Home / Peristiwa

Rabu, 28 Juli 2021 - 08:33 WIB

Pemkot Yogya Izinkan Pelaku Ekonomi Buka Selama PPKM Level 4

Ilustrasi pelaku ekonomi sudah diizinkan membuka lapaknya selama PPKM Level 4. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Ilustrasi pelaku ekonomi sudah diizinkan membuka lapaknya selama PPKM Level 4. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta mengizinkan para pelaku ekonomi untuk membuka lapaknya selama perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, mulai 26 Juli hingga 2 Agustus mendatang dengan batasan waktu.

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti menerangkan bahwa Pemkot Yogyakarta akan selalu mengikuti kebijakan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi DIY.

“Tentu kami akan selalu mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat, karena sudah diperbolehkan berjualan maka kami mengikuti,” katanya saat melakukan dialog dengan PHRI DIY melalui aplikasi zoom, Selasa (26/7/2021).

Baca juga   Komunitas Dongeng Indonesia Bantu Trauma Healing Penyitas Erupsi Semeru

Pihaknya mengungkap untuk warung makan, PKL, lapak jajanan dan sejenisnya sudah diizinkan buka, namun dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Diperbolehkan bukan namun hanya sampai pukul 20.00 WIB dengan maksimal pengunjung makan ditempat 3 orang dan waktu makan maksimal 20 menit, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” jelasnya.

Sementara untuk restoran, rumah makan, dan kafe dengan lokasi yang berada dalam gedung atau toko tertutup baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan atau mall, hanya boleh menerima pesanan delivery atau take away dan tidak boleh menerima pasanan untuk makan ditempat.

Baca juga   Selama PPKM Darurat, Semua Pasar Tradisional Klaten Tutup Pukul 14.00 WIB

Ia juga menyarankan agar para pelaku ekonomi yang membuka pada malam hari mempertimbangkan pelayanannya, mengingat setelah pukul 20.00 WIB aktivitas jual-beli di wilayah Kota Yogyakarta harus berhenti. Walikota pun berharap agar para pelaku ekonomi untuk menyesuaikan dengan aturan kebijakan yang ada. (*)

Share :

Baca Juga

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Kristi Widodo. (Foto: MC Kab Temanggung)

Peristiwa

Masuki Puncak Musim Hujan, Warga Temanggung Diminta Waspadai DBD
Akses ke objek wisata Rowo Jombor ditutup. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Akses Jalan Masuk Objek Wisata Rawa Jombor Ditutup
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melakukan pembersihan pohon tumbang akibat cuaca buruk dan hujan yang mengguyur kawasan Kota Padang, Jumat (17/12/2021). (Foto: MC Kota Padang)

Peristiwa

BMKG: Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi 3 Hari ke Depan di Kota Padang
Atikoh Ganjar Pranowo saat menjadi pembicara pada kursus busana daring, yang diselenggarakan Balai Pelatihan Koperasi dan UMKM Dinkop Jateng. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Atikoh Dorong Perajin Wastra Adaptif Tren Fesyen
Mengusung tajuk "Kebersamaan Sejati; Reuni Bareng, Kerja Bareng, dan Sukses Bareng", alumni ABA IPK Yogyakarta Angkatan 1978 menggelar reuni akbar di Kota Solo. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Semangat Kebersamaan, Alumni ABA IPK Yogyakarta Angkatan 1978 Reuni di Kota Solo
TKP seluncuran ambrol di Kenpark, Kenjeran Baru, Surabaya. (Foto: Ist/selalu.id)

Peristiwa

Update! Korban Insiden Ambrolnya Seluncur Kolam Renang Kenpark Surabaya
Kondisi mobil setelah terjun bebas ke embung di Baturetno, Bantuntapan, Bantul. Foto: Ist

Peristiwa

Panik Saat Belajar Mengemudi, Mobil Terjun ke Embung Baturetno, Satu Orang Meninggal
Pemaparan materi Model Pentahelix Pengembangan Desa Wisata. Foto: Ist

Peristiwa

Kolaborasi Politeknik Indonusa Surakarta dan FSRD ISI Surakarta Angkat Desa Wisata dalam Hibah P2V