Home / News

Selasa, 31 Agustus 2021 - 07:18 WIB

Penurunan Tarif PCR Diharapkan Ringankan Beban Masyarakat

Penurunan Tarif PCR Diharapkan Ringankan Beban Masyarakat. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Penurunan Tarif PCR Diharapkan Ringankan Beban Masyarakat. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Dalam rangka meningkatkan pengujian (testing) kasus Covid-19 sebagai bagian dari kegiatan memutus mata rantai penularan Covid-19, Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta menetapkan Batasan tarif tertinggi untuk pemeriksaan RT-PCR yang telah ditetapkan dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/3713/2020.

Hasil evaluasi yang dilakukan oleh pemerintah ditetapkan sebagai standar tarif pemeriksaan RT-PCR dengan mempertimbangkan komponen jasa pelayanan, komponen bahan habis pakai dan reagen, komponen biaya administrasi, dan komponen biaya lainnya.

“Kita mendukung harga RT-PCR bisa turun. Untuk standar tarif pemeriksaan RT-PCR ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi seluruh pihak terkait yang membutuhkan pemeriksaan RT-PCR,” ungkap Arumi Wulansari, Kepala Seksi Promosi Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Baca juga   Kejagung Sita Aset Tersangka Kasus Korupsi Asabri di Yogyakarta

Metode pemeriksaan RT-PCR ini merupakan salah satu jenis metode Nucleic Acid Amplification Test (NAAT) yang saat ini dipergunakan oleh rumah sakit, laboratorium, dan fasilitas pemeriksa lain yang ditetapkan oleh Menteri sebagai standar utama konfirmasi diagnosis Covid-19.

“Karena beberapa masyarakat membutuhkan RT-PCR sebagai kebutuhan untuk berpergian atau digunakan syarat untuk kerja mereka, mereka harus melakukan swab mandiri, kalau harga lebih terjangkau akan lebih memperingankan beban masyarakat. Namun jika hasilnya positif tetap lapor kepada puskesmas setempat dan satgas di wilayahnya agar bisa terpantau,” jelasnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, dalam pelayanan pemeriksaan RT-PCR oleh fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pemeriksa lain tetap memperhatikan batas tarif tertinggi untuk pemeriksaan RT-PCR termasuk pengambilan swab.

Baca juga   Polda Jatim Buru Pelaku Jual Beli Vaksin Booster

Sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/3713/2020, untuk pemeriksaan RT-PCR di Pulau Jawa dan Bali sebesar Rp. 495.000,-. Untuk pemeriksaan RT-PCR di luar Pulau Jawa dan Bali sebesar Rp. 525.000,-. Batas tarif tertinggi sebagaimana dimaksud pada angka 1 berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan RT-PCR atas permintaan sendiri/mandiri.

“Nantinya diharapkan Dinkes Kota Yogyakarta kedepannya melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan pelaksanaan batas tarif tertinggi untuk pemeriksaan RT-PCR berdasarkan kewenangan masing-masing dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” pungkas Arumi. (*)

Share :

Baca Juga

Foto: Humas Kemendag

News

Agustus 2022, Indonesia Cetak Surplus Perdagangan, Segini Angkanya
Perumda BPR Bank Solo melakukan pencanangan Pasar Solo Bebas Rentenir, Senin (20/6/2022) di Pasar Nongko. Foto: Ist

News

Pencanangan Pasar Solo Bebas Rentenir Bikin Pinjol Ilegal Mingkem!
Ilustrasi. Foto: Ist/InfoPublik

News

Ada Aplikasi Sipudi dan Sidopi-Go, Izin Operasi Drone bisa Lewat Aplikasi
Presiden Jokowi. Foto: BPMI Setpres

News

Soal Kasus Brigadir J, Presiden: Usut Tuntas Tanpa Keraguan
Anggota KPU RI Idham Kholik, memastikan tidak ada perpanjangan masa pendaftaran partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2024. Foto: ANTARA

News

KPU Pastikan Tidak Ada Perpanjangan Masa Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu 2024
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau meninjau lokasi longsor akibat gempa di Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022). Foto: Dok.Kementerian PUPR

News

Tertutup Longsor, Menteri PUPR Pastikan Jalan Nasional Cianjur – Puncak Terbuka Siang Ini
Pemkot Yogyakarta dan Pemkot Surakarta melakukan penandatanganan kerja sama mengembangkan kawasan aglomerasi, untuk pengembangan berbasis pariwisata, ekonomi, dan sport. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Genjot Ekonomi Kedua Kota, Walikota Yogya dan Surakarta Teken Kerja Sama
Kepala BNNP DIY, Brigjen Pol Andi Fairan saat konferensi pers terkait pengungkapan kasus peredaran narkoba di panti pijat pada Senin (08/11) di kantor setempat. (Foto: Dok/Humas Pemda DIY)

News

Anyar Lur! Transaksi Narkoba di Panti Pijat, BNN Tangkap 3 Tersangka