Home / News

Senin, 31 Januari 2022 - 21:47 WIB

Pengukuhan PBNU 2022-2027, Presiden Kagumi Kekuatan dan Potensi Besar NU

Presiden Joko Widodo pada acara pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmat 2022-2027 dan Harlah Ke-96 NU. (Foto:MC Diskominfo Prov Jatim/non-mad)

Presiden Joko Widodo pada acara pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmat 2022-2027 dan Harlah Ke-96 NU. (Foto:MC Diskominfo Prov Jatim/non-mad)

NYATANYA.COM, Balikpapan – Presiden Joko Widodo menilai Nahdlatul Ulama (NU) salah satu organisasi yang memiliki kekuatan dan potensi sangat besar. Ini diucapkannya saat pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmat 2022-2027 dan Harlah Ke-96 NU.

Menurut presiden, kekuatan tersebut terlihat dari jumlah warga NU yang tercatat lebih dari separuh umat muslim di Indonesia. Selain itu, NU juga memiliki jaringan organisasi sangat lengkap yang tersebar di seluruh pelosok negeri dan luar negeri.

“NU merupakan potensi bangsa yang sangat besar,” kata Jokowi saat memberikan sambutan, di Sport and Convention Center, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (31/1/2022).

Menurut Jokowi, NU memiliki kader muda yang banyak dan tersebar dalam beragam profesi. Para cendikiawan, profesional, wirausaha, hingga teknolog juga banyak ditemukan di NU.

“Ini akan membuat NU semakin memberikan warna dalam dunia baru yang semakin berubah,” ujarnya.

Baca juga   Pemda Bersama Polda DIY Berkomitmen Berantas Kejahatan Jalanan

Mantan Wali Kota Solo ini menyebut, NU memiliki pengurus dan badan otonom di seluruh provinsi, hingga tingkat kelurahan serta desa.

Di luar negeri, diaspora NU berkembang sangat pesat dengan cabang istimewa telah tersebar pada lebih dari 100 negara di dunia.

Jika jaringan organisasi ini digerakkan dan dikonsolidasikan untuk menggulirkan agenda agenda strategis nasional, maka akan menjadi kekuatan besar yang sangat potensial untuk mempercepat menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa dan kemanusiaan.

Semua potensi itu perlu dijahit, perlu dirajut dalam rumah besar NU sehingga NU bisa makin berperan dalam kemandirian dan kemajuan bangsa.

“Semakin berperan dalam dunia yang penuh perubahan dan disrupsi, dalam dunia yang semakin diwarnai oleh ilmu pengetahuan dan teknologi,” ucapnya.

Sebelumnya, Jokowi menilai NU dapat menunjukkan wajah Islam. NU juga dianggap bisa menunjukkan wajah Indonesia yang teduh dan ramah di mata dunia.

Baca juga   Presiden Jokowi: Saya Siap Menjadi Jembatan Komunikasi Rusia dan Ukraina
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Wapres Ma’ruf Amin (kiri) berbincang dengan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (tengah) saat Pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2022-2027 dan Harlah ke-96 NU di Balikpapan Sport and Convention Center, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (31/1/2022). (ANTARA FOTO/HO/BPMI/Laily Rachev/sgd/hp)

“NU menunjukkan wajah Indonesia yang teduh dan ramah di mata dunia dan menunjukkan agama dan budaya yang bersanding saling memperkaya satu sama lain,” katanya.

Jokowi menyebut, NU telah terus menerus mendorong moderasi beragama hingga bertoleransi dalam kehidupan kebangsaan. Organisasi yang kini dipimpin Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya itu juga telah menjaga NKRI dan Pancasila.

“Pandangan Hubbul Wathan Minal Iman juga NKRI harga mati telah merangkai persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Menurut Jokowi, kontribusi NU dalam kehidupan beragama dan berbangsa selama ini membuat Indonesia menjadi bangsa bersatu dalam keberagaman. Kondisi ini akhirnya menjadi rujukan bagi bangsa-bangsa lain.

“Atas nama masyarakat bangsa dan negara, saya menyampaikan terima kasih kepada para kiai, ibu nyai, dan keluarga besar NU atas kontribusinya selama ini, kini, dan nanti,” kata Jokowi.

(N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat berkegiatan di Magelang, Senin (27/6/2022). Foto: Humas Jateng

News

Jateng Targetkan 75 Ribu Vaksin PMK Disuntikkan dalam Minggu Ini
Presiden Joko Widodo saat meresmikan Penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo, di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (14/10/2021). (Foto: BPMI)

News

Pelindo I – IV Akhirnya Merger, Presiden: Tingkatkan Daya Saing Indonesia
Salah satu kebijakan selama PPKM adalah pembatasan akses jalan di wilayah Kota Yogya. Pembatasan ini dinilai efektif mengurangi mobilitas masyarakat. (Foto: Agoes Jumianto)

News

Jangan Terlena! Meski Kasus Harian Covid-19 di Yogya Turun
Menko PMK, Muhadjir Effendy, menyebut sebanyak 270 ribu kendaraan diperkirakan akan masuk ke Jabodetabek pada puncak arus balik. (Foto: Kemenko PMK)

News

Puncak Arus Balik, 270 Ribu Kendaraan Diprediksi Masuk Jabodetabek
Serpihan pesawat latih milik TNI AU yang jatuh di Blora. Foto: Ist/@Jateng_Twit)

News

Pesawat Latih TNI AU Jatuh di Blora Saat Uji Terbang Malam
Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan Wakil Gubernur KGPAA Paku Alm X. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Jatah Oksigen DIY Ditambah 47,6 Ton Setiap Hari
Presiden Joko Widodo hadir dan menyapa Relawan Sapulidi Jawa Timur yang tengah menggelar konser '2024 satu komando ikut Pak Jokowi' di Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya, Minggu (21/8/2022) sore tadi. Foto: selalu.id

News

Obat Kangen, Jokowi Temui Ribuan Relawan Sapulidi di Gelora 10 November Surabaya
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, mengatakan para pelajar dibolehkan pulang karena telah memenuhi masa isolasi mandiri sesuai ketentuan yang berlaku. (Foto: diskominfo Purbalingga)

News

Masa Isolasi Selesai, 66 Pelajar SMPN 4 Mrebet Dipulangkan