Home / News

Kamis, 28 Maret 2024 - 10:40 WIB

Pengurus TP PKK Kota Jogja 2024-2028 Dikukuhkan, Diminta Berperan Atasi Stunting dan Sampah

Wakil Ketua TP PKK DIY GKBRay Adipati Paku Alam X diikuti Singgih memberikan selamat kepada pengurus TP PKK Kota Yogyakarta masa bakti 2024-2028. (Foto: Humas Pemkot Jogja)

Wakil Ketua TP PKK DIY GKBRay Adipati Paku Alam X diikuti Singgih memberikan selamat kepada pengurus TP PKK Kota Yogyakarta masa bakti 2024-2028. (Foto: Humas Pemkot Jogja)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Sebanyak 48 pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Yogyakarta masa bakti 2024-2028 dikukuhkan Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo pada Rabu (27/3/2024).

Pemerintah Kota Jogja berharap TP PKK Kota Yogyakarta bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk berperan dalam mendukung prioritas pembangunan di Kota Yogyakarta terkait pengentasan kemiskinan, masalah stunting dan sampah.

Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo mengucapkan selamat atas pengukuhan pengurus TP PKK Kota Yogyakarta masa bakti 2024-2028 yang telah dikukuhkan.

Pihaknya mengapresiasi dan berharap segenap pengurus TP PKK Kota Jogja dapat menjalankan amanah yang diemban dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Kami ucapkan selamat bertugas serta selamat bekerja kepada ibu-ibu dan bapak-bapak pengurus yang telah dikukuhkan,” kata Singgih saat pengukuhan pengurus TP PKK Kota Yogyakarta 2024-2028 di Balai Kota Yogyakarta.

Singgih menyatakan saat ini, prioritas pembangunan Kota Yogyakarta adalah pengentasan kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemberantasan stunting serta penuntasan masalah sampah.

Diharapkan PKK Kota Yogyakarta dapat berperan dalam mendukung prioritas pembangunan tersebut dan menuntaskan berbagai persoalan.

Baca juga   Kang Emil Tak Henti Ucapkan Terima Kasih kepada Geraldine Beldi, Guru SD yang Temukan Jasad Eril

“Saya minta PKK untuk terjun secara langsung di lapangan, dalam menuntaskan segala persoalan kesehatan, perekonomian, pendidikan, sosial, sampai pembinaan spiritual. Berbagai isu seperti lingkungan, perempuan dan anak, serta pemenuhan kebutuhan inklusi disabilitas kiranya perlu dikelola secara khusus,” terangnya.

Selain itu PKK Kota Yogyakarta diminta memperkuat gerakan masyarakat hidup sehat, pola hidup bersih dan sehat, penguatan pendidikan karakter dan pola asuh anak.

Termasuk upaya untuk menambah pendapatan keluarga guna pengentasan kemiskinan, mengoptimalkan pemuda-pemudi dan keluarganya dalam bina keluarga remaja, serta memelihara kelestarian lingkungan.

Sementara itu Penjabat Ketua TP PKK Kota Yogyakarta, Atik Wulandari berharap pengurus TP PKK masa bakti 2024-2028 dapat melaksanakan visi dari TP PKK yaitu membentuk keluarga yang berkualitas dari semua aspek.

Baik ekonomi, maupun sosial, moral dan lainnya. Pemberdayaan di masyarakat juga akan lebih ditingkatkan dan berkolaborasi dengan elemen masyarakat dan perangkat daerah terkait.

“Semoga kinerjanya bisa lebih baik lagi. Terutama implementasi 10 program pokok PKK. Kami di TP PKK mendukung untuk bersama-sama melakukan penanggulangan dan pencegahan stunting di Kota Yogyakarta.”

Baca juga   Percepatan Vaksinasi Booster Dorong Kebangkitan Ekonomi Masyarakat

“Kami juga sudah mempunyai program di wilayah ada dapur balita sehat, bantuan (makanan tambahan) untuk anak stunting. Kami harap lokus stunting akan semakin berkurang,” jelas Atik ditemui usai pengukuhan.

Wakil Ketua TP PKK DIY Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu (GKBRay) Adipati Paku Alam X mengatakan TP PKK Kota Yogyakarta hendaknya mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi TP PKK yaitu keluarga berkualitas, baik dalam aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, budaya, moral dan lingkungan hidup.

Selain itu menyukseskan implementasi 10 program pokok PKK dan memaksimalkan pemberdayaan keluarga.

“Saya harap TP PKK dapat menjalin komunikasi dan hubungan harmoni dengan seluruh elemen masyarakat demi menyukseskan program yang disusun. PKK memiliki peran yang sangat penting dalam menggerakkan ekonomi warga yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan pemberdayaan perempuan,” tandas GKBRay Adipati Paku Alam X. (N1)

Share :

Baca Juga

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate/BOR di rumah sakit rujukan pasien Covid-19, secara nasional meningkat dalam beberapa hari terakhir. (Foto: Ilustrasi/ InfoPublik)

News

Keterisian Tempat Tidur Rumah Sakit Covid-19 Nasional 32,85 Persen
Emil, salah satu pedagang di Jalan AM Sangaji Yogya yang ikut kecipratan untung dari gelaran Sidang Kedua DEWG G20 di Hotel Tentrem. (Foto: InfoPublik/ Eko Budiono)

News

Pedagang di Jalan AM Sangaji Kecipratan Cuan Sidang Kedua DEWG G20 di Yogyakarta
Foto: ANTARA

News

Kemendagri: Seluruh Daerah Terapkan PPKM Level 1, Kecuali Satu Kabupaten Masih Level 2
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menghadiri upacara HUT KE-76 TNI di Lapangan Dirgantara Kompleks AAU Yogyakarta. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Presiden: TNI Harus Tetap Menjadi Pondasi Utama Pertahanan
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Per Jumat 11 Februari 2022, Kasus Sembuh Covid-19 Tambah 15.767 Orang, Meninggal 100 Orang
Pencarian korban APG Gunung Semeru terus dilakukan oleh Tim SAR BPBD dan para relawan. Sampai saat ini sudah ada 22 korban meninggal dunia dan 54 korban luka yang sudah mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. (Foto: MC Kab. Lumajang/Fd)

News

Proses Pencarian Korban Erupsi Semeru Terus Dilakukan, Meninggal Jadi 22 Orang
Foto: Istimewa

News

Begini Aturan Perjalanan Mudik bagi Warga yang Belum Vaksinasi Booster
Bupati Bantul saat hadiri acara wiwitan. Foto: nyatanya.com/Humas Bantul

News

Ungkap Rasa Bersyukur, Warga Srandakan Adakan Wiwitan