Home / News

Rabu, 24 November 2021 - 21:46 WIB

Pemkot Yogya Pastikan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Aman Jelang Nataru

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi memantau ketersediaan kebutuhan pokok di pasar dan supermarket jelang libur Nataru. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi memantau ketersediaan kebutuhan pokok di pasar dan supermarket jelang libur Nataru. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pokok untuk masyarakat aman menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Termasuk harga-harga barang kebutuhan pokok sebagian besar relatif stabil. Hanya saja harga minyak goreng yang mengalami kenaikan signifikan menjadi perhatian.

Hal itu berdasarkan hasil pemantauan kebutuhan pokok oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi bersama Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) setempat.

Pemantauan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok itu dilakukan di Pasar Kranggan dan supermarket di Jalan HOS Cokroaminoto.

“Untuk ketersediaan tidak ada masalah. Distribusi juga tidak ada masalah. Sebagian besar kebutuhan pokok tidak naik. Cuma minyak goreng ini yang naik karena harga minyak CPO (crude palm oil) di internasional yang meningkat,” kata Heroe di sela pemantauan kebutuhan pokok di Pasar Kranggan, Rabu (24/11/2021).

Menurutnya sebagian besar harga kebutuhan pokok di antaranya beras dan daging relatif stabil. Sedangkan sayur dan cabai mengalami sedikit kenaikan karena kondisi musim hujan. Untuk harga minyak goreng curah sekitar Rp19.000/kg dan minyak goreng kemasan sekitar Rp36.000/2 liter.

Baca juga   Makin Mudah Lur, Bikin KTP-el Dilayani di Sekolah
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi memantau ketersediaan kebutuhan pokok di pasar dan supermarket jelang libur Nataru. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

“Kalau dilihat tadi minyak goreng bukan persoalan pada stok barang, karena barang masih tersedia dan banyak. Harga terus naik dan masyarakat membelinya juga tidak seperti biasanya hanya separoh- separohnya karena mereka nunggu harga turun,” terangnya.

Dengan kenaikan harga minyak goreng itu pihaknya sedang menyiapkan kebijakan langkah yang perlu dilakukan. Heroe menyatakan Pemkot Yogyakarta sudah melakukan rapat koordinasi dengan kementerian terkait untuk upaya menurunkan harga minyak goreng yang menjadi masalah secara nasional. Rencana ada kebijakan penugasan kepada produsen minyak goreng.

“Beberapa produsen (minyak goreng) sedang dikumpulkan pemerintah pusat agar harga minyak goreng bisa turun. (Rencana) dengan kemasan bantal yang sederhana dengan harga Rp14.000. Semoga rencana intervensi ini bisa menurunkan harga minyak goreng,” jelas Heroe.

Baca juga   Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Tambah 248, Tersebar di 18 Kecamatan

Selain itu selama ini Pemkot Yogyakarta bersama Badan Urusan Logistik (Bulog) setempat juga mendirikan Kios Segoro Amarto di beberapa pasar seperti Pasar Kranggan. Keberadaan Kios Segoro Amarto sebagai barometer untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok.

“Ini adalah bagian dari upaya agar harga- harga stabil di harga sesuai ketentuan pemerintah. Fungsi kios ini untuk menstabilkan harga kebutuhan di pasaran. Kalau saat harga pasaran naik, harga di sini lebih rendah,” tambahnya.

Sementara itu pedagang minyak goreng curah di Pasar Kranggan, Heri Yuwono menyebut harga minyak goreng curah saat ini mencapai Rp19.000/kg. Sebelumnya harga minyak goreng curah berkisar Rp12.000 – Rp13.000/kg.

“Naik-naik terus ini. Ini kemarin naik Rp1.000 sekarang turun Rp1000 tapi masih tinggi banget. Maunya ya minta turun karena jualnya susah kalau naik. Penjualan berkurang banyak,” tandas Heri.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengolaan Data Sistem Informasi Kesehatan (P2P dan PDSIK) Lana Unwanah. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Dinkes Siapkan Rencana Vaksinasi Anak di Kota Yogya
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogya akan menambah hingga lima mesin plasma konvalesen. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

News

Penuhi Permintaan, PMI Yogya Tambah 5 Mesin Plasma Konvalesen
Presiden Joko Widodo dan Ganjar Pranowo begitu saat mengecek vaksinasi door to door di Desa Sentolokawat Kabupaten Cilacap. (Foto: Humas Jateng)

News

Girangnya Warga Sentolokawat Sambut Jokowi dan Ganjar
(Foto: Angkasa Pura)

News

Infrastruktur Bandara Lombok Siap Sambut World Superbike 2021
Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid. (Foto: Diskominfo Pekalongan)

News

Turun Level 2, Pemulihan Ekonomi Jadi Fokus Pemkot Pekalongan
Kini perjalanan udara tak lagi menggunakan tes PCR sebagai syarat perjalanan, tetapi cukup dengan Antigen. (Foto: Angkasa Pura II)

News

Update! Perjalanan Udara Jawa-Bali Kini Cukup Tes Antigen
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menyerahkan kenang-kenangan pada narasumber Indo Smart City Forum & Expo. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Walikota se-Indonesia Hadiri Indo Smart City Forum & Expo di Yogya
Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

News

Antisipasi Libur Panjang, Ganjar: Jangan Sampai Terjadi Gelombang Ketiga