Home / News

Kamis, 9 September 2021 - 10:15 WIB

Penurunan Angka Stunting Butuh Sinergi Banyak Pihak

Penandatanganan sekaligus deklarasi komitmen kesepakatan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

Penandatanganan sekaligus deklarasi komitmen kesepakatan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Magelang. (Foto: Humas/beritamagelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Penurunan angka stunting tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Dibutuhkan komitmen bersama agar penanganannya dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan.

Demikian disampaikan Bupati Magelang Zaenal Arifin pada kegiatan Rembuk Stunting Kabupaten Magelang Tahun 2021 melalui video conference, dari Rumah Dinas Bupati Magelang, Rabu (8/9/2021).

Dalam kegiatan rembuk stunting ini juga dilaksanakan penandatanganan sekaligus deklarasi komitmen kesepakatan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Magelang.

Zaenal mengatakan, permasalahan stunting tidak bisa hanya diselesaikan melalui program gizi saja, tapi harus terintegrasi dengan program lainnya. Kompleksnya masalah stunting dan banyaknya stakeholder yang terkait dalam intervensi gizi spesifik dan sensitif memerlukan pelaksanaan yang dilakukan secara terkoordinir dan terpadu kepada sasaran prioritas.

“Perlu kami sampaikan berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), angka stunting di Kabupaten Magelang pada tahun 2017 sempat berada pada angka 37,6 persen, tetapi secara perlahan mengalami penurunan dalam 3 tahun terakhir, dimana data terakhir pada tahun 2020 angka stunting di Kabupaten Magelang adalah sebesar 20,23 persen,” papar Zaenal.

Baca juga   Harhubnas, Ratusan Juru Parkir Divaksinasi Covid-19

Menurutnya, capaian penurunan yang cukup signifikan tersebut tentunya tidak terlepas dari kontribusi dan dukungan semua pihak, termasuk stakeholder di luar pemerintah, seperti perguruan tinggi, Organisasi Masyarakat/Sosial (Ormas), lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha dan unsur masyarakat lainnya yang telah melakukan komitmen dan aksi nyata dalam penurunan stunting terintegrasi di Kabupaten Magelang.

Sesuai Keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor: 42/M.PPN/HK/04/ Tahun 2020 tentang penetapan perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2021, pada tahun 2021 Kabupaten Magelang telah ditetapkan sebagai salah satu kabupaten lokasi fokus intervensi penurunan stunting terintegrasi.

Dimana Kabupaten/Kota prioritas lokasi fokus stunting diwajibkan melaksanakan aksi konvergensi stunting dan memenuhi data monitoring pelaksanaan aksi konvergensi stunting melalui aplikasi yang terintergrasi dengan Ditjen Bina Bangda Kemendagri.

Baca juga   Harga Anjlok, Pemkab Magelang Serukan Gerakan ASN Beli Cabai

“Salah satu kegiatan penting yang ditekankan dalam intervensi penurunan stunting terintegrasi ini adalah pelaksanaan acara Rembuk Stunting seperti yang kita laksanakan saat ini,” jelas Zaenal.

Lebih lanjut, Zaenal menerangkan kegiatan rembuk stunting kali ini merupakan langkah penting yang harus dilakukan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi penurunan stunting secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab pelayanan dengan desa dan lembaga non pemerintahan.

“Kami sangat mendukung segala bentuk kegiatan pencegahan dan penanggulangan stunting, termasuk kegiatan Rembuk Stunting yang dilaksanakan hari ini. Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Magelang akan melakukan sosialisasi dan diseminasi komitmen hasil rembuk stunting ini untuk mendorong seluruh pihak untuk berkontribusi secara aktif dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi,” pungkas Zaenal. (*)

Share :

Baca Juga

RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

News

33 Pasien Meninggal, Krisis Oksigen di RSUP Dr Sardjito Sudah Teratasi
Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

News

Antisipasi Varian Mu, Ganjar Beli “Whole Genome Sequencing”
Visual Gunung Merapi pukul 08.51 WIB. (Foto:nyatanya.com/@BPPTKG)

News

Awan Panas Gunung Merapi 2 Kali Meluncur ke Barat Daya
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Sampai Hari ini Sudah 60.579 Pasien Covid-19 Sembuh di DIY
Sri Sultan HB X saat 'Sapa Aruh' Rabu (21/7/2021) sore tadi. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

‘Yogya Satu Bangkit Bersama’, Pandangan dan Harapan Sri Sultan Tentang PPKM Level 4
Salah satu kebijakan selama PPKM adalah pembatasan akses jalan di wilayah Kota Yogya. Pembatasan ini dinilai efektif mengurangi mobilitas masyarakat. (Foto: Agoes Jumianto)

News

Jangan Terlena! Meski Kasus Harian Covid-19 di Yogya Turun
Penampakan Gunung Merapi pagi tadi pukul 06:46 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

News

BPPTKG Ubah Rekomendasi Daerah Bahaya Erupsi Gunung Merapi
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Terus Meningkat, Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Tambah 348 Orang