tempat parkir wisata. Terutama kelengkapan membawa dokumen kesehatan negatif Covid-19,” kata Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Agus Winarto, Senin (21/6/2021) sebagaimana diberitakan portal berita Pemkot Yogyakarta.

Agus menyatakan dari hasil pengawasan secara acak pada akhir pekan 19-20 Juni 2021 di tempat-tempat parkir wisata penumpang bus wisatawan sudah membawa dokumen kesehatan. Oleh sebab itu tidak ada bus yang diminta putar balik atau pulang karena sudah memenuhi protokol kesehatan untuk melakukan perjalanan. Meski demikian ada sebagian wisatawan terpantau tidak memakai masker.

Baca juga   Vaksinasi 'Drive Thru' Sasar 3.000 Orang

“Saat kami lakukan pemeriksaan acak di tempat parkir wisata, kebetulan ada empat bus pariwisata yang membawa dokumen kesehatan. Hanya beberapa yang tidak memakai masker dan kami edukasi langsung untuk memakai masker,” terangnya.

Agus menyampaikan, dari hasil pengawasan di tempat-tempat wisata di Kota Yogyakarta juga mengingatkan para wisatawan untuk menjalankan protokol kesehatan. Terutama agar para wisatawan selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak fisik.

Namun pengawasan di tempat parkir wisata pada pekan sebelumnya Satpol PP Kota Yogyakarta terpaksa meminta penumpang 3 bus pariwisata untuk melanjutkan perjalanan, sehingga tidak menurunkan penumpang di Yogyakarta. Pasalnya para penumpang bus pariwisata dari luar DIY itu tidak melengkapi dokumen kesehatan negatif Covid-19.

Baca juga   Ganjar Pergoki Mahasiswa yang Borong Dagangan PKL Tembalang

“Pada pekan sebelumnya ada tiga bus yang kami minta keluar untuk melanjutkan perjalanan karena tidak melengkapi diri dengan dokumen kesehatan,” ujar Agus.

Sedangkan operasional usaha seperti restoran dan kafe juga diimbau mengikuti ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Dia menyebut Satpol PP Kota Yogyakarta mengingatkan para pelaku usaha untuk memenuhi ketentuan PPKM. Terutama protokol kesehatan agar tidak terjadi kerumunan. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Klaten Sri Mulyani (kiri) menerima sumbangan tabung oksigen dari PWK. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Peduli Kampung Halaman, PWK Sumbang 100 Tabung Oksigen
Pembuatan bus untuk memenuhi kebutuhan trayek Semarang-Grobogan dikebut. (Foto:Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Oktober 2021 Trans Jateng Rute Semarang – Grobogan Mengaspal
Peringatan Hari Jadi Ke-190 Kabupaten Bantul digelar secara virtual. (Foto:nyatanya.com/Humas Bantul)

Peristiwa

Peringati Hari Jadi Ke-190, Pemkab Bantul Launching Bantulpedia
Kepala DPU PR Kabupaten Temanggung Hendra Sumaryana saat meninjau pembangunan irigasi di Desa Wonokerso, Kecamatan Tembarak. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Tingkatkan Jaringan Irigasi, Temanggung Peroleh DAK Rp10,2 M
Seorang pengendara yang terekam melanggar marka langsung mendapat peringatan dari ATCS voice yang dipasang Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta dengan diminta mundur di belakang garis marka di simpang Sentul. (Foto:nyatanya.com/Dishub Kota Yogya)

Peristiwa

Awas! Langgar Marka Langsung Ditegur ATCS Voice
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengunjungi sejumlah warga yang tengah menjalani isolasi mandiri. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Kunjungi Warga Isoman, Bupati Karanganyar Bagikan Jamu
Rumah Pembinaan Carolus Borromeus (RPCB) Syantikara. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Suster CB Peduli, Syantikara Jadi Shelter Isolasi Covid-19
Walikota Yogyakarta melihat jalannya vaksinasi disela-sela hadiri pencanangan Stasiun Tugu Kawasan Wajib Masker. (Foto: dokumentasi Kodim Yogya)

Peristiwa

Daop VI Yogyakarta Canangkan Stasiun Tugu Wajib Masker dan Vaksin