Home / News

Minggu, 20 Juni 2021 - 10:53 WIB

Penambahan Kasus Covid-19 di Klaten Mengkhawatirkan

(ilustrasi: nyatanya.com)

(ilustrasi: nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Klaten – Grafik penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Klaten terus naik. Agar tak masuk zona merah, masyarakat diminta terus meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat protokol kesehatan.

Tim Ahli Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Klaten, Ronny Roekmito menyampaikan, sampai pekan ketiga Juni 2021 kasus Covid -19 di Kabupaten Klaten masih zona oranye. Tapi penambahan kasusnya terus mengkhawatirkan.

“Kalau masyarakat tidak waspada dengan mematuhi protokol kesehatan secara lebih ketat, maka tidak mungkin Klaten bisa masuk zona merah. Pemerintah tetap berusaha maksimal dengan upaya pengendalian, tapi masyarakat juga harus mematuhi protokol kesehatan sehingga semua berjalan seiring,” katanya, sebagaimana dirilis Dinas Kominfo Klaten, Sabtu (19/6/2021).

Baca juga   Pasien Sembuh Covid-19 di DIY Tambah 1.123 Orang

Dijelaskan Ronny, kepatuhan pasien isolasi sangat penting. Jangan karena merasa tak bergejala, pasien isolasi mandiri malah berinteraksi dengan orang luar. Peran Satgas RT RW setempat, sangat diperlukan untuk mengatasi kondisi tersebut. Kalau di wilayahnya ada pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri, program Jogo Tonggo harus dijalankan.

“Ini kepedulian bersama. Modal sosial dan kearifan lokal ini juga harus dikembangkan. Saya kira ini kekuatan sosial yang perlu dikembangkan, di saat kondisi sulit seperti ini,” tambahnya, yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten itu.

Ronny menambahkan, untuk antisipasi jika terjadi kelonjakan kasus Covid-19, Pemkab Klaten sudah menyiapkan Edotel dan Panti Semedi untuk penanganan darurat.

Baca juga   Terus bertambah, Sembuh Covid-19 DIY Hari Ini 2.816 Orang

“Kita masih punya 54 bed di Rumah Sakit Daerah Bagas Waras dan Pak Gub (Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo) Rabu kemarin (16/6/2021) sudah cek langsung. Bila kondisi overload, kami siapkan Edotel sebanyak 28 bed dan Panti Semedi 70 bed,” bebernya.

Menurut Ronny, berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan beberapa waktu lalu, dari 12 rumah sakit yang menangani Covid-19 di Klaten, ada penambahan 93 tempat tidur yang disiapkan dan tiga ruang ICU. Pihaknya mempersiapkan skenario terburuk, meski berharap situasi buruk itu tidak terjadi. (*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Warga Boyolali Dilarang Gelar Hajatan, yang Sudah Terlanjur Dapat Izin Dicabut
Pasien Covid-19 di Kota Pekalongan terus menunjukkan penurunan. Terlihat dari sepinya pasien di UGD rumah sakit. (Foro: Diskominfo Pekalongan)

News

Ruang UGD Rumah Sakit Mulai Sepi Pasien Covid-19
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

60 Warga Mertoyudan Sembuh dari Covid-19
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Terus Meningkat, Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Tambah 348 Orang

News

Pagi Tadi, Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas
Logo Pemda DIY. (nyatanya.com)

News

PPKM Darurat, Mobilitas DIY Turun di Atas 10%
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan jajarannya saat jumpa pers. (Foto: Diskominfo Pemalang)

News

Pemalang Level 2, Bupati Imbau Masyarakat Tetap Patuhi 3M
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengikuti Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih pada Peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia secara daring. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Gubernur DIY Hadiri Upacara Penurunan Bendera Secara Daring