Home / Peristiwa

Minggu, 25 Juli 2021 - 12:54 WIB

Pengusaha Kuliner Diminta Patuhi Batas Operasional PPKM Level 4

Kegiatan operasi digelar guna menekan angka penularan Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sukoharjo)

Kegiatan operasi digelar guna menekan angka penularan Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sukoharjo)

NYATANYA.COM, Sukoharjo – Para pengusaha kuliner diharapkan bisa mematuhi batas operasional jam buka sesuai ketentuan PPKM Level 4 demi memupus lonjakan kasus Covid-19. Faktanya masih banyak pedagang kuliner yang membuka warungnya melebihi batas waktu yang ditentukan.

Untuk itulah Koramil 01/Sukoharjo bersama anggota Polsek melakukan patroli dan imbauan sebagaimana dilakukan, Sabtu (24/7/2021) malam. Hal ini terus dintensifkan terkait dengan semakin tingginya kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Koramil 01/Sukoharjo Bati Tuud, mengatakan, kegiatan ini guna meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menggunakan masker dan Prosedur Protokol kesehatan lainnya. Hal ini sangat penting untuk menekan risiko penyebaran covid 19 ditengah warga masyarakat.

Baca juga   RAPI 51 55 Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Mertoyudan

Kegiatan operasi digelar guna menekan angka penularan Covid-19, dan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid–19 di Wilayah Kecamatan Sukoharjo, dengan mengedepankan 5M (mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak,menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas).

”Sasaran Kami adalah para pelaku usaha Kuliner malam agar lebih disiplin menerpkan Prokes di lingkungan usahanya, patuhi batas waktu jam operasional dan berikan layanan bawa pulang,” papar Bati Tuud Koramil 01 Sukoharjo.

Baca juga   Pemkot Surakarta Terima Bantuan 1.000 Paket Telur dan Ayam

“Kami terus melakukan berbagai upaya memutus penyebaran Covid-19 diantaranya adalah dengan edukasi, himbauan dan operasi yustisi penegakan PPKM level 4 ini,” jelas Bati Tuud.

Selain para pelaku usaha kuliner, sasaran operasi yustisi pada malam hari itu juga ditujukan kepada remaja yang nongkrong di malam hari. Mereka diimbau untuk tidak melakukan aktivitas malam di luar rumah terutama menghentikan kegiatan-kegiatan yang tidak mendesak. (*)

Share :

Baca Juga

Wakil Walikota Teguh Prakosa bersama Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Wiyata Sempana Aji meninjau tempat isolasi dan perawatan OTG. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Ini 8 Tempat Isolasi dan Perawatan OTG Terpusat di Solo
Warga Pekalongan terdampak Covid-19 mulai peroleh bantuan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

Ratusan Paket Bantuan untuk Warga Pekalongan Disalurkan
Ganjar Pranowo ngobrol dengan mahasiswa yang borong dagangan PKL di Tembalang. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar Pergoki Mahasiswa yang Borong Dagangan PKL Tembalang
Pemkab Temanggung genjot vaksinasi bagi kaum pekerja. (Foto:Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Bareng TNI-Polri, Pemkab Temanggung Genjot Vaksinasi Pekerja
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat menerima bantuan penanganan Covid-19 dari Bank Jateng Cabang Ungaran. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kab. Semarang)

Peristiwa

Dua Minggu PPKM Darurat, Kasus Positif Turun 27 Persen
Kepala BPN Kabupaten Semarang Arya Widya Wasista saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI di Bandungan. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Setelah Menunggu 21 Tahun, Ratusan Petani P3TR Bakal Miliki Sertifikat Tanah
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sukoharjo menyerahkan bantuan perbaikan RTLH kepada Ngatmi. (Foto: Humas Kab Sukoharjo)

Peristiwa

Sambangi Warga, Bupati Sukoharjo Serahkan Bantuan Rehab RTLH
Petugas gabungan Weru intensifkan imbauan prokes. (Foto:nyatanya.com/Humas Sukoharjo)

Peristiwa

PPKM Level 4, Petugas Gabungan Weru Intensifkan Imbauan Prokes