Home / Peristiwa

Sabtu, 10 Juli 2021 - 12:23 WIB

Pengembangan SDM dan Sektor Strategis Jadi Sasaran Pembangunan DIY 2022

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam Rapat Paripurna. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam Rapat Paripurna. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pengembangan SDM Unggul dan Sektor Strategis untuk Pemulihan Sosial Ekonomi di DIY pada tahun 2022, menjadi tema pembangunan 2022. Hal ini disampaikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam Rapat Paripurna pada Kamis (8/7/2021) mengenai Penghantaran Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD DIY Tahun Anggaran 2022.

“Tema tersebut menekankan bahwa perlunya pengembangan sumber daya manusia sebagai subjek dari pembangunan,” jelas Sri Sultan.

SDM di DIY diharapkan bersifat unggul, sehat, terdidik, berkebudayaan serta baik secara ekonomi. Dalam hal pembangunan sektor-sektor strategis, Sri Sultan menekankan pentingnya pembangunan pada sektor jasa, pertanian, pariwisata, dan industri kecil. Selain itu, menjaga kualitas infrastruktur dasar yang telah ada juga diutamakan agar dapat terus berfungsi dengan baik.

Baca juga   Dikebut! Vaksinasi di Temanggung Baru 15% dari Target 554.126 orang

Penekanan pada pengembangan SDM dan pembangunan di sektor strategis tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan sosial ekonomi masyarakat. Dengan mengutamakan kedua sektor tersebut, masyarakat akan dapat segera bangkit dari tekanan dampak yang ditimbulkan karena adanya pandemi covid-19.

Dalam rapur tersebut, Sri Sultan juga menyampaikan bahwa pendapatan daerah dapat diarahkan pada upaya untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah. Untuk mencapai tujuan tersebut, beberapa langkah yang dapat dilaksanakan yaitu pembentukan manajemen profesional di bidang SDM, kemudahan pengoperasionalan alat bantu canggih, penyederhanaan prosedur, dan peningkatan investasi dengan membangun iklim usaha yang kondusif.

Baca juga   Ingat! Jangan ke Pasar Jika Sedang Sakit

Untuk mendukung target capaian pembangunan nasional tahun 2022, belanja daerah diarahkan untuk mengedepankan program atau kegiatan prioritas yang mendukung pada pendekatan tematik pembangunan. Hal ini dilakukan untuk mengatasi ketimpangan wilayah, mengatasi kemiskinan, dan ketimpangan pendapatan. Sesuai dengan tema pembangunan yang diusung, belanja daerah juga diarahkan untuk tindak lanjut atau antisipasi pembangunan kesehatan dan sosial masyarakat sebagai dampak pandemi Covid-19. (*)

Share :

Baca Juga

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Namanya Dicatut Akun FB Palsu, Gus Yasin Imbau Masyarakat Hati-hati
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan penghargaan Pengelolaan JDIH Jawa Tengah. (Foto: Humas Sukoharjo)

Peristiwa

Sukoharjo Juara I Pengelolaan JDIH Jawa Tengah
Penyerahan paket sembako dari Baznas secara simbolis oleh Bupati Sukoharjo Etik Suryani. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sukoharjo)

Peristiwa

Ribuan Paket Sembako untuk PKL Terdampak Corona Disalurkan
Di lokasi ini operasi penyekatan dilakukan setiap hari. (Foto:nyatanya.com/Dishub Kulonprogo)

Peristiwa

Penyekatan di Perbatasan Kulon Progo, Puluhan Kendaraan Diminta Putar Balik
Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto meninjau pelaksanaan Tes Kompetensi Calon PPPK. (Foto: Diskominfo Kebumen)

Peristiwa

Ribuan Guru Honorer Ikuti Tes Kompetensi Calon PPPK
Bank Klaten menyalurkan 247 paket sembako bagi para pedagang kaki lima. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Bank Klaten Salurkan 247 Paket Sembako Bagi PKL Terdampak PPKM
Diskusi menyangkut furnitur di acara UKM Virtual Expo, Minggu (19/9/2021). (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Pemprov Jateng Ekspor Kerajinan Kayu ke Belgia
UGM bergerak cepat bantu atasi melonjaknya kasus Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Dok UGM)

Peristiwa

Kasus Covid-19 Melonjak, UGM Siapkan 136 Kamar