Home / Peristiwa

Kamis, 9 Desember 2021 - 16:50 WIB

Pengungsi Erupsi Semeru Sebut Layanan di Posko Sumberwuluh Cukup Baik

Sejumlah penyintas Erupsi Gunung Semeru di Posko Pengungsian yang berada di Lapangan Desa Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur. (Foto: Amiriyandi/ InfoPublik)

Sejumlah penyintas Erupsi Gunung Semeru di Posko Pengungsian yang berada di Lapangan Desa Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur. (Foto: Amiriyandi/ InfoPublik)

NYATANYA.COM, Lumajang – Sejumlah pelayanan dasar para pengungsi erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur menjadi perhatian petugas di lapangan untuk lebih optimal.

Hal ini memyangkut operasional dapur umum untuk menambah kapasitas masakan, kebutuhan toilet portabel dan ruang yang lebih nyaman untuk warga penyintas.

Satu dari ratusan titik pengungsian adalah Posko pengungsian yang berlokasi di Lapangan Desa Sumberwuluh, Lumajang, Jawa Timur bertambah.

Pantauan InfoPublik, Kamis (9/12/2021), terdapat tiga tenda pengungsian di posko ini. Mayoritas pengungsi merupakan lanjut usia (lansia), perempuan dan anak-anak.

Selain tenda pengungsian, tersedia juga pos kesehatan, dapur umur, toilet portabel dan lainnya.

Saat ini mereka sudah mendapatkan bantuan berupa selimut, pakaian layak pakai, matras dan air mineral. Petugas juga rutin memberikan layanan kesehatan berupa tensi tekanan darah, khususnya bagi lansia.

Salah seorang pengungsi, Maria (40) menyatakan bahwa pelayanan di posko ini cukup baik. Mulai dari makanan, kasur, selimut dan fasilitas kesehatan.

“Alhamdulillah, pelayanan di sini cukup baik, mulai dari makanan dan ada petugas yang rutin memeriksa kesehatan,” ujar Maria yang merupakan warga Sumberwuluh Tengah, RT 6 RW 2 ketika ditemui InfoPublik di Posko pengungsian yang terletak di Lapangan Desa Sumberwuluh.

Baca juga   Foto: Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Bali

Ia pun berharap agar kondisi ini bisa cepat pulih. Pemerintah diharapkan juga segera melakukan pembersihan jaringan jalan dan membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat erupsi Gunung Semeru.

Maria menceritakan detik- detik Gunung Semeru erupsi. Menurut dia, pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 14.30 WIB, kondisi cuaca cukup panas dan normal seperti biasanya. Namun tiba-tiba terlihat ada awan bergelombang dan berputar.

“Saya lihat waktu itu, karena saya memang posisinya ada di depan rumah. Saya kira tidak ada apa-apa, karena memang tidak ada tanda-tanda,” jelas dia.

Namun ia mengaku kaget, karena seketika kondisi cuaca langsung gelap gulita, dan banyak abu. Disusul dengan turunnya hujan.

Saat itu ia bersama suami dan anaknya langsung menyelamatkan diri dengan berlari ke luar rumah, dengan jarak pandang yang terbatas. Mereka berlari menyelamatkan diri tanpa membawa barang apapun.

Baca juga   Bupati Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Semeru

“Kita lari ke arah Masjid. Kami tidak tau apa yang kami injak. Yang penting kami lari aja walaupun gelap dan hujan. Alhamdulillah, saya, suami dan anak selamat,” kata dia.

Sebelumnya, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyatakan bahwa pemerintah daerah berupaya untuk memberikan pelayanan kepada para penyintas secara optimal.

Ia menyebut untuk penanganan jangka pendek, menengah dan panjang, pihaknya akan memindahkan warga pengungsi ke fasilitas-fasilitas pendidikan, seperti SD, SMP dan SMA di Lumajang.

“Tempat pengungsian sekarang berada di beberapa fasiltias umum balai desa dan kecamatan, selanjutnya akan direlokasi ke sekolah. Saat ini kami sedang menginvetarisir sekolah SD, SMP dan SMA yang bisa digunakan sebagai tempat penampungan,” ujar Thoriqul.

Menurut dia, proses relokasi pemukiman warga terdampak saat ini dalam proses identifikasi lokasi, yang diutamakan pada lahan-lahan milik pemerintah dan pemerintah daerah.

Thoriqul Haq pun berharap dukungan media untuk ikut mendorong semangat positif, agar tercipta suasana kondusif untuk percepatan penanganan paska bencana.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

(Foto: ANTARA)

Peristiwa

UNHCR Tunggu Keputusan Lokasi Pemindahan Pengungsi Rohingnya di Aceh
Ratusan mahasiswa ISI Surakarta mengikuti ajang seleksi Pekan Ilmiah Mahasiswa (PIM) ISI Surakarta Tahun 2021. (Foto: Dok ISI Surakarta)

Peristiwa

Ratusan Mahasiswa ISI Surakarta Ikuti Ajang Seleksi PIM 2021
Polsek Kretek berhasil membekuk empat pelaku pembobolan rumah di Mersan, Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Rabu (20/7/2022) lalu. Foto: @polresbantuldiy

Peristiwa

Polisi Bekuk 4 Pelaku Pembobolan Rumah di Kretek Bantul
Bupati Sleman, Kustini SP meninjau produk-produk kreatif UMKM yang dipamerkan di Sleman Creative Space. (Foto:Humas Sleman/Eyv)

Peristiwa

Sleman Creative Week, Digelar di Taman Kuliner Depok 21-24 Oktober 2021
Pembudi daya bibit lele memberikan obat jamur di kolam yang terpapar abu vulkanik Merapi. (Foto:Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Ribuan Lele Mati Akibat Abu Vulkanik Gunung Merapi
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti melantik Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Walikota Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkot Yogya
Kejaksaan Negeri Temanggung menetapkan Desa Pandemulyo, Kecamatan Bulu menjadi Kampung Restorasi Justice (RJ) Desa Tentrem Adhyaksa Temanggung. (Foto: MC.TMG)

Peristiwa

Desa Pandemulyo Jadi Pilot Project Kampung Restorasi Justice di Temanggung
Tim SAR Gabungan melakukan penggalian di lokasi yang diduga lokasi korban. (Foto: humas/beritamagelang)

Peristiwa

Pencarian Korban Terseret Banjir Lahar Hujan Terus Dilakukan