Home / News

Rabu, 1 September 2021 - 11:37 WIB

Pemprov Salurkan 5.000 Dosis Vaksin untuk Ponpes di Jateng

vaksinasi di pondok pesantren adalah bagian dari menyambut pelaksanaan pembelajaran tatap muka. (Foto: Humas Jateng)

vaksinasi di pondok pesantren adalah bagian dari menyambut pelaksanaan pembelajaran tatap muka. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Banyumas – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tengah menyalurkan 5.000 dosis vaksin khusus bagi pondok pesantren. Beberapa yang sudah mendapatkannya adalah Pondok Pesantren Miftachul Huda Pesawahan Rawalo Kabupaten Banyumas, Pondok Pesantren Attaujieh Al-Islamy 2 Andalusia Leler Kebasen Kabupaten Banyumas dan Pondok Pesantren Tanbihul Ghofillin Mantrianom Kabupaten Banjarnegara.

Saat mengecek pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Miftachul Huda Pesawahan Rawalo, Selasa (31/08/2021), Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, vaksinasi di pondok pesantren adalah bagian dari menyambut pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

“Sekarang dengan PPKM levelling ini kan sudah mulai dibuka PTM-nya, walaupun belum semuanya. Ini untuk persiapan menuju kesana. Karena juga ada pondok pesantrennya (yang) ada sekolahnya, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), ada dari Madrasah Tsanawiyah (MTs), ada SMK dan Madrasah Aliyah (MA), sampai perguruan tinggi,” katanya.

Baca juga   Sudah Menyebar di 22 Provinsi, Pemerintah Tetapkan Status Keadaan Tertentu Darurat PMK

Pada prinsipnya, lanjut Wagub, pemerintah berusaha memberikan vaksinasi bagi seluruh kalangan masyarakat, termasuk warga pondok pesantren. Namun karena jumlah vaksin belum mencukupi, saat ini belum semua santri mendapatkannya.

Taj Yasin mencontohkan, Pondok Pesantren Attaujieh Al-Islamy 2 Andalusia dari sekitar 3.000 santri baru mendapat alokasi 500 dosis vaksin. Sedangkan di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofillin Mantrianom dari 2.000-an santri, baru mendapat 800 dosis vaksin.

Baca juga   Hingga 30 Juni 2022, Pajak Digital Indonesia Capai Rp7,1 Triliun

Taj Yasin memberi pengertian, distribusi vaksin memang dilakukan secara bertahap, karena pemerintah daerah sangat bergantung alokasi vaksin yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Pondok-pondok pesantren yang sudah mendapat alokasi vaksin, sambungnya, akan dievaluasi. Hasil evaluasi nantinya bisa menjadi dasar untuk mengajukan permohonan penambahan vaksin.

“Nanti selanjutnya ada di Kabupaten Pati, di Kabupaten Tegal, Wonosobo juga ada di beberapa pondok pesantren. Nanti datanya akan bergulir,” tegasnya. (*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Hari Ini 800 Kasus Positif Covid-19 di DIY Sembuh
Rumah di Perum Buana Asri Vilage, Pendowoharjo, Sleman milik ahli waris korban yang ditempati terdakwa. (Foto: Zainuri Arifin)

News

Proses Hukum Tempati Rumah Tanpa Hak, Majelis Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa 
Foto: ANTARA

News

BNI Optimis Pertumbuhan Kredit 7 Persen di Kuartal I – 2022
Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja di Sumatera Utara, Kamis (3/2/2022). (Foto: BPMI SETPRES)

News

Agenda Hari Kedua Kunker Presiden di Sumut, Serahkan SK TORA dan Bagikan Sertipikat Tanah
Petugas BNPB sedang mempersiapkan bantuan logistik yang akan dikirimkan menuju lokasi terdampak gempa M5,6 Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/2022). Foto: Istimewa

News

Percepat Penanganan Bencana, BNPB Kirimkan Bantuan ke Cianjur
Rabu (13/10/2021), Ganjar berkunjung ke Grobogan untuk memantau percepatan vaksinasi. Capaian vaksinasi di daerah itu mesti digenjot karena masih di bawah 50 persen. (Foto: Humas Jateng)

News

Capaian Masih di Bawah 50%, Ganjar Dorong Percepatan Vaksinasi di Grobogan
Ilustrasi: nyatanya.com

News

338 Pasien Covid-19 di Magelang Sembuh, Terbanyak dari Mertoyudan
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Tiga Meninggal, 63 Sembuh, dan 36 Kasus Baru Covid-19 di Magelang