Home / Wisata

Kamis, 23 September 2021 - 17:29 WIB

Pemkot Yogya Pasarkan Kampung Wisata Lewat Aplikasi “Kamelia”

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat peluncuran Kamelia di Cavinton Hotel, (23/9/2021). Aplikasi Kamelia merupakan upaya Pemkot Yogya untuk meningkatkan layanan prima kepada wisatawan dengan memberikan kemudahan untuk mengakses informasi, reservasi dan pembayaran terhadap paket kampung wisata yang akan dikunjungi. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat peluncuran Kamelia di Cavinton Hotel, (23/9/2021). Aplikasi Kamelia merupakan upaya Pemkot Yogya untuk meningkatkan layanan prima kepada wisatawan dengan memberikan kemudahan untuk mengakses informasi, reservasi dan pembayaran terhadap paket kampung wisata yang akan dikunjungi. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya melalui Dinas Pariwisata Kota Yogya melaunching Kamelia atau Kampung Wisata Melayani Melalui Aplikasi.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogya, Wahyu Hendratmoko mengatakan peluncuran Kamelia merupakan upaya Pemkot Yogya untuk meningkatkan layanan prima kepada wisatawan dengan memberikan kemudahan untuk mengakses informasi, reservasi dan pembayaran terhadap paket kampung wisata yang akan dikunjungi.

Ia mengungkap bahwa pihaknya telah menyiapkan aplikasi untuk memasarkan 17 kampung wisata yang memiliki paket paket unik dan menarik dengan harga yang bervariasi.

“Aplikasi tersebut juga melalui aplikasi Jogja Smart Service (JSS), penawaran paket kampung wisata di Kamelia memiliki keunggulan dimana wisatawan dapat memperoleh narasi tentang unggulan daya tarik wisata pada 17 kampung wisata, dapat melakukan reservasi melalui aplikasi, serta dapat memperoleh informasi dari PIC tentang ketersediaan paket dan memilih jadwal kedatangan,” bebernya di Cavinton Hotel, (23/9/2021).

Baca juga   Masuk KSPN 'Bali Baru', Danau Toba Punya Wajah Baru

Selain itu, lanjutnya, para wisatawan juga dapat melakukan transaksi secara digital dan dapat memperoleh informasi jika ada penawaran khusus. Pihaknya pun akan terus melakukan optimalisasi untuk Kamelia sehingga aplikasi ini lebih maksimal pemanfaatannya, salah satunya dengan pembentukan tim pendamping Kamelia.

“Optimalisasi ini juga dilakukan dengan cara melaksanakan bimibingan teknis untuk 17 kampung wisata sehingga dapat melakukan updating paket wisata,” ucapnya.

Baca juga   Icip-icip Tahu Gimbal Pak Yono yang Legendaris

Dengan di launchingnya Kamelia diharapkan promosi paket wisata pada 17 Kampung Wisata dapat ditingkatkan, memberikan peningkatan penghasilan bagi Kampung Wisata dan mendorong naiknya PAD dari Sektor Pariwisata.

“Dan semakin luasnya dukungan bagi Pengembangan dan promosi kampung wisata,” jelasnya.

Ia membeberkan sampai saat ini Kota Yogya memiliki 17 kampung wisata dan 14 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang berbasis di Kemantren serta ada sekitar 13 embrio kampung wisata yang sedang berproses untuk menjadi kampung wisata. (*)

Share :

Baca Juga

Obyek wisata tirta Umbul Ponggok masih menjadi daya tarik wisatawan. Sejak simulasi pembukaan wisata mulai digelar pada 3 September 2021, pengunjung harus bersabar menunggu antrean untuk bisa masuk ke lokasi. (Foto: umbulponggok.co.id)

Wisata

Dibatasi 25%, Pengunjung Umbul Ponggok Harus Rela Antre
Komunitas VW Cabrio menjajal jelajah wisata lokal di Desa Nglobo. Kegiatan ini menjadi bagian dari program “Ayo Wayahe Dolan Nglobo” yang sedang digalakkan. (Foto: Dokumentasi Sedulur Art)

Wisata

Komunitas VW Cabrio Jelajah Wisata “Ayo Wayahe Dolan Nglobo”
Tempat makam para Wali yang sehari-harinya didatangi ribuan peziarah dari berbagai kota di nusantara ini masih ditutup total. (Foto:nyatanya.com/Humas Kab. Magelang)

Wisata

Makam Para Wali Gunungpring Masih Ditutup untuk Peziarah
Objek wisata di Pekalongan membenahi sarana dan prasarana selama tutup PPKM. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

Wisata

PPKM Level 4, Pengelola Wisata Pekalongan Benahi Sarana Prasarana
Menteri Parekraf Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Tinalah Purwoharjo, Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo yang masuk 50 besar desa wisata terbaik dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. (Foto: MC Kab.Kulon Progo)

Wisata

Desa Tinalah Kulon Progo Masuk 50 Besar Desa Wisata Kemenparekraf
Wisata Campervan menjadi salah satu alternatif menarik, wisata di masa pandemi. (Foto:nyatanya.com/media TWC)

Wisata

Asyiknya Menikmati Malam di Borobudur dengan Campervan
(Foto: Instagram @media_twc)

Wisata

Hari Pariwisata Sedunia, TWC Dorong Pertumbuhan Pariwisata Inklusif
Para pendaki lokal bersiap menuju ke puncak gunung Sumbing dari basecamp Butuh Kaliangkrik. (Foto: Humas/beritamagelang)

Wisata

17 Agustus, Puluhan Pendaki Lakukan Tradisi Naik Gunung Sumbing