Home / News

Rabu, 16 Juni 2021 - 14:59 WIB

Penyebaran Covid-19 di Atas 60 Persen, Kendal Fungsikan RS Darurat

(Ilustrasi:nyatanya.com)

(Ilustrasi:nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Kendal – Bupati Kendal Dico M Ganinduto kembali akan memfungsikan rumah sakit darurat Covid-19 (RSDC). Hal itu dilakukan sesuai arahan Presiden RI, jika penyebaran Covid-19 di atas 50 persen, sudah membahayakan, dan perlu didirikan RSDC.

“Sedangkan di Kabupaten Kendal sudah mencapai 63 persen, untuk itu RSDC akan difungsikan sebagai tempat perawatan bagi masyarakat yang terpapar Covid-19,” ungkap bupati pada kegitan bakti sosial di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kendal, Selasa (15/6/2021).

Dijelaskan Dico M Ganinduto, kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal masih tinggi dan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Bahkan, beberapa pekan terakir ini, meduduki peringkat ketujuh se-Jawa Tengah, dengan total 7.870 kasus, dengan angka kematian/casefatalityrate CFR) sebesar 4,5 persen, per 13 Juni 2021.

Baca juga   Pemkot Minta Akses Masuk Kampung Zona Merah Dibatasi
Bupati Kendal Dico M Ganinduto. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kendal)

“Data yang kita punya ini, harus kita detailkan sampai ke RT/RW, agar kita tahu angka kematian ini tersebar di mana saja dan yang paling tinggi di mana, karena pasti tersebar di kecamatan-kecamatan. Maka, kita dapat mengidentisifikasi apa persoalan yang ada, sehingga kita berharap angka kematian di Kendal ini dapat kita dorong supaya bisa lebih rendah lagi. Dan kita akan fokus dalam penanganan virus Covid-19, serta bekerja berdasarkan data,” terangnya seperti dirilis Diskominfo Kendal.

Baca juga   Ganjar Kecolongan, Brebes Kembali ke PPKM Level 4

Dalam mencegah penularan Covid-19 di Kendal yang semakin meluas dan antisipasi pencegahan munculnya klaster baru, sesuai arahan Presiden RI, dengan penekanan pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan, serta keterlibatan TNI-Polri untuk mengerahkan dalam meningkatkan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat melalui kegiatan operasi yustisi massif.

Kepada Tim Satgas Covid-19, lanjut Dico, agar melakukan pembatasan kegiatan di masyarakat dan menggiatkan patroli serta sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat, terutama terhadap wilayah yang masuk dalam Zona merah. (*)

Share :

Baca Juga

Presiden RI, Ir. Joko Widodo pada Sidang Tahunan MPR RI 2021, Senin (16/8/2021) dari Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, DKI Jakarta. (Foto:Humas Pemda DIY)

News

Presiden Jokowi: Pandemi Ujian sekaligus Momentum Mawas Diri
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X melihat unit mobil ambulans bantuan hibah dari BNPB. Pemda DIY menerima bantuan penanganan Covid-19 berupa 1 unit mobil ambulans dan 1 unit mobil jenazah. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Dukung Peningkatan Layanan Pasien, Pemda DIY Terima Hibah Ambulans
Ganjar Pranowo ngobrol dengan salah satu murid SDN Kedungpane 02. (Foto: Humas Jateng)

News

PTM Terbatas Berjalan Baik, Sejumlah Sekolah Berlakukan Pembelajaran “Hybrid”
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Bertambah 75 Orang
Suyanta, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Pemprov Jateng Izinkan PTM Terbatas, Tapi Ada Syaratnya
Perayaan Waisak di Candi Borobudur. Foto: nyatanya.com/ Humas Pemprov Jateng

News

Masih Pandemi, Perayaan Waisak 2021 di Borobudur Ditiadakan
Ilustrasi:nyatanya.com

News

PPKM Diperpanjang Lagi Sampai 30 Agustus 2021
Sebagai vaksinator, Bupati Yuni mengapresiasi warga lansia Desa Slendro karena punya semangat tinggi untuk divaksin. (Foto: Diskominfo Sragen)

News

Bupati Sragen Turun Langsung Vaksinasi Lansia